Pada tanggal 24 Juli 2014 saya sedang tidur siang. Malaikat Tuhan membawa Roh saya ke Neraka untuk melihat apa yang terjadi di sana. Sampai di Neraka, seluruh panca indera saya sudah berfungsi baik sehingga tubuh saya terasa sangat panas ketika merasakan atmosfer Neraka . Saya melihat Neraka pertama kali..jujur saya sungguh takut dan bergidik ngeri melihat lautan api yang luas. Banyak jiwa-jiwa manusia yang disiksa sangat sadis oleh setan-setan.
Tubuh mereka menyerupai tulang-belulang dan tengkorak warna hitam. Jeritan jiwa-jiwa di Neraka terdengar memilukan dan minta belas kasihan " Tuhan, kasihanilah aku...ampuni aku..ampuni aku. Lepaskanlah aku...lepaskanlah aku!!! Disini panas ! Panasss! Panass! TOLONG !".
Saya melihat setiap tengkorak manusia yang tersiksa itu meledak dalam lidah api yang besar. Lidah api neraka menyapu setiap jiwa yang tersiksa tiada berhenti. Gunung-gunung berapi meletus bersamaan memuntahkan lava api dan lahar panas. Dan juga ulat-ulat belatung yang menggunung di tepi batu cadas neraka. Malaikat TUHAN berkata lantang kepada saya :
" AKU SENANTIASA MELINDUNGI KAMU DARI BAHAYA ! PERCAYALAH PADA KUASA ALLAH !!" .
Akhirnya saya bangun dari tidur siang dalam kondisi tubuh yang lemas , berkeringat dan sangat panas setelah merasakan panasnya atmosfer Neraka yang mengerikan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.