TOV - 26 Juni 2014 (08.00-10.00)
TOV - 26 JUNI 2014 (08.00-10.00)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM - SEMARANG
By: Ev. Daniel Krestianto
Zakharia 3
Tuhan jamin kemenangan besar, tidak akan ada yang dipermalukan lagi, semua yang jelek sudah tidak ada lagi. Tinggalkan trauma, ketakutan, setengah hati, keragu-raguan.. Doa untuk transportasi, tidak ada lagi kecelakaan. Nanti ada kertas cap materai TOV, dibagikan di terminal2 dst..
Kita akan masuk peperangan cara imam, ada waktu kita menyembah, menyerahkan segalanya ke Tuhan, itu akan naik, Tuhan akan hadir, dan detik Tuhan hadir, Dia yang berperang ganti kita.
Patahkan setiap kutuk, kemalasan, langit tembaga, kebodohan, roh pelacur besar..
-----------------------------------------------------------------------------------------
By: Ev. Iin Tjipto
Biar 1 hari ini kita fokus untuk Indonesia, karena ini hari yang sangan menentukan untuk 5 tahun. Bu iin mimpi ada kerusuhan besar, ada yang perang besar, jutaan yang mati, mau memproklamirkan untuk berdiri sendiri, dst. Tidak ada yang bisa menghentikan semua itu kecuali DOA. Hari ini, engkau sedang bersama-sama menghadiri sidang Ilahi Tuhan. Setiap doamu dicatat, setiap perkataanmu ditulis di piagam yang tidak bisa dihancurkan. Setiap tindakan profetik sekecil apapun, itu akan terjadi, seperti tadi membasuh tiap provinsi, dan Tuhan sendiri yang akan melakukannya. Tapi iblis mau menuntut kita yang main-main, yang tidak percaya. Takaran jeritanmu, takaran doa syafaat, takaran air mata dan keringat yang engkau naikkan sebagai doa, harus membuat cawan doa, cawan cinta, cawan air mata yang berdoa untuk Indonesia, cawan keringat yang hingga setiap sel menjerit untuk keselamatan Indonesia itu penuh.
Sampai engkau menangis, berdoa, berlutut, lakukan apapun hingga destiny Indonesia itu terjadi, karena destiny bangsa kita itu membawa lawatan kemana-mana..
-----------------------------------------------------------------------------------------
By: Ev. Daniel Krestianto
Gudang karunia dikosongkan, setiap kita diperlengkapi dengan karunia-karunia, karunia membedakan roh, karunia penglihatan, mimpi, karunia kesembuhan, dst. Bersyukur, keluar dari hatimu, bersyukur, itu tindakan imanmu kalau engkau sudah terima semuanya.
Kenapa "sepertinya" kita kembali kepada perjanjian lama? Pake klenengan, dupa, dst.
Yesus berkata Dia menggenapi perjanjian lama, BUKAN meniadakan perjanjian lama.
Kenapa pakai dupa?
1. Itu berbicara tentang persembahan yang harum dan menyenangkan hati Tuhan
Keluaran 30:34
34: Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ambillah wangi-wangian, yakni getah damar, kulit lokan dan getah rasamala, wangi-wangian itu serta kemenyan yang tulen, masing-masing sama banyaknya.
2 Korintus 2:15
15: Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.
Harumnya dupa itu membawa kehidupan. Kalau engkau bisa menyenangkan hati Tuhan, hidup dalam ketepatan, kenapa harus dengan kesombongan dan keangkuhan?
Bahan dupa itu lebih dari 7 bahan yang diracik. Beri yang terbaik untuk Tuhan. Kalau engkau punya semangat, punya keinginan, pasti bisa. Bahan dupa yang asli hampir seluruhnya diambil dari Indonesia.
Zaman Salomo dulu banyak kapal yang membawa bahan dupa dari Indonesia! Karena itu Indonesia disayang Tuhan, sudah ada di Alkitab.
Ada 3 hal yang orang Israel kurangi, karena kalau ada 3 ini, yang boleh membakar hanya Imam Besar.
Tirai dari Ruang Maha Kudus itu sudah dibelah, Yesus jadi perantaranya. Tiap bahan di dupa ada artinya, cara prosesnya, semuanya harus tepat. 3 hal ini pun hanya ada di Indonesia!
Ada jenis kerang yang jadi bahan dupa dan hanya ada di Indonesia. Kalau proses kerang ini salah, maka yang terjadi, bau yang keluar itu bau yang busuk. Kalau benar, yang keluar itu baunya harum, dan kerang ini hanya ada di daerah Sumatra. Tuhan mengasihi Indonesia. Mari senangkan hati Tuhan dalam ketepatan. Jangan sembarangan!
Tidak boleh pakai parafim, karena Tuhan marah besar! Baunya busuk, dan jangan kotori bau yang harum itu.. Kalau tidak tahu kebenaran dan melakukan sesuatu karena ketidaktahuan, itu masih tidak masalah, tapi kalau engkau sudah tahu dan engkau tidak lakukan, kutuk yang berjalan!
Anak Harun orang yang sangat biasa untuk membakar dupa, tapi dia membakar dupa di waktu yang bukan Tuhan mau. Takaran yang engkau pakai untuk Tuhan, itu akan ditakarkan kembali kepadamu.
2. Dupa itu lambang dari doa orang-orang percaya.
Mazmur 141:2
2: Biarlah doaku adalah bagi-Mu seperti persembahan ukupan, dan tanganku yang terangkat seperti persembahan korban pada waktu petang.
3. Menghindarkan hidup dari kematian karena ketidakkudusan. Ketika dupa dinaikkan, kita dilayakkan, dikuduskan, kita bisa bertemu dengan Tuhan
Imamat 2:16
16: Haruslah imam membakar sebagai ingat-ingatannya, sebagian dari emping gandumnya dan minyaknya beserta seluruh kemenyannya sebagai korban api-apian bagi TUHAN."
4. Mengadakan pendamaian
Seseorang didamaikan, dilayakkan agar bisa bertemu Tuhan. Banyak yang meninggal akibat kuasa kegelapan, cengkaraman setan, meninggal belum waktunya, dan ketika pendamaian dinaikkan, dupa itu dinyalakan, maka mereka akan kembali ke tujuan mereka masing-masing.
5. Kita mempermuliakan dan menghormati nama Tuhan dimanapun dupa itu dibakar.
Kita lakukan bukan karena kebiasaan, bukan karena kelompok imam jadi harus dilakukan, tapi biar kita melakukan dalam pengertian yang benar. Kenapa banyak yang tidak bisa masuk TOV? Karena tidak tahu kewajiban apa yang harus dilakukan. Ketika engkau lakukan dengan ketepatan dan pengertian, iman itu akan bekerja, dan akan jadi, Firman akan jadi kenyataan. Hormati Tuhan, bertindak yang menyenangkan hati Tuhan, jangan gunakan kekuatan dan pikiran sendiri.
======================
TOV - 26 Juni 2014 (10.00-12.00)
TOV - 26 Juni 2014 (10.00-12.00)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Ev. Yusak Tjipto
Yang dibutuhkan itu yang penting percaya.
Lukas 17:10
10: Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."
Perkatakan pada dirimu sendiri. Jangan merasa kita berguna! Jangan ingin seperti orang lain, tapi ingini seperti yang Tuhan mau.Kalau engkau tidak mengalami sendiri, engkau tidak akan percaya kalau Tuhan kita luar biasa, Dia Alfa Omega, Dia Tuhan yang tidak terbatas..Disiplin, tepat.. Percaya saja, nggelinding wae, ikut Tuhan memang ngeri-ngeri sedep. Hidup dengan Tuhan itu luar biasa.Menahan huru-hara, menahan Pulau Jawa agar tidak terbelah dulu, karena kalau terbelah, korbannya banyak. Perhatikan perjalanan orang Israel dari Mesir ke Kanaan. Yang dibutuhkan bukan persiapan, tapi hari demi hari engkau berjalan bersama Tuhan, maka yang engkau hadapi itu pun Tuhan yang menyelesaikan di dalam kita.
Hidup dengan Tuhan dari hari ke hari. Kalau dulu hanya Musa yang membelah, kali ini kita semua yang menahan agar tidak terbelah.Semua yang ambil bagian akan Tuhan karuniakan bagiannya masing-masing. Jangan ambil semua sendiri seperti Musa, hingga akhirnya emosinya terpengaruh, jengkel, marah kepada orang Israel. Lakukan apa yang Tuhan mau, tapi bukan kita, Yesus yang di dalam kita.Di kitab Matius, Markus, Lukas, Yohanes, dikatakan pergilah ke ujung bumi, jadikan semua bangsa muridKu, bangkitkan orang mati, sembuhkan orang sakit, dll. Kenapa seringkali engkau tidak bisa membangkitkan orang mati? Karena cara berpikirmu salah. Harus Tuhan yang ngomong dulu, baru engkau lakukan.Dapatkan Firman dulu, baru engkau jadi pelaku Firman. Kalau Firman engkau baca, engkau lakukan, itu engkau punya dasar yang kuat dan kokoh. Kalau tidak jadi pelaku Firman, engkau tidak punya dasar yang kuat.
Lukas 6:47-49
47: Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya — Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan —,
48: ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.
49: Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya."
Kerapkali orang tidak mengalami. Kalau engkau mau apa-apa, berdoa, tanya Tuhan, ketika engkau dapat Firman, lakukan, dan itu pasti akan jadi.Pak Yusak disuruh untuk memintakan kepada Tuhan untuk kita menerima karunia untuk mengerti Firman, peka terhadap Firman, dapat menerima Firman secara langsung, bukan dari orang lain. Kalau engkau lakukan dengan hati yang tulus, engkau terima ini. Jadi pelaku, dan engkau akan lihat kemuliaan demi kemuliaan terjadi.
Pulau Jawa terbelah dan huru-hara ini tidak bisa dihilangkan / dibatalkan, hanya bisa diundur. Sebelum aniaya datang, semua anak Tuhan diberi huruf T, diberi perlindungan, tidak akan kena bencana, karena Tuhan yang luar biasa dan Mahakuasa. Kita hanya melihat bencana, dan tidak akan mengalaminya. Kalau engkau percaya, 1000 sebelah kirimu, 10000 rebah di kananmu, engkau tidak akan kena. Lakuka bagianmu, Tuhan lakukan bagianNya, dan engkau akan melihat kuasa Tuhan nyata dalam hidupmu.
Yang diizinkan Tuhan, itu pasti baik.
Jangan ada keluhan apa-apa.
Semuanya minta karunia dari Tuhan untuk engkau diberi kepekaan, bisa mendengar suara Tuhan, dan jadi pelaku Firman. Jangan batasi Tuhan. Kalau engkau tidak mendengar audible, jangan batasi Tuhan, yang penting engkau mengerti apa yang Tuhan mau untuk engkau lakukan. Tidak harus audible, penglihatan, mimpi, dst, yang penting engkau mengerti, dan engkau lakukan!
-----------------------------------------------------------------------------------------
By: Ev. Iin Tjipto
Untuk berjalan dalam karunia itu, harus ada kerelaan bayar harga, taat, kerelaan untuk mengikuti Tuhan sekalipun tidak masuk akal, aneh, ditertawakan, dibilang gila. Tuhan tanya, apakah engkau rela?
