“Surga dipenuhi dengan jawaban doa yang tidak pernah dengan susah payah diminta”
“Saya belum pernah bertemu dengan seseorang yang meluangkan waktu berdoa dan mempelajari Alkitab setiap hari, dan menjadi kuat dalam iman, yang pernah putus asa dalam jangka waktu yang panjang”
“Jika ada air mata yang menetes di surga, itu mungkin disebabkan karena kita terlalu sedikit berdoa”
“Kita seharusnya tidak berdoa agar Allah berada di pihak kita, tetapi berdoa supaya kita ada di pihak Allah”
“Anda tidak bisa mendoakan seseorang dan di saat yang sama membencinya”
Doa itu adalah untuk setiap saat hidup kita, tidak hanya pada saat menderita atau bersukacita. Doa adalah benar-benar merupakan suatu tempat, tempat di mana Anda bertemu dengan Allah dalam percakapan yang sungguh-sungguh”
“Tidak peduli betapapun situasi yang kita hadapi nampaknya gelap dan tidak ada pengharapan, jangan pernah berhenti berdoa”
“Doa tidak memiliki batasan. Doa bisa melompati berkilo-kilometer jarak maupun benua dan diterjemahkan dalam bahasa apapun”
“Doa yang sejati adalah suatu cara hidup, tidak hanya digunakan pada saat-saat mendesak. Jadikanlah doa sebagai kebiasaan, dan ketika kebutuhan yang muncul, Anda sudah melakukannya.”
“Penganiayaan, baik fisik, sosial atau mental, merupakan salah satu rasa sakit yang paling buruk, tetapi mereka yang menganiaya kita harus menjadi obyek doa-doa kita.”
“Doa seharusnya bukan sekadar perbuatan, tetapi menjadi sikap hidup kita.”
“Yesus berdoa dengan singkat ketika ia berada dalam kerumunan; Dia berdoa sedikit lebih panjang ketika ia bersama dengan para murid-murid-Nya; Dan Dia berdoa sepanjang malam ketika Dia sendirian. Saat ini banyak pelayan yang cenderung membalikkan proses tersebut.”
“Yesus hanya memiliki tiga tahun untuk melayani orang banyak, tetapi Dia tidak pernah terlalu terburu-buru untuk meluangkan waktu berjam-jam dalam doa…tidak ada satu haripun yang dimulai atau ditutup tanpa persekutuan Yesus dengan Bapa-Nya.”
“Jika kita mau bergantung dalam doa di saat-saat berat, sebelumnya kita harus menjadi pendoa sebelum krisis menimpa kita.”
“Apakah Anda pernah berkata,”Ya, sekarang yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa” ?…….Ketika kita sampai pada akhir diri kita, kita tiba di awal Allah.”
“Tidak peduli, di manapun kita berada, Allah itu sedekat doa. Dia adalah pendukung dan kekuatan kita. Dia akan menolong kita untuk membangun kembali kita, sedalam apapun kita telah jatuh.”
“Doa yang paling mengesankan sering disampaikan melalui tangan yang menyembuhkan dan memberkati.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.