Kemarin hari Sabtu, 17 September 2016 subuh hari Tuhan Yesus memperingatkan saya melalui mimpi profetik. Dalam mimpi tersebut saya diperlihatkan sebuah layar yang tercantum tulisan pesan-Nya . Isi pesan-Nya sangat panjang jadi tidak semua isi pesan-Nya yang saya ingat. Hanya sebagian pesan-Nya dapat saya ingat dengan baik :
" Hidup di luar Aku Tuhan Yesus adalah jubah hitam yang melekat pada dirimu yang merupakan kengerian luar biasa bagi kita semua. Hidup di luar Aku akan membawamu ke Neraka. Tetaplah berjalan bersama-Ku dalam jubah putih sebagai Mempelai-Ku yang cantik sebelum 3 hari kegelapan dunia itu datang. Mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih karena mereka adalah layak untuk itu ( Wahyu 3 : 4b ). Karena engkau menuruti firmanKu, untuk tekun menantikan Aku , maka Aku pun melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu ( Wahyu 3 : 10-11 ).
Tuhan Yesus memperingatkan mereka khususnya umat Katolik : " Jangan berdoa lewat pengantaraan Bunda Maria melainkan berdoalah lewat pengantaraan AKU TUHAN YESUS yang membawa doamu sampai kepada Allah Bapa. Sebab berdoa lewat pengantaraan Bunda Maria merupakan kesalahan besar dalam Gereja Katolik itu sendiri."
Siang hari ini 17 September 2016 saya mendapat mimpi profetik lagi. Dalam mimpi tersebut saya dan keluarga saya berada dalam satu rumah. Saya dan papa saya mendengar suara ketuk pintu. Lalu membuka pintu dan bertemu dengan 2 orang tamu yang berpakaian montir bengkel. Salah satu tamu bilang pada saya : " Fani. Rumahmu akan dibongkar di bumi ini". Saya sungguh menangis dan kesal karena mengira yang di bongkar adalah rumah tempat tinggal saya. " Mengapa kamu menangis? Kemahmu akan di bongkar di bumi ini." Hal itu mengingatkan saya pada Firman Tuhan 2 Korintus 5 : 1 Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat di sorga bagi kita , suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.
amin
amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.