Karunia iman
Dia bekerja tidak seperti yang kita pikirkan..
Ada yang sedang punya masalah besar, ekonomi, keluarga, dst. Tuhan tidak langsung sediakan jalan keluar, tapi Dia karuniakan iman dalam hidupmu.
Karunia iman itu bisa membuat engkau tenang dan percaya akan apapun yang terjadi, membuat engkau bisa tahu apa yang harus dilakukan. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil!
-----------------------------------------------------------------------------------------
By: Stephen Timothy
Angkat tangan untuk yang punya masalah yang besar, yang merasa tidak mungkin punya jalan keluar lagi dengan cara manusia. Kalau yang masih punya cara manusia untuk ini itu, untuk lakukan ini itu, tidak usah angkat tangan. Untuk yang angkat tangan, serahkan hidupmu pada Tuhan, berjalan bersama Tuhan, dengan kekuatan Tuhan. Jangan harapkan mujizat, tapi harapkan Sumber dari mujizat itu! Perjumpaan pribadi dengan Tuhan yang akan mengubahkan hidupmu. Ketika engkau sudah tidak mengharapkan yang lain kecuali Tuhan, disitulah Tuhan bekerja.
============
TOV - 26 Juni 2014 (16.00-18.00)
TOV - 26 Juni 2014 (16.00-18.00)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Ev. Nany SusantyPenuhi 6 cawan doa di surga, dan 4 cawan doa sudah dinaikan hingga saat ini, dan sudah mencapai 90%.
Harus mencapai puncak lawatan untuk Indonesia! Kalau lawatan ini mencapai seluruh indonesia, dari Indonesia akan menjalar ke seluruh Indonesia, dan semua bencana akan bisa ditahan hingga 5 tahun lagi.
Cawan ke5?
Minta pada Tuhan, ada api lawatan, api perkenanan, sampai tongkat itu diulurkan yang membuat ada lawatan yang luar biasa.
Menggerakkan hati Tuhan hingga Tuhan ulurkan tongkat perkenanan atas Indonesia.
Menari itu dari dalam hati, bukan soal tidak diajari menari.
Masuk dalam taman Tuhan. Biar kita menjadi Elia-elia akhir zaman.
1 Raja-raja 18:30
30: Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu.
Bawa bangsamu ke hadapan Tuhan dan perbaiki mezbah Tuhan.
1 Raja-raja 18:31-32
31: Kemudian Elia mengambil dua belas batu, menurut jumlah suku keturunan Yakub. — Kepada Yakub ini telah datang firman TUHAN: "Engkau akan bernama Israel." —
32: Ia mendirikan batu-batu itu menjadi mezbah demi nama TUHAN dan membuat suatu parit sekeliling mezbah itu yang dapat memuat dua sukat benih.
Buat mezbah, tata (susun) batu-batu.. Sembah Allah Jehovah!
Mezbahmu sudah dibangun, tapi belum ada korbannya. Pada masa bangsa Israel kekeringan, saat itu Elia berkata untuk mengambil air, padahal itu sesuatu yang sangat berharga. Masing-masing berdoa, apa yang masih menjadi penghalang untuk menjadi Elia-Elia akhir zaman, apa yang paling berharga yang masih mengikat dirimu, kebiasaan tidak baik, sesuatu ikatan, atau apapun itu, persembahkan semuanya seperti air.
Ada beberapa yang belum bisa engkau lepaskan. Bangsa ini hanya bisa dilepaskan kalau engkau bisa melepaskan pengampunan. Kalau engkau belum bisa melepaskan pengampunan ke siapapun, orang tuamu, orang yang engkau hormati, bos mu yang pernah menyakitkan hati, dst. Bangsa ini hanya bisa dilepaskan kalau engkau lepaskan pengampunan. Pengampunan ini juga merupakan sesuatu yang mahal.
1 Raja-raja 18:36-37
36: Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini.
37: Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali."
Ada malaikat, sayapnya bersinar, diberi tongkat otoritas, tongkat perkenanan, dan sebentar lagi tongkat perkenanan akan diturunkan.
1 Raja-raja 18:38
38: Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.
Bangsa Israel hanya menyerahkan air yang sedikit, tapi ketika langit terbuka, hujan turun, bahkan:
1 Raja-raja 18:45
45: Maka dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel.
Dalam SEKEJAB! Berkatmu akan turun! Tongkat perkenanan Tuhan turun untuk hidupmu, keluargamu, bangsamu, pekerjaanmu.
=================
TOV - 26 Juni 2014 (18.00-20.00)
TOV - 26 Juni 2014 (18.00-20.00)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Ev. Iin Tjipto
Seluruh lawatan di seluruh dunia hampir-hampir tidak ada yang bisa bertahan lebih dari 7 tahun. Toronto 3 tahun, Azuza 1 tahun, Wales 5 tahun. Kita memasuki tahun ke-8.
Tuhan berkata, "Jangan jatuhkan lawatan ini, jangan buang, karena Aku tidak punya waktu lagi untuk menyiapkan wadah, Aku tidak punya waktu lagi untuk menyiapkan satu generasi lagi. Kalau lawatan ini tidak terjadi di tangan kalian, maka lawatan ini akan lewat, Aku tidak mungkin undur lagi kedatanganKu yang kedua kali, Aku harus datang dalam 7 tahun ini, Aku tidak akan bisa tahan melihat orang yang menderita, ..."
Kita adalah wadah yang dipilih, dimulai dari Israel dan menyebar ke seluruh dunia, tapi sekarang dimulai dari ujung dunia, dari timur, dan itu Indonesia, tidak bisa lagi yang lain.
Pensakola, Azuza, bahkan yang diberi urapan untuk pujian, bahkan hamba-hamba Tuhan yang sangat terkenal, di awal mereka sangat menginginkan Tuhan, bahkan berdoa hingga berjam-jam untuk khotbah, tapi setelah Tuhan berkati begitu rupa, mereka tidak lagi menginginkan dipakai Tuhan sebelum seperti mereka bukan siapa-siapa, bahkan tiba-tiba buat mereka pelayanan adalah rutinitas, maka tiba-tiba semua tugas adalah kewajiban, bahkan beban.
"Beberapa pemusik terbaik yang pernah Aku urapi dengan jubah pujian, jubah Daud, di awal mereka sangat gemetar, mereka sadar kalau mereka boleh nyanyi saja karena cinta dan anugrah Tuhan, tapi akhirnya mereka mencintai orang banyak, tepuk tangan mereka lebih penting, mereka lebih menyukai ketika orang berkata suaranya bagus, dan hati mereka bergeser."
Sejujurnya Tuhan berkata, bahkan Lucifer dulunya hanya dengan satu gerakan, seluruh bumi bergerak, menimbulkan sebuah irama yang sedetak jantung dengan Tuhan, di awal itu dia menangis dan berkata mengapa Tuhan ciptakan aku (Lucifer) sebegitu indah. Dulunya jubah Lucifer, ketika dia bergerak, serbuk keindahan itu menyebar, bahkan jubah Yesus kalah jauh dengan jubah Lucifer. Di awal dia pakai ini dengan gemetar, bahkan berkata "siapa aku bisa menggunakan jubah sebegini indah, siapa aku, bahkan anakMu pun tidak pernah memakai jubah seperti ini", tapi setelah puluhan mungkin ribuan tahun, Lucifer menjadi sangat biasa, menggerakkan bumi, menaikkan orkestra, semua adalah tugas, bukan lagi cinta, semua adalah target, bukan kerinduan dan kehormatan.
Tuhan berkata kalau hati kita sudah mulai berubah, setiap 6 bulan, ini mulai jadi kebaktian biasa, ini jadi beban, ada yang melihat yang datang dari luar kota itu merepotkan, jadi orang ini lebih suka di luar daripada di dalam melayani yang dari luar kota. Menari adalah tanggungjawab dan tugas, bukan cinta, menyanyi dan main musik hanya jadi tugas, bukan cinta, EO bahkan mungkin meletihkan, awalnya engkau mungkin tidak ingin ada yang salah ketika jadi EO, sound system juga, dll.
"Sejujurnya urapanKu dari tahun ke tahun semakin menipis karena kerinduan kalian makin menipis." Kebanggan dipilih sebagai generasi terakhir, sudah berubah dan hilang dari kita, cara kita menari, menyanyi, duduk, mendengarkan Tuhan, sudah berbeda. Kita sudah kehilangan cinta, sungguh-sungguh kerinduan, bahkan hadirat Tuhan sudah sangat biasa untuk kita. Ini sudah jadi panggung, bukan lagi mezbah. Ini pesta, bukan lagi tahta Allah. Ini beban, bukan lagi kerinduan. Ini tugas, dan bukan cinta.
Tapi Tuhan berkata, "Jangan lepaskan, Aku tidak punya waktu lagi untuk menyiapkan sebuah generasi". Dia (Tuhan) tidak marah, Dia bahkan berlutut di depan Bu Iin, "begging", dan berkata, "Please, jangan hancurkan, jangan hancurkan semuanya ini, karena kalau kalian tidak mengerti hati yang berbalik, Aku tidak bisa datangkan lawatan, kalau hati ini sudah penuh dengan keletihan, beban dan masa bodoh, Aku tidak mungkin lagi datangkan lawatan. Jangan hancurkan itu di tanganmu, nak. Jangan hancurkan itu."
Di saat itulah Tuhan beri tema TOV, bukan karena kita sudah bagus, tapi itu kerinduan Tuhan. Banyak yang mungkin tidak sadar kalau hatinya sudah berubah sangat jauh, sudah beku..
Tuhan berkata, "Aku bawa tarian, Aku bawa kalian semua ke bangsa-bangsa, melihat keajaiban, bukankah hari-hari ini kalian berbicara 5 menit orang menangis, kalian hentikan hujan.. Tapi itu tidak membuat hati kalian mengerti betapa ini adalah sebuah keajaiban dan kehormatan."
Banyak dari kita yang sudah berubah, dari hal jubah, tindakan profetik, mendengarkan Firman, engkau sudah terlalu biasa.
Lihat dari zaman ke zaman, semua kerajaan di China hancur karena anak-anaknya tidak mengerti seberapa harganya yang dilakukan bapaknya.
Esau tidak jelek, dia sama seperti kita hari ini. Hari itu dia sangat capek, dia baru pulang dari ladang setelah 3 hari berburu, tidak mendapat minuman segar. Dalam kondisi yang begitu capek, dia melihat adiknya yang sedang memasak, dia meminta makanan, dan Yakub meminta untuk menukarnya dengan hak kesulungan. Bayangkan ketika engkau seperti Esau saat itu. Beberapa sangat capek, mengurus orang dari luar kota, capek latihan, dan ketika Tuhan datang kita dengan mudah berkata "Ah nanti bisa dengar kasetnya, bisa dengar streaming, bisa dengar siaran tunda", tapi ketika dengan keletihan dan kemarahan ketika Tuhan tidak beri apa yang kita inginkan/harapkan, kita dengan mudah berkata "Halah tindakan profetik lagi..", dan itu sebenarnya sama persis dengan Esau saat itu, dan itu begitu menyakitkan hati Tuhan, sehingga dia tidak pernah mendapatkan sedikitpun, sekalipun dia mencari dengan mencucurkan air mata.
