
Altar Bait Suci ke-3
Mezbah korban bakaran ditempatkannyalah di depan pintu Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan itu, dan dipersembahkannyalah di atasnya korban bakaran dan korban sajian — seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ~Keluaran 40:29
Dilaporkan bahwa Temple Institute di Yerusalem telah menyelesaikan pembangunan altar batu yang diperlukan untuk layanan kurban di Bait Suci. The Temple Institute merupakan lembaga yang berkomitmen untuk mempersiapkan semua perangkat yang diperlukan untuk Bait Suci yang dibangun kembali di Yerusalem. Lembaga ini juga menjadi pusat pendidikan dan pelatihan bagi para imam dan keluarganya saat Bait Suci selesai dibangun.
Awalnya berita ini masih simpang siur, akhirnya organisasi ini memberikan pernyataannya.
Altar selesai akhir tahun 2014, dan diresmikan pada malam ketujuh dari hari raya Hanukkah, yang jatuh pada 22 Desember.
Ketinggian altar ini 2,35 meter (7,7 kaki) persis ukuran yang Alkitab maksudkan. Pengukuran ini sesuai dengan pendapat Maimonides, Filsuf Yahudi terkenal di abad pertengahan.
Menurut informasi yang dirilis oleh Temple Institute, sejak Taurat melarang penggunaan batu dipahat di sebuah altar (lihat Ulangan 27: 5-6), altar “terdiri dari kerangka luar batu bata yang terbuat dari tanah, untuk menahan panas yang ekstrim altar saat digunakan. Bingkai luar ini diisi dengan batu alam, tak tersentuh oleh alat logam, sesuai Taurat. Bingkai bata luar ditutupi dengan plester putih tipis, seperti yang dilakukan dengan altar yang berdiri di halaman Bait Suci. “
Dasar mezbah berisi dua portal untuk mengumpulkan darah, dituangkan selama binatang dikorbankan, sesuai dengan Taurat. Altar ini juga dibuat dengan empat sudut, yang disebut tanduk oleh Taurat. Satu hal yang membuat altar ini unik adalah bahwa altar ini dirancang untuk dibongkar dan dipasang kembali dengan cepat dalam posisi yang benar pada Temple Mount.
Menurut Temple Institute, “Orang-orang Israel diperlukan untuk membangun sebuah mezbah eksklusif di situs altar asli di gunung Moria, Temple Mount. Ketika keadaan menjadi baik, altar baru ini dapat dengan cepat kembali dikumpulkan di lokasi yang tepat, memungkinkan layanan Ilahi akan dilanjutkan tanpa penundaan. “
Berikut adalah beberapa dokumentasi persiapan pelayanan di Bait Suci ke-3 nanti
Altar sementara dipajang di Temple Institute, yang terletak di jantung Kota Tua Yerusalem. Seluruh proyek altar merupakan bagian dari tujuan Institut dalam rangka pelayanan yang nantinya akan dilaksanakan oleh para imam di Bait Suci. Altar ini sendiri dirancang oleh arsitek Shmuel Balzam, yang juga menyusun rencana untuk Bait Suci Ketiga. Rencana tersebut adalah buah dari kampanye crowdfunding Indiegogo.
Sumber : Jerusalemchannel & breakingisraelnews







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.