Manusia itu kekal, tidak dapat musnah, artinya sekali manusia dilahirkan maka manusia akan tetap ada, entah itu hidup kekal di Sorga atau disiksa selamanya di dalam api neraka yang menyala-nyala. Hanya ada 2 tempat perhentian bagi manusia setelah mati. Tidak ada tempat ke 3 yang dapat dipilih. Seperti dahulu manusia telah diberikan kehendak bebas oleh Allah untuk memilih makan buah pohon kehidupan atau buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat maka sekarang manusia harus memilih antara SORGA atau NERAKA!
Manusia terdiri dari roh, jiwa & tubuh. Pada sebagian besar manusia pada saat manusia mati, maka tubuh kembali menjadi debu tanah, jiwa & roh manusia istirahat di dalam dunia orang mati menunggu hari penghakiman. Pada hari penghakiman debu tanah yang sama yang membentuk tubuh kita akan dibangkitkan, kemudian jiwa & roh dikembalikan kepada tubuh tersebut, sama seperti sebelum mereka mati. Kemudian manusia dihakimi menurut perbuatannya di dunia. Orang-orang yang percaya masuk Sorga, sedangkan orang-orang durhaka dicampakkan ke dalam neraka untuk disiksa siang dan malam! Mari kita lihat apa kata Alkitab tentang Sorga dan Neraka:
SORGA
Sorga adalah tempat Allah bersemayam, tempat Allah bertahta, dan rumah tempat tinggal bagi orang-orang yang percaya kepadaNya. Tempat orang-orang percaya akan menikmati hidup yang kekal bersama-sama dengan Allah. Sorga adalah tempat perhentian orang-orang percaya bersama-sama dengan Allah, dimana manusia selalu dapat merasakan hadirat Allah yang indah.
Yohanes 14:2-3 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
Siapakah yang akan masuk sorga?
Mazmur 15:1-5: Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.
Melalui Alkitab Perjanjian baru kita tahu orang yang demikian adalah orang yang percaya kepada Yesus Kristus, yang mengasihi Dia dengan segenap hati, dengan segenap jiwa, dengan segenap akal budi sehigga mampu melakukan kehendakNya untuk mengasihi sesama manusia. Manusia yang diselamatkan (masuk sorga) dapat dibagi menjadi 2 golongan:
Para pemenang, anak-anak Allah yang langsung masuk Sorga, contoh nya Henok, Abraham, Elia, Musa dan hamba-hambaNya.
Orang-orang yang akan dihakimi untuk menguji hasil perbuatan masing-masing.
I Korintus 15:51-53 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.
Kehendak Allah sangat jelas bagi anak-anakNya yang percaya kepada Nya yaitu:
I Tesalonika 5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskankamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Walaupun demikian, tingkat kekudusan tiap-tiap orang akan berbeda-beda tergantung kepada kasih karuniaNya dan kendak (kesungguhan) orang tersebut, apakah mau dikuduskan oleh Tuhan. Alkitab mewahyukan bahwa Sorga itu terbagi atas 3 tingkat (II Korintus 12:2), dimana manusia ditempatkan sesuai dengan tingkat kekudusan & kemuliaan dari orang tersebut. Allah telah menetapkan bahwa Dia memberikan kemuliaan Nya kepada anak-anakNya dengan melakukan kehendakNya. Siapa yang setia melakukan kehendakNya akan mendapat kemuliaan yang lebih tinggi sesuai dengan kasih karunia-Nya. Pada hari penghakiman orang yang masuk sorga akan diuji dan disucikan dengan firman Tuhan, hal-hal yang masih tercemar hal-hal yang duniawi akan disucikan.
I Korintus 3:12-15:Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api
Selain itu tubuh orang yang masuk sorga harus diubah menjadi tubuh sorgawi, supaya dapat bertahan dihadapan Allah yang kudus.
I Korintus 15:40 Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi.