Tuhan berkata, "Hampir semua dari kita sudah melakukan apa yang Esau buat". Ke-esau-an itu ada di kita. Ada yang seperti Saul, semua sudah diberi, diberkati, tapi engkau membuang keintiman ketika engkau diberkati. Engkau tidak mengerti hati Daud, engkau hanya mengerti berkat, dan kita melakukan yang seperti itu.
Tapi yang membuat berbeda, Tuhan berkata "Aku tidak punya pilihan, kalau ada Esau, Yakub bisa menggantikan Esau, tapi Aku tidak punya pilihan, Bahtera adalah datu-satunya pilihan. Saul pun demikian, Aku masih bisa didik dan tunggu Daud. Aku sangat mencintai kalian, darahKu, jaminanKu, perjanjianKu, membuatKu tidak mungkin mengingkarinya sekalipun kalian berada di keadaan yang tidak setia, sekalipun banyak, sangat banyak dari bahtera yang menyakiti hatiKu, Aku sangat mencintai, dan Aku tidak bisa lepaskan ini karena sebuah perjanjian."
Karena itu, Dia sungguh-sungguh bilang, Dia mau kali ini berbeda. Di saat yang terakhir dari 12 jam ini, Tuhan minta "Nari, nyembah, dengan hati yang berbeda, beri pertobatanmu, tidak ada yang lebih penting dibanding tinggal di hadiratKu". Tidak penting kamera, tidak usah rekam semuanya kalau perlu, Tuhan cuma minta "Bolehkah nak kalian hari-hari ini balik seperti dulu, menyanyi, menyembah, mencintaiKu, mengejar hadiratKu, menghargai Firman lebih dari segalanya."
Ada kata yang mengalir:
"Bungkus aku dalam kesetiaan, perkenanan."
Bukan bahtera diperkenan, bukan kita orang yang dikenan, bukan kita orang yang setia, jangan geer. Kita ini seperti pasir, pasir itu masuk ke kerang, kerang itu kesakitan dengan pasir tersebut, tapi kerang itu memilih untuk membungkusnya dengan kesetiaan, dengan cinta. Dia kesakitan setiap saat, Dia bungkus kita, hingga kita menjadi mutiaraNya. Tuhan mau bungkus kita dalam kesetiaan dan perkenanan supaya kita bisa masuk di dalam TOV.
Semua penari belajar menari lagi dengan tahu diri. Tuhan punya segudang orang yang terbaik di singer, pemusik, penari, kita ini cuma pasir yang menyakiti hatiNya, menyakiti semuanya, tapi Dia bungkus kita dengan kesetiaan dan perkenanan sampai kita TOV. Sampai TOV, bukan karena kita baik. Bungkus, didik, tarik..
Ini kebaktian yang terakhir di hari ini, buat yang berbeda, supaya yang retak ini kembali dibungkus.
-----------------------------------------------------------------------------------------
By: Pdt. Petrus Agung
2 Raja-raja 6:1-7
1: Pada suatu hari berkatalah rombongan nabi kepada Elisa: "Cobalah lihat, tempat tinggal kami di dekatmu ini adalah terlalu sesak bagi kami.
2: Baiklah kami pergi ke sungai Yordan dan masing-masing mengambil satu balok dari sana, supaya kami membuat tempat tinggal untuk kami." Jawab Elisa: "Pergilah!"
3: Lalu berkatalah seorang: "Silakan, ikutlah dengan hamba-hambamu ini." Jawabnya: "Baik aku akan ikut."
4: Maka ikutlah ia dengan mereka. Setelah mereka sampai di sungai Yordan, mereka pun menebang pohon-pohon.
5: Dan terjadilah, ketika seorang sedang menumbangkan sebatang pohon, jatuhlah mata kapaknya ke dalam air. Lalu berteriak-teriaklah ia: "Wahai tuanku! Itu barang pinjaman!"
6: Tetapi berkatalah abdi Allah: "Ke mana jatuhnya?" Lalu orang itu menunjukkan tempat itu kepadanya. Kemudian Elisa memotong sepotong kayu, lalu dilemparkannya ke sana, maka timbullah mata kapak itu dibuatnya.
7: Lalu katanya: "Ambillah." Orang itu mengulurkan tangannya dan mengambilnya.
Hari itu ada murid nabi dan dia mengungkapkan sebuah kenyataan, kebutuhan, dan Elisa pun mengerti kalau itu kebutuhan. Dia dan nabi lain mendatangi Elisa, karena sekolah nabi di saat itu sudah sangat berkembang dan tidak bisa bertambah lagi untuk menampung orang yang baru. Kalau kita ditaruh di tempat yang berdesak-desakkan, itu akan menghambat seseorang mencari Tuhan. Lalu mereka berkata dan meminta izin kepada Elisa untuk menebang pohon di Sungai Yordan untuk membangun rumah yang lebih besar. Kalau engkau berurusan dengan Tuhan, tidak semuanya tersurat, ada yang tersirat. Engkau harus bisa membaca apa yang tersurat dan tersirat. Seringkali kita tidak bisa membaca yang tersirat, dan itu yang seringkali menyakiti hati Tuhan. Kemuliaan Tuhan menutupi segala sesuatu, kemuliaan dan keanggunanNya selalu dalam selubung kemuliaanNya. Orang yang hanya bisa membaca yang tersurat, dia hanya Kristen yang agamawi.
Ketika Elisa berkata pergilah, ada dilema dalam hatinya, memang kenyataannya benar mereka membutuhkan ruang yang lebih besar, yang mereka minta itu masuk akal, tidak ada yang salah, mau bagaimanapun dia adalah nabi yang bekerja. Banyak yang tidak mau bekerja, hanya mau tindakan profetik, tapi tidak mau tebang pohon. Nabi-nabi ini tidak hanys mengerti bernubuat dan profetik, tapi mereka mengerti bekerja, mereka bukan pemalas, tidak ada salahnya. Tapi sebagai seorang nabi, Elisa mengerti Firman, kalau dia izinkan, akan ada sesuatu yang terjadi. Kalau tidak boleh pergi, tidak mungkin hanya berkata "Nanti ada sesuatu yang akan terjadi di sana kalau kalian pergi".
Ulangan 19:4-6
4: Inilah ketentuan mengenai pembunuh yang melarikan diri ke sana dan boleh tinggal hidup: apabila ia membunuh sesamanya manusia dengan tidak sengaja dan dengan tidak membenci dia sebelumnya,
5: misalnya apabila seseorang pergi ke hutan dengan temannya untuk membelah kayu, ketika tangannya mengayunkan kapak untuk menebang pohon kayu, mata kapak terlucut dari gagangnya, lalu mengenai temannya sehingga mati, maka ia boleh melarikan diri ke salah satu kota itu dan tinggal hidup.
6: Maksudnya supaya jangan penuntut tebusan darah sementara hatinya panas dapat mengejar pembunuh itu, karena jauhnya perjalanan, menangkapnya dan membunuhnya, padahal pembunuh itu tidak patut mendapat hukuman mati, karena ia tidak membenci dia sebelumnya.
Ini contoh yang Tuhan beri dan ini begitu detail. Misalnya ada rombongan yang memotong kayu, dan mata kayu lepas dan terkena orang lain, orang itu harus pergi ke kota pelarian, dst.
Elisa : the Lord is my Savior
Elisa ingat kalau misalnya terjadi yang demikian, dan apa yang diberi contoh oleh Tuhan kepada Musa ini akan nabi-nabi tersebut lakukan, sesuatu yang salah dan tidak benar akan terjadi, malapetaka akan terjadi. Apa yang harus dibuat? Inilah gaya Tuhan berbicara. Tuhan tidak berkata "nanti kapakmu lepas, kena kepala orang", dll.
Kalau engkau pelajari kata dasar Ibrani "Go" / pergilah di ayat ini, berasal dari kata "lekho", artinya "you go by yourself, but i'm not going with you".
Ketika itu Elisa menggunakan jubah Elia, nabi-nabi lain sempar berkata untuk mencari Elia, tapi Elisa berkata jangan pergi, namun ketika mereka merengek-rengek dengan memalukan, akhirnya mereka diizinkan pergi, tapi akhirnya pun mereka tidak mendapatkan Elia. Bukankah aku sudah mengatakan jangan pergi? Ini kata yang "lekho"..
Elisa akhirnya membiarkan nabi-nabi pergi, dan begitu juga pernah Tuhan dengan Musa, daripada Tuhan menghabiskan bangsa Israel, lebih baik Tuhan berikan pasukan malaikat dan bangsa Israel tetap masuk Kanaan, tapi Tuhan tidak ikut. Lalu Musa berkata yang kalau Engkau tidak pergi dengan kami, jangan suruh kami pergi, yang membedakan bangsa kami dengan bangsa yang lain adalah Tuhan yang berjalan bersama dengan bangsa Israel. Di saat itu Musa mendapatkan pencerahan dan nama Immanuel. Ketika Tuhan mendengar kata yang tadi dari Musa, Tuhan beri hadiratNya yang akan ada bersama mereka dan mereka memberi perhentian, dagingKu stop, tapi manusia RohKu yang keluar.
Kalau engkau melihat orang yang begging, bahkan Elisa akhirnya memberikan izin untuk nabi-nabi ini pergi. Dan ketika itu, mata kapak mereka lepas, tapi karena ada Immanuel, ketika mata kapak itu lepas, ada kuasa yang ajaib, mata kapak itu tidak mengenai kepela nabi, tapi masuk dalam Sungai Yordan. Ada yang teriak, "tuanku, tuanku,.." karena dia sebenarnya sudah tahu kalau akan ada yang terjadi.
Solusinya Elisa bukan A,B,C, tapi solusinya Immamuel, yang hari ini ada di dalam hidup kita.
Mata kapak boleh lepas, tapi tidak ada leher yang putus. Ada Immanuel yang menjamin hidupmu. Jangan pernah pergi tanpa Immanuel ada dalam kita. Jangan bawa bangsa ini tanpa kita tahu pasti kalau kita tahu ada Immanuel bersama-sama dengan kita.
Hanya Yesus yang bisa jamin bangsa kita, masa depan bangsa kita. BIar tidak ada yang pernah ragu untuk menyerahkan bangsa ini kepada Tuhan, karena inilah satu-satunya solusi untuk bangsa kita.
Setiap Tuhan menegur kita, itu artinya ada anugrah yang luar biasa. Elia mencurahkan air setelah mezmbah dibangun. Setelah dari Karmel, Elia menyuruh Ahab untuk bersiap-siap, dan di situ juga dia mengalami keajaiban Tuhan, karena dia sudah menabur air di sana.
