animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Jumat, 14 April 2017

HUBUNGAN AS - RUSIA SEMAKIN MEMBURUK TRUMP BLAK-BLAKAN MENGATAKAN AS SEDANG TIDAK COCOK DENGAN RUSIA / POLITIKUS AS: SERANGAN DI SURIAH BISA PICU PERANG NUKLIR DENGAN RUSIA




MOSKOW - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia kian memburuk setelah Washington meluncurkan rudal ke Suriah untuk membalas serangan gas beracun oleh rezim. AS yang mendukung kelompok oposisi Free Syrian Army (FSA) menuduh Suriah menggunakan senjata kimia. 

Washington kemudian menghancurkan pangkalan udara Suriah dengan 59 misil Tomahawk. Aksi militer AS terhadap Suriah itu ditentang keras Rusia selaku pendukung utama Presiden Suriah Bashar al-Assad. Presiden Rusia Vladimir Putin yang berharap hubungan dengan AS membaik di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump menyatakan kekecewaannya.

“Kami bisa katakan tingkat kepercayaan dengan AS, terutama di bidang militer, tidaklah meningkat, tapi justru memburuk,” ujar Putin di Moskow, kemarin, dikutip media terkemuka Rusia RT. Ketegangan itu juga berlanjut hingga di tingkat menteri. Kemarin, seperti dilansir kantor berita Reuters, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Rex Tillerson disambut dingin Menlu Rusia Sergey Lavrov.

Meski diskusi berlangsung damai, konflik kepentingan di antara keduanya muncul ke permukaan. Mereka memiliki pendirian politik yang berseberangan di Suriah. Tillerson yang membawa pesan gabungan dari negara Barat meminta Rusia mencabut dukungan terhadap Assad. Jelas, Rusia menolak, sebab menurut Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov tindakan itu sama saja dengan membiarkan kelompok teroris semakin leluasa mengambil alih kekuasaan di Suriah.

Selama diskusi, Lavrov melontarkan beberapa peringatan. Dia meminta AS tidak mengulang serangan serupa insiden pengeboman Pangkalan Udara Shayrat pada 7 April lalu. Apalagi menurut Rusia, serangan itu dilakukan secara ilegal tanpa ada landasan hukum. Di sisi lain, Rusia ingin membangun dialog yang konstruktif untuk meluruskan berbagai isu miring.

“Penting untuk mencegah segala risiko dari berbagai aksi serangan seperti itu,” kata Lavrov. “Kunjungan Tillerson memberikan kesempatan kepada kami untuk berdiskusi secara jujur dan terbuka untuk mengklarifikasi prospek kerja sama kedua negara di semua bidang dan formasi global dalam melawan terorisme,” tambahnya.

Rusia juga berharap Washington akan menyepakati penyelidikan objektif dengan melibatkan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) dalam insiden di Khan Sheikhoun. “Negara Barat menuduh Suriah tanpa alasan jelas. Justru Fakta Jabhat al-Nusra yang beroperasi di Khan Sheikhoun yang memproduksi bom kimia,” tambahnya.

Dalam acara berbeda, Wakil Menlu Rusia Sergei Ryabkov mengatakan secara umum, retorika AS primitif dan agresif. Dia berharap ini tidak akan menjadi substansi kebijakan luar negeri AS. Saat ini, kata Ryabkov, pendirian AS dalam menangani krisis di Suriah masih misteri. Dia bahkan menilai AS bersikap inkonsisten.

Sikap permusuhan Moskow terhadap pemerintahan Trump merupakan perubahan drastis dari tahun lalu saat Putin memuji Trump sebagai sosok yang kuat. Televisi pemerintah Rusia juga sempat memuji Trump sejak awal pemerintahan pre-siden baru AS tersebut. Tillerson sendiri mengatakan tujuan kedatangannya ke Moskow untuk mengklarifikasi lebih lanjut perbedaan tajam antara AS dan Rusia sehingga keduanya bisa memahami satu sama lain.

“Saya juga berharap diskusi yang jujur dan terbuka sehingga kita bisa menentukan hubungan kedua negara dari titik ini,” kata Tillerson kepada Lavrov. Gedung Putih sebelumnya menuduh Moskow mencoba menutupi aib Assad yang menggunakan senjata kimia di Khan Sheikhoun. Meski demikian, Putin kembali menepis tuduhan itu.

Dia menuduh kelompok separatis sebagai pelakunya. “Mereka merekayasanya atau melepaskannya bertepatan dengan serangan udara dari tentara Suriah,” kata Putin. Putin menyatakan gas beracun itu milik pemberontak yang dilepas saat pemberontak diserang Suriah di gudang senjata pemberontak. Menurut Putin, pemberontak melakukan hal itu untuk memojokkan Assad. Meski situasinya memanas, Trump mengatakan tidak akan menerjunkan pasukan AS ke Suriah.

“Kami tidak akan ke Suriah, tapi ketika saya melihat penggunaan senjata kimia menewaskan anak-anak dan dipeluk ayahnya atau anak-anak sekarat, saya akan segera memanggil Menteri Pertahanan Jenderal Mattis,” kata Trump. Trump di awal pemerintahannya berupaya membangun hubungan lebih dekat dengan Rusia dan meningkatkan kerja sama dalam memerangi musuh bersama di Suriah, yakni kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).



***************


TRUMP BLAK-BLAKAN MENGATAKAN AS SEDANG TIDAK COCOK DENGAN RUSIA



Vladimir Putin 


WASHINGTON - Hubungan Rusia dan Amerika Serikat kian suram, meski Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson menyambangi Negeri Beruang Merah ini untuk membicarakan Suriah, Rabu (12/4/2017).