I Korintus 15:50 …..bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.
Kita tidak dapat membayangkan kebahagian, sukacita, dan kemuliaan yang telah disediakan Allah bagi kita anak-anakNya, cukuplah kita tahu bahwa:
"Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (I Korintus 2:9)
Biarlah kita senantiasa mengingat janji Allah ini sehingga selalu menjadi satu pengharapan yang membuat kita semua semakin bersungguh-sungguh lagi untuk melayani dia dan melakukan kehendakNya!!
NERAKA
Melalui wahyu Alkitab, kita tahu setelah hari penghakiman, orang-orang durhaka akan dicampakkan ke dalam NERAKA. Karena semua manusia telah jatuh ke dalam dosa, manusia dilahirkan (tercipta) dalam daging , maka bila manusia mati maka tujuan-nya sudah pasti ke neraka kecuali dia dilahirkan kembali dari Allah. Neraka adalah tempat perhentian bagi orang-orang durhaka/fasik, tempat dimana manusia tidak dapat merasakan hadirat Allah sama sekali. Karena kasih-lah Allah menciptakan neraka. Karena orang-orang berdosa tidak akan tahan melihat kemuliaan Allah di Sorga!
Siapakah yang akan dicampakkan ke dalam neraka?
Galatia 5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu -- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Wahyu 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalamlautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."
Jika Allah itu maha hadir, bagaimanakah Allah menciptakan Neraka tempat dimana manusia tidak dapat merasakan hadirat Allah sama sekali? Allah menciptakan neraka dengan membuat manusia berdosa buta terhadap hadirat Allah, buta terhadap TERANG & KEMULIAAN Allah! Di dalam neraka, manusia akan disiksa siang dan malam pertama-tama manusia tersiksa karena tidak dapat merasakan hadirat Allah yang adalah sumber hidup, sumber kasih, sumber sukacita, sumber damai sejahtera! Ke dua, manusia tersiksa oleh api yang menyala-nyala yang tidak terpadamkan, menderita oleh kegelapan yang paling gelap, dan siksaan-siksaan yang belum bisa kita bayangkan. (Makanya jangan sampai masuk neraka deh …)
Mari kita baca Alkitab:
Lukas 16:20-28:
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur.
Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitandalam nyala api ini. Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
Dari ayat di atas, di dalam neraka manusia tetap akan mengingat semua yang terjadi selama hidup di dunia ini. Jadi manusia di dalam neraka masih mempunyai akal budi. Manusia masih mempunyai belas kasihan kepada orang lain. Penderitaan di dalam neraka yang meliputi 3 aspek, tubuh, jiwa dan roh, yaitu:
Penderitaan tubuh: kesakitan, haus, lapar dan penderitaan tubuh
Penderitaan jiwa: sedih, marah, benci, stress, dan semua perasaan negatif
Penderitaan roh: perasaan kosong jauh dari hadirat Allah.
Jadi di dalam neraka manusia tetap terdiri dari roh, jiwa dan tubuh, namun ada perbedaan yaitu tubuhnya diubah menjadi tubuh neraka, supaya dapat bertahan di dalam api yang menyala-nyala, menerima siksaan sampai selamanya. Alkitab tidak menceritakan secara detail bagaimana sebenarnya keadaan neraka, namun dalam alkitab tercatat ada 3 bentuk keadaan neraka (saya percaya banyak lagi keadaan yang tidak diungkapkan!), yaitu:
1. Api yang menyala-nyala
Matius 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Wahyu 20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalamlautan api itu.
2. Kegelapan yang paling gelap
Matius 25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
3. Ada ulat-ulat yang tidak akan mati
Yesaya 66:23-24 Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN. Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-orang yang telah memberontak kepada-Ku. Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup.
Markus 9:43-46 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan; [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.] Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka; [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.]