===========================
TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 1)
TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 1)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Ev. Iin Tjipto
Dalam 1 tahun, 2000 orang dikirim ke seluruh dunia, padahal kita bukan orang-orang yang punya uang, punya paspor, kita seperti pasukan yang gila dan bodoh, tapi Dia memilih orang yang hina. Buat hatimu berterima kasih.. Mungkin Tuhan belum beri anak, belum beri rumah, belum beri pekerjaan dengan gaji besar, tapi toh berkatNya lebih dari yang Dia sudah berikan, kepercayaanNya lebih dari apapun di dunia ini. Buat hatimu mengerti kalau berdiri jadi hamba Tuhan lebih mulia dari apapun. Engkau jadi tukang bersih-bersih di hadirat Tuhan itu lebih mulia daripada engkau menjadi seorang menteri. Ketika engkau bisa menginjil itu artinya engkau jadi duta Kerajaan Allah, dan itu lebih berharga dibanding engkau menjadi duta besar negara manapun.
Bersyukur kalau kita yang tidak baik ini dipilih, dipulihkan. Kita mau naikkan terima kasih, tidak ada yang lain, selain terima kasih untuk pengampunan, untuk didikan, untuk lawatan.
Sesakit apapun, ukir kami dalam kebenaran.
-------------------------------
By: Ev. Nany Susanty
Kedatangan Tuhan merupakan sesuati yang dahsyat.. Para malaikat Tuhan sudah siap untuk meniup terompetnya, sekarang sudah siap, tinggal menunggu aba-aba dari Bapa, semua sudah siap, terompet sudah di tangan masing-masing. Lihat tanda-tanda akhir zaman, banyak yang akan diperlihatkan yaitu tanda-tanda di langit, semua meteor, bintang-bintang akan bertabeakan, ini tanda yang engkau harus lihat bahwa kedatangan dari Tuhanmu sudah amat singkat, terompet sudah disiapkan, dahsyat, dahsyat sekali, maka akan terjadi hujan batu yang besar-besar karena tabrakan dari meteor yang ada. Camkan akan hal ini. Dekatkan dirimu kepada Tuhan, lebih dari segala-galanya. Memang engkau perlu uang, engkau perlu hidup, tetapi yang harus engkau kejar adalah menantikan kedatangan Tuhanmu, engkau lebih mengejar itu dari segala-galanya. Belajar seperti Maria yang lebih suka duduk di kalau Tuhan, belajar dari Firman Tuhanmu, perlipatkaligandakan membaca firman lebih dari kebutuhanmu yang lain.
Ada mata Tuhan yang penuh dengan belas kasihan untuk kita. Mampukan setiap kami Tuhan, jangan sampai tidak ada iman dalam hidup kami..
-------------------------------
By: Ev. Daniel Krestianto
Tanda lain yang akan terjadi, Tuhan akan bicarakan perkara kedatanganNya itu ke semua agama, semua orang yang bisa menangkap akan menangkap kalau kedtanganNya sudah amat dekat. Engkau akan mendengar dari orang-orang lain tapi mreka tidak mengerti kalau itu tanda-tanda kedatangan Tuhan. Mereka bisa menangkap tapi mereka tidak mengerti itu tanda kedatangan Tuhan. Tidak sampai akhir tahun ini, tanda-tanda itu akan mulai terjadi. Persiapkan semuanya. Anak-anak kecil akan menggenapi Yoel 2, anak kecil bernubuat di jalan-jalan, binatang-binatang yang tidak ada sebelumnya mulai bermunculan, yang aneh-aneh mulai bermunculan, yang disebunyikan berabad-abad mulai bermunculan kembali. Ada sifat-sifat manusia yang kejam sekali, yang tidak pernah terjadi dan ada, itu akan bermunculan, akan bermunculan dan dosa-dosa yang dulu mulai bermunculan kembali, itu tandanya, waspada dan berjaga-jaga. Kemengannnya adalah kerendahan hati. Hineni.. Ketika engkau sadar siapa dirimu, itu kemenangannya.
By: Ev. Iin Tjipto
Terima perjamuan, seperti ketika waktu perjamuan terakhir. Tuhan Yesus saat itu meminum cawan kehendak Bapa. Kita mau terima perjamuan ini dan berkata, "Tuhan mampukan kami mengambil cawan kehendak Bapa, bukan kehendakku bukan yang aku mau, tapi yang Engkau mau". Engkau akan dibawa naik ke tempat yang paling tinggi, dan juga ke tempat yang paling rendah, ke desa-desa, ke tempat yang orang lain tidak mau. Tidak ada di antara kita yang punya kekuatan untuk melakukan kehendak Bapa, kecuali ketika darahNya bersatu dengan darah kita. Biar mulai hari ini kita punya hati, pikiran, dan perasaan Kristus.
Karena kedatanganNya sudah dekat, kita akan dibentuk, dipulihkan, dididik. Di satu sisi anugrah karena Dia harus pakai kita, orang yang tidak mampu, tidak tahan sakit, tidak punya pengertian, karena waktunya sudah sangat singkat. Untuk diangkat, kita harus sungguh-sungguh cemerlang, tidak bernoda. Karema cintaNya, Dia akan proses kita. Kalau hari-hari ini engkau berpikir Tuhan sudah mau datanf dan semua akan enak, itu salah besar! Ini hari-hari engkau harus punya kerelaan untuk pisau itu memotong kedaginganmu, membunuh keegoisanmu. Engkau harus rela kalau Dia harus menghancurkan dan membentuk lagi. Engkau harus rela kalau Dia biarkan engkau diutus ke tempat-tempat yang paling mengerikan, kalau Dia tidak memberi apapun yang engkau inginkan, itu semua karena cinta, bukan karena Dia membenci kita, bukan karena Dia tidak suka dengan kita karena kita jelek, tapi Dia mau kita mencapai destiny kita, Dia mau karena kita harus diangkat bersama-sama dengan Dia.
Dia hanya butuh kita mau, selebihnya itu urusan Tuhan.
TOV
1. Kejadian 1:31 (Berfungsi)
Kejadian 1:31
31: Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.
Semuanya sudah terjadi, Tuhan sudah buat semuanya, Tuhan cek semuanya sudah berfungsi tepat, seritme, kerja seperti seharusnya, dan itulah TOV. Di dalam hidupmu Tuhan beri karunia, urapan, pengertian, hikmat, kekayaan, kesempatan, dan banyak dan amat banyak yang Tuhan beri. Tapi kalau hari-hari ini Tuhan jalan, Tuhan lihat apakah talentamu brfungsi seperti seharusnya. Kalau engkau penyanyi, apakah suaramu itu engkau pakai tiap pagi untuk menyanyi, ketika sendirian, atau hanya saat pelayanan? Kalau hanya saat pelayanan, itu tidak TOV, karena tidak berfungsi. Atau kalau engkau punta puluhan milyar, tapi itu dideposit, dikirim keluar negri karena takut, padahal pekerjaan Tuhan sudah sangat banyak menanti, tapi kita tidak rela, kita pegang kencang karena kita takut kalau terjadi sesuatu, dan itu akhirnya tidak berfungsi, bukan TOV! Mungkin engkau ibu yang dititipkan anak-anak, mungkin anakmu memang nakal, atau sudah mandiri, tapi engkau tidak pernah didik, mungkin engkau bapak yang sangat sibuk, padahal anakmu adalah generasi Yoel, destinynya adalah Samuel yang sejak krcil menyampaikan Firman, tapi engkau tidak pernah ajak anakmu baca alkitab, tidak pernah tumpang tangan, maka itu namanya bukan TOV, tidak berfungsi. Tahu diri, Tuhan sebenarnya tidak butuh kita. Jangan cengeng dan nuntut, kalau Tuhan beri, mari bersyukur dengan sangat, tapi kalau Tuhan tidak kasih, jangan biarkan hatimu sedikitpun berani menuntut, mempertanyakan. Kalau engkau tidak latih ini, engksu tidak akan sampai. Tiap apapun yang engkau punya, tanya Tuhan untuk apa uangmu, target Tuhan apa untuk talenta kita, apa yang harus kita kerjakan di pekerjaan kita, target rohani kita apa. TOV itu artinya berfungsi, tepat seperti apa yang Tuhan mau. Hari-hari ini Dia akan cek dan ricek hidup kita. Ini adalah sebuah fondasi. Bersyukur kalau engkau sehat. Jangan manja, jangan merasa berjasa, tahu diri! Mengerti siapa kita sebenarnya. Tanamkan ke dirimu, anak-anakmu sebuah fondasi untuk hari-hari ini rela dididik, rela diseret, rela ditarik, rela dibentuk hingga TOV. Kalau engkau masih boleh melayani, itu anugrah, kehormatan, dan tanggungjawab. Kalau hanya masalah mood tidak nari, sebel sama seseorang, MALU! Jangan sampai karena masalah perasaan saja engkau sampai tidak bisa memberikan yang terbaik.
Minta lawatan, tapi apa yang harus dibayar? Paulus masuk gua singa, dirajam batu, kena karam kapal, dan kita apa? Karena sakit hati cembetut? MALU! Harusnya tidak udah berdiri dan mengaku menjadi hamba Tuhan. Lihat Abraham, dia letakkan anaknya. Lihat Petrus, dia disalib terbalik. Lihat apa yang dialami Daniel. Ini belum berbicara tentang rasul-rasul, Maria Eter yang 7 anaknya mati karena dia pelayanan di tempat-tempat yang ada wabah penyakit, dia tetap berdiri sekalipun anaknya mati satu demi satu. Ketika anaknya mati, tidak ada kata "Kenapa Engkau mengambil anakku?", tapi dia berkata "Engkau yang memulai, Engkau yang menyelesaikan, siapa aku, wanita bodoh yang Engkau pakai?" Mereka adalah orang yang mengerti harganya sebuah lawatan, dan itu TOV. Tapi hati kita, bahkan ada yang uang pun tak rela. Ada para rasul yang menjual apa yang mereka punya, dan ditaruh semua di pelayanan, mereka jalan kaki. Kathryn Kuhlman hampir tidak pernah pakai hotel, dia tidur di kandang-kandang kuda untuk menghemat uangnya untuk pelayanan, dia lakukan itu 7 tahun. Masihkah kita menuntut apapun dari Tuhan? Biar kita mengerti, TOV, berfungsi..
2. Ulangan 5:29 (menerima semua yang terbaik)
Ulangan 5:29
29: Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya!
Tidak hanya manusia, tapi juga hewan, anak-anak, mereka semua bergetar ketika mengalami hadirat Tuhan.
Seeenrapa tov keadaanmu, seberapa engkau takut akan Tuhan dan melakukan tepat seperti yang Tuhan mau. TOV di ayat ini adalah kelimpahan, semua kesehatan, shalom, destiny, keuangan yang sangat melimpah, grace, perkenanan, the best apapun dalam hidupmu. Tapi syaratnya adalah TAKUT AKAN TUHAN dan MELAKUKAN TEPAT SEPERTI YANG TUHAN MAU. Takut akan Tuhan itu bukan kalau engkau doa, engkau gemetar. Takut akan Tuhan itu di dalam. Banyak yang taaut dengan HT, ketika bertemu, gemetar, lalu bisik-bisik di belakang, "salah lagi salah lagi, ini salah itu salah", dan kalau sikap hatimu seperti ini ke Tuhan, engkau juga makin salah. Takut akan Tuhan itu juga tiap saat engkau berkata, "aku takut banget nyakitin hatiMu."
Belajar memberi yang terbaik dengan ucapam syukur, tanpa penyesalan, tanpa protes, tanpa kemarahan.
