Tanggal 6 sept 2016. Mimpi ini terjadi sebulan kemudian, mengenai bencana ini aku tidak tahu sama sekali, kan muncul badai tgl 2 oktober
Aku bermimpi bahwa Tuhan sedang memperingatkan kita seperti Yesaya 24 katakan. Aku melihat sesuatu yang besar dan sangat besar malapetaka hebat terjadi, aku melihat banyak orang keluar berlarian dan teriak ketakutan keluar masuk kota dan rumah, lalu aku ditarik diatas puncak supaya kakiku dapat berpijak dan mataku dapat melihat keadaan apa yang sedang terjadi. Aku melihat amat banyak mobil ngantri didepan pembayaran tol, mereka ramai2 membunyikan klason dengan tidak sabar depan kemacetan dipintu2 tol, mereka terburu2 dengan tidak sabar untuk pergi mencari tempat yang aman.
Aku melihat dan aku mendengar suara besar berkata "sesuatu besar terjadi, persiapan dirimu nak, sesuatu yang besar akan menimpa semua penduduk diatas langit dan dibawah bumi"
Aku mencari sumber suara besar yang tadi berbicara tapi aku tak melihat siapapun yang mengatakan, seolah2 peringatan Tuhan siap terjadi dan bahkan akan sedang terjadi di hari-hari mendatang, di saat-saat ini Tuhan terus mengingatkan kita agar tidak goyah dan terus mencari Tuhan dan hati-Nya karena hanya Tuhan Yesus adalah benteng tempat berlindung dan bersandar kepada kita yang mau mencari muka-Nya.
"Intuk itu, Persiapakan diri mulai skrg, karena kita tidak tahu apa yang terjadi menjelang kedatangan-Nya."
Hanya pesan ini yang aku terima.....untuk selalu waspada dan berjaga2 karena nubuatan para nabi-nabi sedang dilaksanakan....di jaman akhir ini.
Yesaya 24:1-23 (TB)
Sesungguhnya, TUHAN akan menanduskan bumi dan akan menghancurkannya, akan membalikkan permukaannya, dan akan menyerakkan penduduknya.
Maka seperti nasib rakyat demikianlah nasib imam, seperti nasib hamba laki-laki demikianlah nasib tuannya, seperti nasib hamba perempuan demikianlah nasib nyonyanya, seperti nasib pembeli demikianlah nasib penjual, seperti nasib peminjam demikianlah nasib yang meminjamkan, seperti nasib orang yang berhutang demikianlah nasib orang yang berpiutang.
Bumi akan ditanduskan setandus-tandusnya, dan akan dijarah sehabis-habisnya, sebab TUHANlah yang mengucapkan firman ini. Bumi berkabung dan layu, ya, dunia merana dan layu, langit dan bumi merana bersama. Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi. Sebab itu sumpah serapah akan memakan bumi, dan penduduknya akan mendapat hukuman; sebab itu penduduk bumi akan hangus lenyap, dan manusia akan tinggal sedikit.
Air anggur tidak menggirangkan lagi, pohon anggur merana, dan semua orang yang bersukahati mengeluh. Kegirangan suara rebana sudah berhenti, keramaian orang-orang yang beria-ria sudah diam, dan kegirangan suara kecapi sudah berhenti.
Tiada lagi orang minum anggur dengan bernyanyi, arak menjadi pahit bagi orang yang meminumnya. Kota yang kacau riuh sudah hancur, setiap rumah sudah tertutup, tidak dapat dimasuki. Orang menjerit di jalan-jalan karena tiada anggur, segala sukacita sudah lenyap, kegirangan bumi sudah hilang. Yang terdapat dalam kota hanya kerusakan, pintu gerbang telah didobrak dan runtuh. Sebab beginilah akan terjadi di atas bumi, di tengah-tengah bangsa-bangsa, yaitu seperti pada waktu orang menjolok buah zaitun, seperti pada waktu pemetikan susulan, apabila panen buah anggur sudah berakhir. Dengan suara nyaring mereka bersorak-sorai, demi kemegahan TUHAN, mereka memekik dari sebelah barat:
"Sebab itu permuliakanlah TUHAN di negeri-negeri timur, nama TUHAN, Allah Israel, di tanah-tanah pesisir laut!"
Dari ujung bumi kami dengar nyanyian pujian: "Hormat bagi Yang Mahaadil!" Tetapi aku berkata: "Kurus merana aku, kurus merana aku. Celakalah aku! Sebab para penggarong menggarong, ya, terus-menerus mereka melakukan penggarongannya!"
Hai penduduk bumi, kamu akan dikejutkan, akan masuk pelubang dan jerat!
Maka yang lari karena bunyi yang mengejutkan akan jatuh ke dalam pelubang, dan yang naik dari dalam pelubang akan tertangkap dalam jerat. Sebab tingkap-tingkap di langit akan terbuka dan akan bergoncang dasar-dasar bumi.
Bumi remuk redam, bumi hancur luluh bumi goncang-gancing. Bumi terhuyung-huyung sama sekali seperti orang mabuk dan goyang seperti gubuk yang ditiup angin; dosa pemberontakannya menimpa dia dengan sangat, ia rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi. Maka pada hari itu TUHAN akan menghukum tentara langit di langit dan raja-raja bumi di atas bumi.
Mereka akan dikumpulkan bersama-sama, seperti tahanan dimasukkan dalam liang; mereka akan dimasukkan da lam penjara dan akan dihukum sesudah waktu yang lama. Bulan purnama akan tersipu-sipu, dan matahari terik akan mendapat malu, sebab TUHAN semesta alam akan memerintah di gunung Sion dan di Yerusalem, dan Ia akan menunjukkan kemuliaan-Nya di depan tua-tua umat-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.