
Domba Yakub
Shalom sahabat CAZ,
Penggenapan nubuat Alkitab masih sedang terjadi dan akan mencapai klimaksnya hingga seluruhnya tergenapi. Bukan hanya pemenuhan nubuatan kembalinya bangsa Israel ke tanah nenek moyang mereka, tetapi juga dengan domba Yakub yang begitu langka dan populasinya kian terancam. Sekelompok domba Yakub, sekarang hanya ditemukan di Amerika Utara, akan segera kembali ke tanah air mereka.
Kecil, belang, dan dimahkotai khas dengan empat tanduk, domba Yakub berkembang di iklim gurun. Mereka adalah ‘warisan’ nenek moyang bangsa Israel yang asal-usulnya relatif tidak berubah. Saudara dapat membaca kisah mengenai munculnya domba ini secara ajaib dalam kisah Yakub dan Laban (Kejadian 30:30-43). Sangat jelas domba-domba Yakub adalah berbintik-bintik, bercoreng-coreneg, dan berbelang-belang (ay. 39).
Para ahli percaya bahwa domba Yakub yang sekarang ada di Amerika Utara tersebut, tersebar dari sejak bangsa Israel diperbudak di Mesir. Dari sana, domba ini menyebar ke Afrika Utara, kemudian diperdagangkan ke Spanyol dan Inggris. Terakhir, domba ini dibawa kolektor ke Amerika Utara.
Kepulangan bangsa Israel dari Mesir tercatat jelas bahwa mereka membawa domba-domba mereka. Perhatikan kisah sebelum Tuhan mendatangkan tulah pada bangsa Mesir jelas tercatat bahwa Musa berpesan kepada Firaun supaya membiarkan orang Israel pergi ke padang gurun untuk beribadah kepada Tuhan mereka. Firaun setuju dengan syarat bahwa ternak mereka ditinggalkan. Musa menolak, mempertaruhkan masa depan Israel demi hewan mereka. Alasannya adalah bahwa mereka tidak yakin jenis domba lain bisa dipersembahkan.
Hal inilah yang mendorong Pasangan Israel, Gil dan Jenna Lewinsky, kembali ke tanah air leluhur mereka dan membawa kawanan ternak mereka, seperti yang Alkitab tuliskan. Lewinskys tinggal di Abbotsford, British Columbia, dengan kawanan domba Yakub langka, sebanyak 130 ekor.
Tidak memiliki latar belakang di bidang pertanian atau peternakan – Jenna bekerja untuk kementerian luar negeri Israel dan Gil adalah seorang wartawan – tapi setelah mendengar bahwa hewan ini sudah tidak ditemukan lagi di tanah suci Israel, maka mereka tergerak untuk membaca domba ini kembali ke sana.
Membawa pulang domba telah mensyaratkan pertempuran panjang dengan birokrasi internasional dan menunggu waktu yang lama untuk izin impor dari Israel. Hal ini terkait ketentuan Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan yang mengatur transfer hewan hidup, yang dikuatirkan bisa membawa penyakit. Proses yang rumit memerlukan pesawat dilengkapi khusus untuk mengangkut domba ini.
Rencananya Lewinsky akan membangun sebuah taman untuk domba di dataran tinggi Golan, di mana mereka akan membesarkan domba ini untuk tujuan ilmiah dan pendidikan. Mereka juga akan memanfaatkan kulit domba ini sebagai bahan membuat pakaian, yang digunakan dalam beberapa pakaian upacara Alkitab, seperti tzitzit (pinggiran pakaian), tallitot (selendang doa), dan pakaian imam, serta menjadi benang untuk ditenun menjadi kain. Tanduk domba dapat digunakan untuk membuat shofars.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.