Sedikit lagi cawan doa itu penuh dan lawatan itu terjadi. Sedikit lagi. Tapi untuk memenuhi cawan doa itu dibutuhkan takut akan Tuhan, dibutuhkan melakukan apapun yang Tuhan mau. Doa tidak sekedar di mulut, kata sembahyang, doa itu muncul ketika Tuham menturuh Abraham membawa Ishak yang paling dikasihinya untuk dipersembahkan. Abraham bahkan tidak menunda, tidak bertanya. Pagi-pagi benar dia suruh Ishak bawa kayunya sendiri, lambang Yesus yang membawa salibnya sendiri. Harga cawan itu penuh, yaitu menyerahkan apapun yang Tuhan minta, sampai sakit. Cawan doa, cawan kehendak Bapa harus penuh.
3. Mazmur 133:1 (semuanya rukun, diam bersama)
Mazmur 133:1 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
Hari-hari ini Tuhan mau agar kita menari bareng. Senjata yang diberikan itu bukan hanya diletakkan di rumah, tapi angkat semuanya di hadapan Tuhan. Unity! Biar tidak ada yang hanya jadi penonton, tapi sederap, selangkah, selesaikan yang Tuhan mau. Biar kita sama-sama menyelesaikan, sama-sama rela dididik dan menyelesaikan semuanya. Bungkus kami dengan kesetiaan, dengan perkenanan..
========================
TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 2)
TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 2)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Ev. Nany Susanty
Wahyu 21:19-21
19: Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis, dasar yang kedua batu nilam, dasar yang ketiga batu mirah, dasar yang keempat batu zamrud,
20: dasar yang kelima batu unam, dasar yang keenam batu sardis, dasar yang ketujuh batu ratna cempaka, yang kedelapan batu beril, yang kesembilan batu krisolit, yang kesepuluh batu krisopras, yang kesebelas batu lazuardi dan yang kedua belas batu kecubung.
21: Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.
Kita ini adalah batu-batu, tapi tiap kita punya jenis batu yang berbeda. Semua ditentukan Tuha sesuai destinymu, tapi semua berasal dari batu, dan untuk jadi jenis-jenis permata ini tidak mudah, karena dibuat dari bongkahan batu permata yang tidak berbentuk, jelek, tidak ada yang bagus. Tapi satu hal, maukan engkau menjadi permata-permata yang ditempelkan di tembok Yerusalem itu?
Untuk menjadikan sebuah permata agar layak ditempelkan, butuh proses. Di Kitab Keluaran dijelaskan tentang pakaian imam, batu yang diasah, diukir..
Berlian yang hanya dipukul sekali, dua kali, itu tidak akan bersinar, tapi yang berkali-kali, itu yang bisa bersinar, dan itu yang Tuhan mau, dan itu namanya TOV.
Yang namanya proses itu sampai kapan? Seumur hidup, karena tidak bisa kita hanya diproses sedikit. Kalau engkau gagal ketika diproses, engkau tidak akan dibuang, asal engkau tetap mau berkata "tetap proses aku Tuhan, proses aku".
Ingat kalau kepandaian pun berasal dari Tuhan.
Tuhan mau jadikan engkau permata yang bisa dilihat orang. Sadar kalau tanpa Tuhan engkau tidak bisa. Ketika engkau diproses, engkau berontak, engkau tidak akan sampai pada destinymu. Selama engkau masih berkata "Aduh Tuhan, aduuuuh" (mengeluh), prosesmu tidak akan selesai.
Kalau mau jadi permata yang Tuhan mau, jangan putus asa.
Mau jadi permata? Proses demi proses harus dihadapi.
TOV itu baik menurut standar Tuhan, bukan menurut standar kita. Martha dan Maria semua mencintai Tuhan, tapi maukan engkau diproses? Jangan menggerutu kalau engkau sedang capek, jangan sampai gampang tersinggung. Katakan terima kasih untuk prosesnya sekalipun sakit.
Lukas 10:40-42
40: sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
41: Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42: tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Tuhan cerita apa hingga Maria tertarik dan tidak meninggalkan Tuhan? Maria bertanya kepada Tuhan "Engkau itu Anak Allah, tapi seringkali Engkau berkata "Aku mau mati, Aku mau mati", bagaiamana Engkau mau mati? Tuhan cerita semuanya, Maria menangkap, "kalau aku mengurapi Engkau ketika Engkau sudah mati, itu percuma, aku mau mengurapi Engkau ketika Engkau masih hidup"
Dia memberikan yang terbaik untuk Tuhan saat itu.
Minta Tuhan mengubahkan hati kita seputih salju, Engkau Pejunan dan aku adalah tanah liat.
==============================
TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 3)
TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 3)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Pdt. Petrus Hadi
Roma 12:1-2
1: Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
2: Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Demi kemurahan Allah.. Walaupun demi kemurahan Allah, aku menasihatkan kamu. Artinya kita bisa mengalami, bisa dibawa Tuhan ke tingkat tertentu, faktor terbesar adalah pilihan kita. Kita bisa memilih yang biasa-biasa saja, sekedar baik, bisa yang lebih dari itu, yang berkenan / lebih baik, tapi kita juga bisa memilih mendapatkan sesuatu yang sempurna, atau terbaik, TOV.
Tiap hari hampir pasti ada pilihan-pilihan, dan pilihannya kita mau pilih yang baik, lebih baik, atau yang terbaik? Nilai yang tertinggi adalah yang paling baik. Konsekuensinya tidak mudah. Tuhan sanggup membawa kita masuk, mengalami yang terbaik.
TOV, artinya Tuhan memberi pilihan kepada kita untuk mengerti dimana kita hari-hari ini. Setiap segala sesuatu yang harus kita putuskan, kita bisa cek kita dapat yang mana. Tidak semua orang mau untuk mendapat yang terbaik, karena tidak mudah, dibutuhkan pengorbana yang tidak mudah.
Terbaiknya Tuhan, beda dengan terbaiknya kita. Repotnya seringkali yang kita pikir terbaik itu yang sudah kita lakukan, yang sudah kita alami, itu belum tentu. Memang tidak mudah mendapatkan TOV yang dari Tuhan, tapi itu semua anugrah.
#Halaman, ruang kudus, ruang maha kudus
#Tubuh, jiwa, roh
#baik, berkenan, sempurna
#baik, lebih baik, terbaik
#Dipanggil, dipilih, setia
#Tahu Tuhan, kenal Tuhan, dikenal Tuhan
#Perunggu, perak, emas
Yang membuat kita bisa masuk dalam TOV yang Tuhan sediakan adalah jangan serupa dengan dunia. Kita harus naik level untuk bisa menahan segala tuntutan setan.
2 Petrus 3:11
11: Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup
Betapa suci dan salehnya engkau harus hidup! Kita dibawa dalam pilihan yang lebih dalam lagi, yang terbaik menurut Tuhan, walau tidak enak bagi kita.
Wahyu 11:1-2
1: Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.
2: Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."
Kalau engkau tidak sungguh-sungguh, engkau tidak bisa menahan antikris.
1 Yohanes 2:18-19
18: Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.
19: Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.
Kepalanya antikristus akan datang, tapi roh antikristusnya sudah ada dimana-mana. Dalam satu ayat 3x Tuhan berkata sungguh-sungguh. Banyak orang Kristen yang bermain-main dengan anugrah, hanya berkata yang penting aku tidak mencuri, merampok, dan itu dinilai Tuhan tidak sungguh-sungguh karena tidak ada keinginan untuk masuk lebih dalam lagi. Pilih yang Tuhan mau sekalipun itu tidak cocok di dalam pikiran kita.
Engkau mungkin menari, main musik, tapi tidak sungguh-sungguh. Kalau engkau tidak sungguh-sungguh, itulah spirit antikris, spirit yang membuat kita jauh dari Tuhan, jauh dari urapan Tuhan.
Kalau mau yang TOV, ya semuanya yang terbaik, yang TOV.
Hagai 2:8
(2-9): Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.
Perunggu tidak disebut, perak dan emas yang disebut.
Yang mengkhianati Yesus adalah Yudas.
============================
TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 1)
TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 1)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Ev. Daniel Tjipto
Tuhan akan turunkan perjanjian demi perjanjian tapi itu tidak akan turun kalau engkau tidak benar-benar berharap pada Tuhan. Rendahkan dirimu, mengerti siapa dan darimana engkau diambil. Semua karena anugrah, tidak ada kata kita bisa, karena kemampuan dan kebisaan kita, semua karena Dia. Kalau kita bisa mengerti ini, maka jaminan itu akan turun. Bukan karena kita mampu.. Tuhan merindukan kita setiap hari menyembah Tuhan, keintiman, bukan hanya hari ini, biar bukan hanya tahu Tuhan, tapi kenal dengan dekat, bukan jadi penonton. Kita ini diciptakan untuk menjadi seorang penyembah.. "Lanjutkan apa yang Engkau mau, Tuhan, ini acaraMu". Raih hati Tuhan..
Orang kudus datang, Maria Magdalena, Paulus, Yohanes, Daniel, Daud, Abraham, Musa, Petrus, Nikodemus, Elia, Elisa.. Mereka berkata, "Ayo bangkit, kalian pelari estafet terakhir! Ayo selesaikan!"
================
TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 2)
TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 2)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Ev. Yusak Tjipto
Hidup ini sak det sak nyet, kita tidak akan mengerti apa yang Tuhan mau, sebelum kita mengalami.
TOV pertama ketika Tuhan menciptakan langit dan bumi, dan dilihat Tuhan amat baik.
Acara ini, Tuhan juga memakai kata TOV, apa yang Engkau katakan itu yang indah dan amat baik, kalau itu diterapkan untuk kita, tidak mungkin, karena kita ini selalu berbuat dosa, tidak pernah bisa benar. Bisa benar? Bisa, seketika. Habis itu, dosa lagi.. Untuk kita sampai kepada TOV, perhatikan perjalanan bangsa Israel sampai ke Kanaan. Semua ini tujuannya adalah kedatangan Tuhan, masuk Kerajaan Surga, kumpul di dunia yang baru. Engkau tidak akan bisa mengerti, karena itu jangan membayang-bayangkan, karena tidak akan engkau ngerti kalau engkau belum mengalami.
Tidak usah mengerti, tapi alami. Kerapkali kita sebagai manusia mau mengerti terlebih dahulu baru percaya, baru ngalamin, itu bukan iman. Iman itu percaya akan Firman dan tidak usah engkau lihat, tidak usah engkau kira-kira, percaya saja, semuanya jadi..
Yusuf mau dijadikan pemimpin masuk penjara dulu, Daud dijadikan gembala dulu sebelum jadi raja. Baca alkitab, alami saja, dan engkau akan mengerti.
Dia sudah menetapkan hidupmu, Dia Alfa dan Omega, Dia Mahakuasa, yang penting engkau percaya, jalani saja dengan iman, mengucap syukur, percaya kalau Tuhanmu luar biasa.
TOV ini bukan artinya engkau bisa membayar, tapi semua itu hanya anugrah. Selama 8 tahun ini, terus terang tiap tahun itu kita hanya lolos, bukan lulus.