Dalam ayat diatas salah satu bentuk siksaan di neraka adalah ulat yang tidak akan mati. Untuk apa ulat dalam neraka? Buat apa lagi kalo bukan makan daging manusia? Ngeri sekali ya bayangin nya!
Bila kepada orang percaya Allah menjanjikan "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (I Korintus 2:9). Maka saya percaya Allah menjanjikan: ”Siksaan yang tidak pernah didengar oleh telinga, siksaan yang tidak pernah timbul dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang membenci dia!“
Bila Alkitab mewahyukan bahwa Sorga itu ada 3 tingkat, dimana manusia ditempatkan adalah sesuai dengan tingkat kemuliaan dari orang tersebut. Maka saya percaya juga bahwa NERAKA pun mempunyai tingkatan-tingkatan, dimana manusia berdosa ditempatkan sesuai dengan tingkat kejahatan & dosa-dosa orang tersebut.
Karena Allah adil, hukuman yang diterima oleh orang berdosa akan berbeda-beda tergantung kepada besarnya dosa-dosa mereka:
Matius 11:20-24:
Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya: "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
Sikap yang Benar tentang Keselamatan
Bagaimanakah sikap yang benar bagi kita orang percaya tentang keselamatan yang sebenarnya TELAH kita terima ini melalui janjiNya dan meterai Roh Kudus yang ada dalam hati kita?
Beberapa kali dalam hidup saya, disaat saya merasa sangat lemah dan berdosa, merasa tidak layak masuk sorga, namun masih tetap ada sedikit pengharapan pada Tuhan. Saya berdoa begini: “Ya Tuhan Allah yang Maha Adil, engkau tahu betapa lemahnya hamba-mu ini, jikalau boleh masukkan hambamu ini di tempat yang paling rendah di dalam sorga. Atau kalaupun hambamu ini masuk ke dalam neraka biarlah hambamu ini masuk ke tempat dengan penderitaan yang paling ringan di Neraka!”. Hahaha… doa yang aneh ya…
Namun begitulah sikap yang seharusnya, sikap yang benar menurut Alkitab, kita orang Kristen tidak mungkin tidak berbuat dosa lagi, namun kita punya iman dan pengharapan bahwa Allah berkuasa menggenapi rencanaNya bagi kita anak-anakNya! Dalam surat Filipi Paulus menjelaskan bagaimana sikap yang benar tentang keselamatan yang telah kita peroleh melalui iman kita kepada Yesus Kristus:
Filipi 3:10-14:
Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati. Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
Jadi kita harus senantiasa bersikap seolah-olah kita belum menerima keselamatan, supaya kita berjaga-jaga dan waspada serta berupaya memperoleh kebangkitan yang lebih baik pada hari kebangkitan sesuai dengan kehendakNya yang ajaib!
KESIMPULAN
Sekali lagi saya katakan: anda harus memilih antara SORGA atau NERAKA. Dengan tidak memilih anda telah memilih Neraka! Dengan tidak mempercayai adanya Sorga anda telah memilih Neraka! Dengan tingkah laku anda anda telah memilih Sorga atau Neraka! Tuhan tidak dapat memaksa anda untuk memilih Sorga walaupun itu kehendakNya.
Ada banyak jalan menuju NERAKA, tapi ingatlah, hanya ada SATU JALAN menuju SORGA yaitu percaya kepada AnakNya: YESUS KRISTUS. Bagi yang telah percaya peliharalah iman sampai akhir!
Ada JALAN yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut. (Amsal 14:12)
Tulisan Debu tanah yang lain:
- Mengapa Allah Menciptakan Manusia? baca
- Adil kah Allah ? baca
- Menara Babel baca
- Mengapa Manusia Selalu Memberontak kepada Allah? baca
- Bagaimana Menulis dengan Baik baca
- Apa Arti Sebuah Nama baca
- Kenapa ya Dosa kepada Roh Kudus tidak Diampuni baca
Debu tanah kembali menjadi debu tanah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.