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, AS di bawah kepemimpinan Donald Trump telah mengikis kepercayaan setelah melancarkan serangan misil ke Suriah, Jumat pekan lalu.

"Bisa dibilang, level kepercayaan, terutama di level militer, hubungan dengan AS tidak membaik, bahkan memburuk," kata Putin seperti disiarkan televisi lokal Rusia.

Kedatangan Menlu AS Tillerson juga disambut dingin. Menlu Rusia Sergei Lavrov dalam kesempatan tersebut mencela sikap AS melontarkan misil ke Suriah dan menuduh perbuatan AS sama sekali tidak bisa diprediksi.

Salah satu deputi Lavrov menyampaikan lebih tegas. "Secara umum, sikap Washington primitif dan tidak sopan," kata Sergei Ryabkov, Deputi Menlu pada media lokal RIA.

Tapi, Lavrov mengatakan, pertemuan dengan Tillerson membuahkan hasil, bahwa mereka akan mencari cara memperbaiki hubungan yang buruk ini.

Mereka juga akan mengaktifkan kembali kesepakatan keamanan bersama AS-Rusia terhadap Suriah.

Di Washington, setelah bertemu dengan NATO, Trump juga mengakui hubungannya yang buruk dengan Rusia.

"Saat ini, kita sedang tidak cocok sama sekali dengan Rusia. Mungkin ini adalah level terendah hubungan AS dengan Rusia, dan ini sudah terbangun sejak lama. Tapi, kita akan lihat apa yang terjadi selanjutnya," kata Trump.


Sumber : Reuters


**********


POLITIKUS AS: SERANGAN DI SURIAH BISA PICU PERANG NUKLIR DENGAN RUSIA



Kapal perang AS USS Porter tembakkan rudal-rudal jelajah Tomahawk pada Jumat (7/4/2017) dengan target pangkalan udara Shayrat, Homs. Enam jet tempur Suriah hancur. 



WASHINGTON - Dua politikus anggota Kongres Amerika Serikat (AS) Tulsi Gabbard dan Brian Schatz mengutuk serangan rudal di Suriah atas komando Presiden Donald Trump. Para politisi itu memperingatkan serangan itu bisa memicu perang nuklir dengan Rusia sebagai sekutu Suriah.

Gabbard, politikus Partai Republik asal Hawaii telah bertemu dua kali dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad pada bulan Januari lalu. Dia mengatakan kepada Star-Advertiser, bahwa dia pikir pertemuannya itu penting untuk membawa “musuh” ke meja perdamaian.

Menurut Gabbard, keputusan Presiden Trump membuka potensi perang nuklir antara AS dan Rusia. Dia memahami asalah serangan rudal-rudal Tomahawk ke pangkalan udara Shayrat, Suriah, sebagai respons atas dugaan serangan senjata kimia terhadap warga sipil di Idlib yang dituduhkan kepada pasukan Assad.

Namun, cara Trump itu ilegal dan berbahaya.”Ini adalah kemarahan dan sedih saya bahwa Presiden Trump telah mengambil nasihat dari ‘war hawks’ untuk perubahan rezim secara ilegal, untuk menggulingkan pemerintah Suriah,” kritik Gabbard.

”Ini adalah (tindakan) cupet dan akan menyebabkan warga sipil tewas lebih banyak, lebih banyak pengungsi, al-Qaeda dan teroris lainnya lebih kuat, dan perang nuklir mungkin (pecah) antara AS dan Rusia,” ujarnya.

”Pemerintahan ini telah bertindak sembrono tanpa pertimbangan dari konsekuensi serangan AS di Suriah, tanpa menunggu pengumpulan bukti dari tempat kejadian paparan (senjata) kimia,” kata Gabbard dalam pernyataannya, yang dikutip Sabtu (8/4/2017).

”Jika Presiden Assad memang bersalah atas serangan kimia mengerikan ini pada warga sipil tak berdosa, saya akan menjadi (orang) yang pertama untuk menyerukan penuntutan dan eksekusi oleh Pengadilan Kriminal Internasional,” katanya. 

”Namun, karena serangan kami terhadap Suriah, penyelidikan ini mungkin sekarang bahkan tidak mungkin. Dan tanpa bukti tersebut, penuntutan yang sukses akan jauh lebih sulit,” imbuh dia.

Senator AS Brian Schatz dalam pernyataannya mengutuk penggunaan senjata kimia di Suriah sekaligus serangan udara AS. ”Penggunaan senjata kimia oleh rezim Assad adalah menjijikkan, tapi respons militer bukanlah jawabannya,” katanya. 

”Presiden telah gagal untuk mengartikulasikan strategi guna mengakhiri perang sipil Suriah. Sebuah serangan mungkin memuaskan keinginan kita untuk menempatkan Assad bertanggung jawab, tetapi ada risiko eskalasi lebih dalam tanpa arah atau tujuan. Dan kecuali konflik ini berakhir, kita tidak akan pernah mengalahkan ISIS dan mencegahnya,” lanjut dia.

”Apapun itu, Kongres harus berdebat soal wewenang setiap eskalasi keterlibatan militer AS terhadap rezim Suriah,” paparnya.”AS harus fokus pada upaya diplomatik dengan mitra dan sekutu di wilayah tersebut untuk mencapai solusi politik yang menghasilkan pemerintah Suriah pasca-Assad yang membawa stabilitas di wilayah tersebut.” 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?