Berjalan di dalam pimpinan Roh Kudus. Firman hidup di dalam kita kita di dalam Firman, kita lakukan semuanya. Kalau engkau mau berhasil, tidak ada cara lain yaitu hidup berjalan bersama Roh Kudus, dan Firman. Tanya Roh Kudus dalam segala perkara, jangan jalan dengan pikiran sendiri.
Jawaban Tuhan itu jangan seperti yang engkau kira-kira. Hiduplah dengan Tuhan, rohani dan jasmani. Jangan dipikirkan. Hiduplah dengan Tuhan. Kenali Allahmu sebegitu rupa, sehingga engkau bisa berjalan dengan percaya. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan! Alami apapun, percaya saja kalau Tuhanmu baik.
Hari ini Tuhan mau kita semua masuk TOV, memang kita tidak bisa, tapi Tuhan mau kita bisa. Ketika mengalami apapun, ngucap syukur, itu berarti engkau percaya Bapakmu yang menetapkan semuanya dan itu baik.
Bergaul TIAP hari dengan Tuhan. Banyak yang hanya perlu, baru ngomong dengan Tuhan, ketika tidak perlu, tidak. Ya itu masalahnya kalau engkau tidak bisa mendengar Tuhan.
Jangan mengatur Tuhan! Jangan takut mati. Tuhan itu tahu hatimu, engkau tidak bisa pura-pura mau.
Ngucap syukur, jujur, terbuka dengan Tuhan. Kita tidak akan bisa membangkitkan orang mati kalau bukan Tuhan yang ngomong. Kita tidak perlu khawatir, jangan takut mati, justru kalau engkau takut kehilangan nyawa, engkau akan kehilangan nyawa.
Hiduplah dengan Tuhan dengan cara terbuka, jujur, ngomong dengan Tuhan, pasti engkau bisa selesaikan semuanya.
===================================
TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 3)
TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 3)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
By: Pdt. Petrus Agung
Biar hadirat itu akan selalu dengan kita sampai kapanpun. Ketika ini besok selesai, engkau akan menghadapi realita kehidupan yang tidak bisa engkau hindari lagi. Ada yang mungkin memang menginginkan sesuatu yang besar terjadi dengan cepat, tapi percayalah Tuhan itu mengerti, sebab Dia pernah menjadi manusia.
Ketika itu Tuhan memang tidak mengalami kekurangan, namun ketika diminta mengenai pajak, Dia bayar agar tidak menjadi batu sandungan. Kalau engkau masih minta dibayari, itu belum gaya Yesus, karena Yesus saat itu membayari muridnya ketika akan membayar pajak. Tuhan mau agar engkau bisa seperti Yesus, membayarkan orang lain, agar tidak jadi batu sandungan bagi orang lain. Kalau engkau banyak berhutang, itu akan jadi batu sandungan. Tuhan yang kita sembah bukan Tuham yang tidak bisa merasakan apa yang kita rasakan di dunia. Kalau soal membayar bea bait Allah saja Dia tidak mau kita menjadi batu sandungan.
Kemiskinan atau kekurangan itu bukan bagian dari rencana Tuhan. Bahkan di perjanjian lama Dia beri peraturan yang sangat ajaib, namun ujungnya agar tidak ada orang miskin di antara kita. Ada yang jahat dalam kemiskinan.
Orang yang khawatir dengan keuangannya ternyata:
1. Ketika kekhawatiran itu menguasai dirinya, dia akan menggunakan sebsgian besar dari kapasitas otaknya sehingga dia tidak bisa berpikir untuk hal yang lain. Ketika iblis bisa membuat engkau khawatir dengan keuanganmu, sebagian besar kapasitas otakmu akan tepakai untuk masalah keuangan, dan ketika diajak memikirkan yang lain, tidak ada kapasitas lagi, tidak tahu harus apa lagi.
2. Kehilangan 13 poin dari IQnya.
3. Karena hidup dalam kemiskinan, maka anak2 umur 9-10 tahun, otaknya bisa terkena seperti stroke, bisa kurang makan, kurang gizi, stress, dan mrmbuat kemampuan menilainya seperti tidak berfungsi. Kemiskinan membuat sebagian dari fungsi otaknya macet.
Yesus adalah jawavan dari segala sesuatu
1 Korintus 1:26-29
26: Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, 27: dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
28: dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
29: supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.
Bagaimana keadaanmu ketika engkau dipanggil Tuhan, dijadikan anak oleh Yesus, dll. Paulus berkata, tidak banyak orang bijak, tapi itu masa yang lampau, ketik ssseorang ikut Yesus, dia akan jadi cerdas, karena ada roh Tuhan.
Tidak banyak orang yang berpengarug, tapi banyak yang dipengaruhi. Ketika engkau kenal Tuhan, Dia ubah nasibmu hingga engkau akan berpengatuh. Lihati perubahan destiny orang ketika Dia bertemu dengan Yesus.
Lukas 4:18-19 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin;dan Ia telah mengutus Aku
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan,dan penglihatan bagi orang-orang buta,untuk membebaskan orang-orang yang tertindas,untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Ketika karunia itu turun.. kemiskinan adalah mentalitas bukan masalah kantong kita. Kekayaan bukan di dompet, tapi di hatimu, karena kalau engkau kaya di hatimi, sisanya akan otomatis mengikuti.
2 Korintus 6:11-13
11: Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu.
12: Dan bagi kamu ada tempat yang luas dalam hati kami, tetapi bagi kami hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hati kamu.
13: Maka sekarang, supaya timbal balik — aku berkata seperti kepada anak-anakku —: Bukalah hati kamu selebar-lebarnya!
2 Corinthians 6:11-13
11: Dear, dear Corinthians, I can't tell you how much I long for you to enter this wide-open, spacious life.
12: We didn't fence you in. The smallness you feel comes from within you. Your lives aren't small, but you're living them in a small way.
13: I'm speaking as plainly as I can and with great affection. Open up your lives. Live openly and expansively!
Betapa banyak dan rindunya Tuhan untuk membawa kita masuk ke daalm pintu gerbang yajg besar itu.
Tuhan begitu rindu membawa kita masuk, kehidupan yang longgar.. Tuhan sangat rindu..
The smallest you feel comes feom within you dan mentalitas. Seberapa engkau punya mentalitas kelimpahn, yanit makan terjus, otu akan lahir dari dalam hiduomu sendiri. Trauma, luka, tidak bisa membuat kita tidak bisa sampai detiny kita...
Biar terobosan Tuhan yang besar dalam hidup kita jadi.
Ada yang ingin hidupi zona nyaman, hati-hati. buka cara berpikirmu!
You will know the trutt and the truth that You know will set you free. Jangan sampai engkau menyalahkan Tuhan, karena seringkali pejara itu ada di dalam hatimu.
Bukannya Tuhan tidak memberkatimu, tapi seringkali engkau sudah menghabiskan berkat Tuhan atas hidupmu.
Kalau orang mentalnya di bawah (miskin), engkau akan ditarik hingga engkau selevel dengan orang bawah tersebut. Banyak orang yang tidak mengerti namanya investasi, membeli barang yang harganys terus menurun, misalnya hp, mobil, dst, dan hidupnya seperti burung pipit, dia tidak punya tabungan dan lumbung.
Ketika orang menengah ke atas, dia lebih banyak investasinya dibandingkan yang dihabiskan.
Ketika orang mentalnya menegah ke bawah, gengsi seringkali adalah segalanya, tidak seperti orang menengah ke atas, gengsi seringkali bukan segalanya. Kemiskinan seringkali menciptakan gaya hidup seperti itu, lebih sering menghabiskan uang dan tidak ada investasinya, lebih pandai menghabiskan semuanya.
Cerita mengenai talenta, di the Message judulnya The story about investment. Tuhan kalau memberkati engkau, itu investasi, dan engkau harus mengerti mengenai hal ini. Kalau engkau habiskan hari ini dan berpikir besok akan diberkati lagi, itu gaya hidup burung, tiap malam bangkrut, tidak ada investasi. Banyak yang menyalahgunakan berkat Tuhan dalam hidupnya, sehingga hidupnya tidak berkembang.
Jangan sampai engkau habiskan berkat Tuhan untuk yang bukan investasi. Pakai berkat Tuhan dengan bijak!
Apa kaitannya keuangan kita dengan semua yang ajaib yang akan Tuhan berikan dalam hidup kita? Engkau harus punya peta mengenai keuanganmu karena itu juga akan mempengaruhi destinymu.
Banyak anak yang menghabiskan harta orang tuanya untuk hal yang sia-sia.
Cara berpikirmu harus berubah. Besok engkau harus lakukan sesuatu yang berbeda, dan berpikir ini adalah investasi. Dimana hartamu berada, di situ hatimu berada. Kerasulan membuat engkau memiliki potensi agar engkau bisa jadi apa saja, dan kenabian dan kerasulan itu akan jadi fondasi dalam anak-anak Tuhan. Belajar dari orang yang memiliki kematangan dari panggilannya. Belajar beri blessing untuk HT. Besok kalau engkau bawa persembahan sebelum pulang, jangan beri seperti engkau memberi sedekah, karena itu bukan investasi. Tuhan bangun bahtera itu antik, Tuhan sudah beri yang rohani, manifestasi karuniaNya, hadiratNya, itu luar biasa. Ada uraoan mendunia, dalam 5 bulan lebih dari 200 negara sudah dimasuki dan tercover. Berbagai negara buat semuanya ratusan tahun, tapi ini hanya 5 bulan semua tercover, dan itu greatness, kemampuan untuk mendunia. Tuhan juga beri kemampuan di dunia sekuler, sekolah-sekolah yang dibangun, itu best of the best, buatnya selalu mepet dan jadi. Rumah singgah, PAUD, radio, dll. Kalau bukan Tuhan, tidak mungkin..
Berdoa agar engkau tidak hanya menyentuh satu bagian, tapi semua bagian! Kalau engkau punya kapasitas yang luar biasa, engkau tidak membatasi Tuhan, Tuhan akan lakukan hal-hal yang ajaib untuk menjangkau dunia.
Investasi rohani, dan ini tindakan iman. Dimana hartamu berada, di situ hatimu berada. Tapi, engkau harus benar-benar dalam ketepatan. Tuhan akan buat sesuatu hingga engkau benar-benar next level. Lakukan yang Dia mau.
TOV. Ketika Tuhan menciptakan terang, dan terang itu jadi, dan Tuhan melihat terang itu baik, itu TOV. Di hari berikutnya Dia menciptakan cakrawala di tengah-tengah air. Ketika Tuhan membuat kata cakrawala, artinya Tuhan memperluas dan memperlebar, dan seperti orang Israel menari, apa yang engkau punya di dalam, dari lingkaran kecil, mundur, membuat lingkaran besar, dan itu cara ekspansi Tuhan, dan apa yang jadi keinginanmu, Tuhan akan beri.
=====================
TOV - 28 Juni 2014 (Pengurapan)
TOV - 28 JUNI 2014 (Pengurapan)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
Ada 3 hal yang kita lakukan hari ini, yaitu pengurapan, pelantikan, pemateraian.
Pengurapan
By: Ev. Yusak Tjipto
Biar pikiran kita ditaklukkan di bawah pikiran Yesus, karena seringkali pikiran yang menghambat, yang membuat kita tidak bisa melakukan kehendak Tuhan dengan murni, semuanya selalu dipertimbangkan.
