Pada tanggal 16 Agustus 2010, seorang hamba Tuhan bernama Margaret Quarcoo mendapatkan penglihatan dari Tuhan mengenai pengangkatan, bukan pada saat pengangkatannya, tapi kejadian setelah pengangkatan.
Saudara yang dikasihi Tuhan, rupanya hamba Tuhan ini mendapatkan penglihatan untuk disampaikan kepada Gereja Tuhan, kondisi yang terjadi setelah Gereja Tuhan diangkat. Ini menjadi sebuah peringatan bagi Gereja-Gereja Tuhan yang ada. Dia diperlihatkan, setelah pengangkatan terjadi, ada orang-orang yang tidak mengalami pengangkatan, yaitu orang-orang Kristen yang tidak diangkat dan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan.
Kepada Margaret Quarcoo, Tuhan tidak memperlihatkan mengenai yang tidak mengenal Tuhan, tapi memperlihatkan mengenai mereka yang tertinggal. Dia memperlihatkan 5 jenis Gereja yang anggotanya, termasuk juga hamba Tuhannya, tidak diangkat waktu sangkakala berbunyi dan Tuhan datang menjemput gereja-Nya di awan-awan yang permai.
Saya bicara cukup serius hari ini, tapi Saudara jangan terlalu tegang. Kita percaya kita semua adalah orang-orang kudus-Nya yang diangkat Tuhan! Amin!
Ada 5 gereja yang Tuhan perlihatkan kepada Margaret Quarcoo:
Gereja pertama: TIDAK MENGAJARKAN PENGANGKATAN
Jemaatnya tidak diangkat, bahkan hamba Tuhannya juga tidak diangkat, karena ternyata gereja ini tidak pernah mengajarkan mengenai pengangkatan, tidak pernah memberikan warning bahwa Tuhan akan segera datang, bahkan tidak pernah diajarkan bahwa akan terjadi pengangkatan orang-orang Kudus.
Saudara, hari-hari belakangan ini kita terus diperdengarkan Tuhan Yesus segera datang. Mari persiapkan diri kita! Hati-hati, ada banyak “hamba-hamba Tuhan” –dalam tanda petik– yang katanya mendapatkan “pewahyuan” dari Tuhan mengenai kapan tanggal pengangkatan itu terjadi. Ada yang bilang tanggal sekian dan sekian, bahkan hari-hari ini kita juga sering mendapatkan kabar bahwa akan terjadi kiamat 21 Desember 2012. Saudara yang dikasihi Tuhan, jangan pernah percaya kalau orang memberikan tanggal kedatangan Tuhan! Firman Tuhan katakan, Yesus sendiri katakan, Aku tidak tahu, hanya Bapa di Sorga yang tahu kapan. Malaikat-malaikat pun tidak tahu. Hanya Bapa di Sorga yang tahu! Bagian Saudara dan saya adalah mempersiapkan hidup kita baik-baik untuk kita diangkat Tuhan!
Dari gereja pertama, selain tidak mengingatkan kedatangan Tuhan, gereja ini juga tidak mengajarkan bahwa upah dari dosa adalah maut, mati. Hari-hari ini kita diingatkan untuk membereskan dosa. Memang ada dosa yang mendatangkan maut dan ada dosa yang tidak mendatangkan maut. Waktu dosa itu tidak dibereskan di hadapan Tuhan, maka dosa itu akan mendatangkan maut. Tapi waktu Saudara jatuh dalam dosa, dan Saudara mau merendahkan hati untuk sungguh bertobat di hadapan Tuhan, mau berbalik 180 derajat dari hal-hal kejahatan menuju kepada kebenaran, maka dosa Saudara sudah diampuni oleh kuasa darah Yesus!
Gereja pertama ini anggotanya tidak diangkat, dan rupanya itulah hal-hal yang tidak diajarkan oleh Gereja yang pertama. Tapi kami mengajarkan, para pemimpin rohani kita sudah mengingatkan bagaimana Tuhan segera datang menjemput kita, mari kita mempersiapkan diri menyambut kedatangan-Nya.
Gereja kedua: DOSA YANG TERSEMBUNYI
Umat-umat Tuhan di gereja ini tidak diangkat karena memiliki dosa yang tersembunyi. Tolong garis bawahi dosa yang tersembunyi. Saudara, saya boleh kelihatan baik di atas mimbar ini, terlihat bersih, tertata rapi, tapi bisa saja punya dosa tersembunyi. Saya bisa lihat Saudara begitu well-organized, tapi bisa saja ada dosa yang belum dibereskan. Mungkin ada sakit hati yang belum dibereskan, bahkan karena ada di memori terdalam, kadang tidak teringat. Tapi kadang begitu ada suatu peristiwa, maka dosa ini muncul kembali, diingatkan kembali kepada kita, berarti ada yang belum dibereskan. Mari periksa hati kita, kita diingatkan untuk jaga hati kita (Amsal 4:23), supaya kita boleh bertemu Tuhan.