Jangan banyak berpikir, menimbang-nimbang, tapi setiap Firman lakukan dengan percaya, semua jadi.
3 jari di ubun-ubun, pikiran kita tunduk di bawah pikiran Kristus!
By: Ev. Nany Susanty
Terima kecapi Daud masuk dalam hati kita. Untuk sampai Finish Strong, terkadang bisa khawatir, mulai dari yang kita lihat, masuk dalam pikiran, tertancap dalam hati. Ketika ada kecapi Daud, dalam masalah apapun, tiba-tiba di hatimu sudah ada nyanyian, mau pergi kemanapun, mau baru bangun, ada nyanyian dalam hatimu, ada melodi dalam dirimu. Engkau harus ikut nyanyi, sekalipun tidak harus teriak-teriak. Seluruh tubuhmu harus ikut menyanyi, dan ini hal yang luar biasa, dan kekuatan Tuhan akan turun dalam hidup kita. Saat engkau ikut menyanyi, hatimu menyanyi, semua masalah itu akan disingkirkan. Tuhan beri senjata yang luar biasa, karena ini akan ditanamkan di dalam hatimu.
Mulai hari ini Tuhan akan mengembalikan cinta yang mula-mula! Engkau mulai akan menjadi betah untuk berdoa. Bu Nany lebih suka untuk duduk di kamar walau sendirian, dan berdoa.
Kecapi ini tidak bisa dibeli, engkau mau punya uang berapapun tidak bisa dibeli, tapi kali ini Tuhan beri dengan syarat, diberikan kepada orang yang sungguh-sungguh rindu mengenai hal ini.
5 jari dari 5 jawatan yang masuk dalam hidup kita, hati yang penuh dengan melodi, sampai kami TOV di hadapanMu, kami mengasihi Engkau, bukan yang lain.
By: Pdt. Petrus Hadi
Dalam Roh dan kebenaran, dan kebenaran ini tindakan kita, apakah kita lakukan yang Tuhan mau, atau berjalan dengan pikiran sendiri. Yang paling sulit ketika mendaki gunug itu sebenarnya yang bagian terakhir, ketika akan mencapai puncak, tapi banyak yang berhenti karena capek, tidak kuat. Lihat, perhatikan baik-baik, ketika itu dari badan Tuhan seperti keluar tali-tali transparan yang akan membantu kita untuk naik, yang penting engkau mau dan melangkah. Kalau kakimu tidak pernah melangkah, engkau tidak akan pernah mendapat apa-apa. Kalau Dia memberi perintah, Dia pasti akan berikan kemampuan untuk kita melakukannya sampai puncak segala sesuatu, puncak perkenanan, kelimpahan, dll.
Urapi kaki, agar kaki kita kuat kembali.
2 jari, taruh di bawah telapak kaki. Yang selama ini belum dikalahkan, dituntaskan.
By: Pdt. Petrus Agung Purnomo
Bujangnya Saul memiliki inisiatif untukbdatang ke Samuel, dia yang membawakan korban persembahan untuk nabiNya, tapi nahkan di saat yang paaing pnting, dia tidak boleh ikut mendengar. Tidak boleh ada kemarahan, dan itu namanya pengabdian. Jangan berkata "kan aku sudah berjasa, kan aku sudah sering membantu, sudah menjadi donatur", dll, dan seringkali kita merasa berjasa dan kita marah. Ketika Roh Tuhan menguasai hidupmu, engkau akan menjadi manusia lain, engkau tidak akan sama lagi, dan ketika itu terjadi, lakukan apa saja yang didapat tanganmu, sebab Tuhan menyertai engkau.
Urapi telapak tangan, jarah ini dengan kuat.
By: Ev. Iin Tjipto
Semua yang engkau dapat itu semua ujungnya untuk Tuhan, bukan untuk diri kita sendiri.
Pengurapan untuk otoritas tsnggungjawab, kepercayaan. Kepercayaan tidak pernah diberikan di awal dari segalanya, tapi ini diberikan melewati ujian, melewati semua pekerjaan. Semua otoritas dipercayakan kepada Yesus setelah Dia melewati salib, di saat yang paling menyakitkan Dia tidak mengutuk, di saat yang menghabiskan kekuatanNya, Dia tetap berjalan menyelesaikan tugasiha. Di saat tetesan darah reputasi habis dotelanjangi di atas saloin tidak ada satupun pertanyaan karena itiuah Dia dipercaya, tanggungjawab dan otoritas turun, ketika semua tidur, Dia naik ke atas gunung, berdoa, bertanya pada Bapa setiap detail, hatiNya tidak pernah berhenti untuk bertanya tekadnya tidak pernah surut untuk melakukan sekecil apapun dari kehendak Bapa. Lebih dari 2000 nubuatan untuk Dia, dan tidak ada yang terlewat, Dia tidak melalaikan satipun, sari pekerjaan terkecil hingga terbesar, Dia berjalan melewagi sumur untuk berjumpa dengan sati orang. Di tengah keletihannya, dia tetap memberi makan lima ribu orang, itulah tangggungjawab, itulah otoritas, itulah kepercayaan.
Minyak ini akan mengalirkan dan membuat kita mengerti apa yang namanya kepercayaan, bisa dipercaya, oleskan di pundak kiri dan kanan. Biar apapun yang jadi rinduMu, itu jadi passion kami, hingga kami bisa menangkap gerakan sekecil apapun. Minyak ini adalah perjanjian bahwa kami dilayakkan menerima pengurapan dipercaya, kepercayaan, otoritas adalah efek dari itu. Urapan ini adalah urapan kepercayaan, hatiNya, hati Bapa, hati yang kudus. Biar kami dimampukan menerima kepercayaan itu, pengurapan untuk bisa dipercaya. Hineni, Lord..
By: Ev. Daniel Tjipto
Pengurapan di 5 panca indra dengan telunjuk, mata, telinga, hidung, lidah, kulit (tengkuk), lakukan dengan iman!
Telinga > Biar telingamu bisa mendengar suara dengan clear
Mata > Biar matamu bisa melihat yang Tuhan mau
Hidung > Biar engkau punya karunia membedakan Roh
Lidah > Biar mulai hari ini perkataanmu itu perkataan yang membangun, mengencourage, dan engkau dipakai melalui kata-katamu
Kulit (tengkuk) > Biar kita tidak tegar tengkuk, dan pintu masuk iblis dalam hidup kita ditutup
==========================
TOV - 28 JUNI 2014 (Pelantikan)
TOV - 28 JUNI 2014 (Pelantikan)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)
Pelantikan
Pilar:
Engkau harus membuktikan, pilar tidak pernah cerewet, pilar tidak pernah mengeluh.. Tidak tergoyahkan.. Semua masuk dalam tudung pilar Tuhan. Apapun lapor kepada Tuhan. Berdiri hingga finish strong, hingga Tuhan datang dan kita diangkat! Pilar hanya mengatakan, terima kasih Tuhan, karena semua anugrah dan kasih Tuhan. Seperti Yesus di atas kayu salib diam, seolah-olah Bapa meninggalkanNya, tapi percayalah Bapa tidak pernah meninggalkan kita.
Mempelai:
Nyanyi lagi i love You3x and my heart will follow wholy after You.
Lakukan dengan gerakanmu, seluruh tubuhmu, ungkapkan cintamu dengan tarianmu.
Saat Maria memecahkan buli-buli minyak narwastu yang bernilai paling besar di antara yang dia punya, pada saat pesta yang diadakan saat itu, tempat duduk yang dipakai Tuhan seperti sofa, Maria datang dengan membawa yang paling berharga di hidupnya. Di pesta itu memang biasa dibagikan minyak narwastu, tapi yang sudah tercampur, dan ketika dibuka, wangi minyak itu akan memenuhi ruangan, dan pemilik pesta itu seolah ingin memamerkan kalau ada semerbak yang wangi di pesta itu. Tapi Maria tidak, dia datang pelan-pelan di kaki Tuhan, dengan tenang dia pecahkan buli-buli, menguraikan rambutnya, menundukkan kepalanya, mengusap kaki Tuhan dengan rambutnya, dan saat itu dia cium kaki Tuhan. Dengan terurai rambutnya, dia usap kaki Tuhan, dia cium kaki Tuhan.
Setiap kali engkau cium kakiKu, engkau akan melihat bekas lubang paku, dan ini tanda cintaKu, dan engkau akan melihat kasihNya sehingga engkau bisa mengatakan aku tidak akan meninggalkan dan menukar engkau dengan apapun. Cinta yang dewasa, cinta yang mengerti hatiMu, cinta yang mau melakukan apa yang Tuhan mau.
Ada bunga-bunga mawar biru, tengahnya ada warna kuning, ada ros, dan ini mawar sharon yang baru, biasanya putih dan tengahnya ada kuningnya, tapi ini mawar sharon yang dari surga, warnanya biru, tengahnya ada kuning dan ros. Setiap kita diberikan, terima dengan iman.
Pekerja:
1 Korintus 2:9
9: Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."
Banyak hal yang engkau kerjakan, baik yang rohani maupun kehidupan sehari-hari, bisnis, dll. Ada pesan khusus agar terjadi TOV.. Pelantikan yang Tuhan mau didasarkan dengan pengertian, evaluasi semua yang sudah terjadi. Mungkin ada hal yang engkau lihat tidak cocok, yang engkau dengsr tidak pas, bahkan yang di hati pun tidak enak. Jangan cepat-cepat menolak, jangan cepat-cepat berkata itu bukan dari Tuhan. Ketika murid-murid ketakutan karena badai yang besar, Yesus datang, berjalan di atas air, tapi mereka tidak pernah lihat ini sehingga mereka berkata ini hantu, padahal itu berkat / pertolongan, Yesus, bukan hantu. Kalau engkau pernah menolak, hati-hati, lewat. Mugkin engkau disuruh pergi ke suatu tempat, yang mungkin tidak cocok dengan pikiran, sebuah nama, kota, atau negara. Tuhan Yesus akan ke Yerusalem dan menderita, Petrus langsung menarik Yesus dan berkata kalau Dia tidak boleh menderita, padahal itu untuk keselamatan. Telinganya Petrus saat itu tidak cocok dengan apa yang dia dengar dari Yesus. Jangan cepat-cepat menolak.
Martha pernah hatinya tidak cocok dengan apa yang dilakukan Maria, dan dia terkejut kalau Maria mengambil bagian yang terbaik. Jangan cepat-cepat menolak kalau Tuhan bawa engkau ke suatu tempat, karena ada berkat yang ajaib di belakangnya, yang tidak pernah engkau alami akan engkau alami hari-hari ini.
Urapan yang tidak terbatas, kemampuan untuk menerobos penghalang dan rintangan. Kakimu tidak lemah lagi, jadi kuat, engkau melangkah ke tempat yang tidak engkau duga, jadilah TOV, selama hari masih siang, bekerjalah, kalahkan semua kemalasan, jangan hanya diam dan menunggu, bergerak bersama Yesus.
Raja:
Memperluas dan memperbesar wilayah kekuasan dan teritorial. Seringkali kita berpikir ingin punya iman yang besar, padahal sebenarnya iman yang besar itu wujudnya adalah sesuatu yang sangat simple. Simple faith itulah sekaligus great faith. Iman yang kelihatannya sederhana itu adalah sesuatu yang sangat besar di hadapan Tuhan.