Tuhan mau bertemu dengan yang bersih dan suci hatinya. Jangan ada dosa tersembunyi yang mengganjal kita bertemu Tuhan. Salah satu bagian kenapa kita harus Stop lebih banyak, karena rupanya waktu kita duduk diam, kita bisa introspeksi lebih banyak, akan apa yang belum beres dalam hidup kita.
Waktu Margaret ada di tempat itu, dia diperlihatkan seorang jemaat, mungkin hamba Tuhan, yang hidupnya sungguh-sungguh, tapi tidak diangkat, lalu Tuhan katakan ternyata hamba Tuhan ini dua jam sebelum Sangkakala dibunyikan, ada dosa yang tidak dibereskan sehingga dia ketinggalan. Waktu saya baca ini, saya merenung, bagaimana kita harus jaga hidup kita. Begitu kita tahu ada kesalahan, Tuhan ingatkan kepada setiap pribadi, jangan pernah tunda! Bereskan di hadapan Tuhan! Sehingga sekalipun satu, dua jam lagi Tuhan datang, kita sudah bereskan di hadapan Tuhan.
Gereja ketiga: TIDAK MELAWAN KEDAGINGAN
Gereja ini mengajarkan peperangan rohani yang luar biasa, menyerang iblis, melawan iblis, menyerang ke sana ke mari melawan iblis. Tidak salah, tapi ada hal penting yang tidak diajarkan dari gereja yang ketiga, bahwa yang justru nomor satu bukan melawan Iblis tapi melawan musuh nomor satu yaitu diri sendiri. Jadi sebelum melawan Iblis ke sana kemari, kita harus hidup di dalam Roh, bukan lagi hidup di dalam daging. Sebelum kenal Yesus, kita hidup di dalam daging, tapi sekarang kita hidup dalam Roh!
Saudara, musuh kita nomor satu harus kita lawan terlebih dahulu adalah diri kita sendiri, nafsu kita sendiri. Kadang mau lawan diri sendiri itu tidak bisa karena penguasaan dirinya tidak ada. Beberapa bulan lalu, saya mengingatkan jemaat dan pengerja untuk hidup sehat. Saya terkesan dengan satu kalimat, “biarlah tubuh kita ini juga dikasih hak untuk hidup sehat.” Saudara mau hidup sehat? Sehingga waktu Tuhan datang, kita didapati panjang umur dan sehat.
Gereja keempat: KEMUNAFIKAN
Gereja ini mengajarkan kedatangan Tuhan, bahkan juga pergi menginjil, tapi rupanya mereka munafik dan mengambil keuntungan dari pelayanan yang ada, sehingga gereja ini tidak diangkat. Saudara, kita sudah diberi cuma-cuma, kita juga memberikan secara cuma-cuma.
Beberapa bulan lalu saya melayani salah satu senior kita, pendiri GBI, dipanggil Tuhan di kota Bandung pada umur 86 tahun. Saat itu ada satu-dua hamba Tuhan yang menyampaikan kepada saya mengenai ada fenomena pada hari-hari ini, ada hamba-hamba Tuhan yang melakukan “KKR-KKR” yang dalam tanda kutip sudah tidak lagi benar! Rupanya bukan di luar negeri, tapi sudah masuk di Indonesia. Mereka melakukan manipulasi, mereka munafik. Sebelum KKR ada tim yang sudah mempersiapkan beberapa puluh orang yang diberikan “tugas khusus” untuk bersaksi mengalami kesembuhan, bahkan waktu menumpangkan tangan, sepertinya hamba Tuhan ini memiliki pengurapan yang luar biasa, sehingga ketika dia lewat orang-orang pun berjatuhan, tentu orang-orang yang sudah diberi “tugas” oleh dia. Rekayasa seperti itu telah disiapkan. Bahkan saat “KKR” itu berlangsung, ada petugas-petugas yang disebarkan di antara jemaat yang hadir. Dengan menggunakan teknologi dan earphone, hamba Tuhan itu diberi tahu, dan dia seakan-akan dia bisa mengetahui “dalam roh” mengenai kondisi seseorang jemaat di sudut-sudut tertentu. Seakan-akan dia bisa tahu kalau di dekat pintu kuning di sudut sana ada yang lumpuh. Seakan-akan dia tahu “dalam roh”, tapi begitu diselidiki lebih lanjut ternyata semua adalah rekayasa dan kebohongan! Saudara yang dikasihi Tuhan, hati-hati! Biarlah kita hidup dalam kebenaran
Gereja kelima: GEREJA SESAT
Margaret Quarcoo



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.