Panggilan raja itu melekat dengan tanggungjawab untuk mengambil keputusan. Panggilan ini membawa sebuah tuntutan untuk kemampuan dalam mengambil setiap keputusan dengan benar dan tepat.
Destiny is a choice. Seberapa engkau akan raih bersama dengna tuhan ditentukan keputusan yang engkau ambil sendiri. Selama engkau berpikir nasib tergantung orang lain, engkau belum mengerti kalau kuasa untuk menentukan itu sebenarnya ada di dalam hidupmu sendiri. Tuhan menentukan, tapi kita juga bukan robot, karena itu kelak kita akan menghadap pengadilan Tuhan, dan yang diadili adalah hidupmu, bukan orang lain. Banyak orang yang konseling dan hanya berkata aku ini korban, hidup saya seperti ini karena saya adalah korban. Hidup kita itu seperti sekolah, sebenarnya mau tidak mau ujian atau tes akan datang dalam hidupmu, tidak bisa seorang murid berkata saya tidak bisa nonton bola, jam 10 harus tidur, itu gara-gara sekolah, coba tidak ada sekolah. Saya begini karena pekerjaan saya, karena si A, si B. Selama engkau berkata aku ini kroban, sebenarnya engkau adalah terdakwa utama dalam kekacauan hidupmu sendiri. Engkau harus menyadari destinymu is your own choice, engkau mau seperti apa itu tergantung keputusanmu, sekalipun engkau dikelilingi orang berengsek, tapi kalau engkau memilih untuk berbahagia dan engkau berkata kalau engkau diberkati, tidak akan ada yang bisa mengganggu hidupmu.
Istri John Maxwell ditanya apakah suaminya membahagiakan dia, tapi dia jawab, bahkan di depan suaminya, kalau suaminya tidak membahagiakannya, tapi dia berkata kalau kebahagiaan itu ketika engkau memutuskan untuk tetap bahagia sekalipun keadaannya tidak membuat engkau bahagia. Sekalipun engkau diberi suami seperti Yesus, engkau bisa tetap tidak bahagia. Tapi sekalipun suamimu "parah", tergantung pilihanmu, engkau mau bahagia atau tidak. Kalau suamimu baik-baik, engkau inginnya pacaran terus dan shopping, tapi kalau engkau punya suami "bajingan", engkau akan terus berlari ke Tuhan.
Kalau engkau berkata lagi engkau korban, suami begini, keluarga begini, tetangga begini, lebih baik engkau pindah saja ke mars. Kelimpahanmu, kebahagiaanmu itu pilihanmu sendiri, sekarang tergantung engkau belajar memutuskan dengsn benar, dan hidupmu akan berubah. Seringkali menurutmu orang lain salah, dan semakin engksu menyalahkan orang lain, hidupmu akan benar-benar sengsara, dan pertolongan Tuhan makin tidak nyata, karena Roh Tuhan tidak tahan dengan orang yang penuh dengan "self". Belajar memutuskan yang benar.
(:( wajah ini tergantung engkau mau lihat dari sisi mana, apakah engkau memilih berbahagia atau tidak. Putuskan yabg engkau mau apa, dan engkau akan melihat campur tangan Tuhan.
Pengkhotbah 3:12
12: I've decided that there's nothing better to do than go ahead and have a good time and get the most we can out of life.
Ini bukan menerima, tapi sebuah keputusan.
Pengkhotbah 3:13
13: That's it--eat, drink, and make the most of your job. It's God's gift.
Pengkhotbah 3:14
14: I've also concluded that whatever God does, that's the way it's going to be, always. No addition, no subtraction. God's done it and that's it. That's so we'll quit asking questions and simply worship in holy fear.
Apalagi yang lebih baik dari ini? Dan ini adalah nasihat dari raja yang luar biasa, raja Salomo. Ini keputusan. Nikmati hidup, kerja dengan maksimal, dan yang Tuhan tetapkan tidak bisa berubah.
Apapun keputusanmu, dan keputusanmu hari ini, akan mempengaruhi destinymu. Engkau mau bahagia, ya bahagia, kalau memilih kepahitan, ya nikmatilah Apsintus. Putuskan untuk terus naik dan tidak turun, jadi kepala dan bukan ekor, jadi yang memberi dan bukan diberi.
Dalam nama Yesus saya memutuskan untuk bahagia dengan Tuhan, dengan keluarga saya, dengan keluarga besar bahtera, dengan tubuh Tuhan. Saya memutuskan akan berkembang dengan pesat dalam segala aspek positif hidupku. Saya memutuskan akan naik dan tidak turun di atas dan bukan di bawah, jadi kepala dan bukan ekor, memberi pinjaman dan tidak meminta pinjaman. Saya memutuskan untuk memiliki destiny yang cerah, cemerlang, bahkan mulia. Semua keputusan saya sejalan dengan keputusan Tuhan atss hidup saya, amin.
Tentara:
5 tahun trakhir adalah masa peperangan besar, dan engkau harus jadi eksekutor-eksekutor. Bukan berlari tanpa strategi atau tanpa perhitungan, tapi peperangan besar hanya bisa dimenangkan dengan ribuan latihan, latihan utk berdoa, latihan dalam ketepatan, latihan untuk mengerti dan mendengar suara Tuhan. Setelah latihan, mulai duduk dan membuat pemetaan, penyelidikan dalam segala aspek. Pemetaan rohani, dimana tempat yang Tuhan mau, dimana tempat iblis meletakkan senjatanya, ada pemetaan ekonomi, kebutuhan, segala kelemahan, dst. Setelah ini kita mulai duduk mendengar dan bersidang dengan Panglima Agung, dengar apa yang Dia mau tentang strategi. Strategi bisa berubah setiap saat, bisa ditambah bisa dikurang, dan itulah bagian kita. Tidak ada tentara yang malah berkata capek, enough, lalai, dan berkata "hari ini aku tidak mau peduli". Tapi seorang tentara, 5 menit terakhir, bahkan setiap jam, setiap menit, detik, hatinya harus terus melekat untuk mendengar apa kata Panglima Agung. Setelah itu dibutuhkan ketekunan, kerja keras, ketelitian hingga apapun yang Panglima Agung mau, dijadikan genap tuntas dan komplit.
15 tahun lalu Bu Iin disuruh buat sekolah, itu bukan tindakan profetik, bukan mimpi, tidak cuma duduk diam, tapi yang pertama dilakukan adalah sepakat, dan sekolah itu harus jadi tempat pertemuan dengan Tuhan, jadi generasi Yoel. Lalu tiap hari deklarssi, berbicara dengan ribuan orang, dan ketika mereka menangkap, berjalan bersama, kelilingi tempat, dan akhirnya jadilah house of Favor. Lakukan tindakan, itu bukti dari imanmu.
5 menit terakhir, jadilah eksekutor dalam ketepatan.
Deklarasi Pelantikan:
Di hadapan Panglima Agung kami, Yesus Kristus Tuhan, sesungguhnya kami para tentaraMu, kami dengan anugrah Tuhan dilantik menjadi eksekutor-eksekutor terhebat akhir zaman. Kami lakukan dengan cinta, ketepatan, hineni dan unity, dengan segenap passion dan kerja keras, pengorbanan dan ketekunan, ketelitian hingga yg paling kecil, kami letakkan dalam korban dan cinta, sampai perang besar itu dimengankan. 5 milyar jiwa bertekuk lutut, hingga lawatan di jalan-jalan, sampai tuaian terbesar jasmani dan rohani bagi kerajaan Surga. Kami eksekutor-eksekutormu, menyelesaikan dengan tuntas, genap, sampai kami TOV, sampai kami bertemu di awan-awan, di dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus, dan sekali lagi hormat atas Panglima Besar Agung kita Yesus Kristus Tuhan Amin. Amin. Amin.
Imam:
Zakharia 3:7
7: "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Apabila engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melakukan tugas yang Kuberikan kepadamu, maka engkau akan memerintah rumah-Ku dan mengurus pelataran-Ku, dan Aku akan mengizinkan engkau masuk ke antara mereka yang berdiri melayani di sini.
Jangan tinggalkan yang namanya berdiri untuk pendamaian, berdiri untuk pertobatan. Tangisi jiwa-jiwa, apa yang Tuhan sudah berikan dalam kehidupanmu, tugas apapun, lakukan dengan segenap hati, maka apa yang engkau lakukan itu tidak akan sia2.
Ini waktunya kerajaan surga sedang bekerja keras. Sebagai warga kerajaan surga, ini tugas kita, buat ondamaian dimana-mana, hadirkan Yesus dmn2, di setiap tempat, biar kita menangisi jiwa2 agar masuk dalam kerajaan surga. Apapun yang engkau lakukan tidak akan sia-sia. Jangan sombong, jangan merasa bisa, hidup dalam ketepatan, maka yang akan bergerak itu Tuhan, dan Tuhan yang akan beracara.
Kita harus tinggal di dalam Yesus dan Yesus di dalam kita.
Kalau kita bisa memberi yang the best, ya berikan yang terbaik.
Aku punya Yesus, sangat cukup, karena Yesus memberikan semuanya. Jangan pernah sombong, jangan pernah merasa engkau mampu. Kalau engkau pun diberkati Tuhan pun ingat, engkau hanya jadi bendahara-bendahara Tuhan, semuanya dikembalikan untuk Yesus Kristus.
Jaminan kasih setia Tuhan, jaminan pelangi, itu akan turun dalam kehidupanmu. Masuk dalam sayap. Tuhan berkata, "Aku mengasihimu", Dia datang seperti Bapa yang membuka tanganNya untuk merangkul kita. Dia berkata, "Kasih setiaku tidak akan beranjak dari hidupmu, mulai dari hari ini, baca Yoel 2 pemulihan itu akan terjadi, dan setiap apa yang engkau kerjakan itu tidak sia-sia, engkau bukan lagi jadi ekor, tapi engkau jadi kepala, engkau bukan lagi direndahkan tapi akan ditinggikan, bukan lagi kegagalan, tapi keberhasilan. Bahkan setiap dupa yang engkau naikkan, Aku akan hadir, setiap dupa yg engkau naikkan tiap pendamaian yg engkau buat itu akan terjadi, itu tidak sia-sia, nak. Itu bukti kasihKu pada dunia ini. Jangan pernah menoleh ke belakang, maju, fokus ke depan, tuntaskan tugasmu, tuntaskan genapkan semuanya, tidak ada lagi kegagalan". Demi nama Tuhan, Tuhan akan lantik engkau, dan apapun yang kita kerjakan, engkau buat hati Tuhan disukakan, dan rencana Tuhan tidak akan gagal, hari ini Tuhan jamin destiny kita masing-masing akan tercapai! Engkau dapat Yesus, engkau dapat semuanya. Kekayaan, kelimpahan akan terjadi dalam hidupmu, tidak ada lagi orang miskin di antara kita semua. Tuhan akan mencurahkan semuanya, Tuhan janji saat ini tidak ada orang miskin di antara kita semua.
Untuk semua panggilan, yang hadir dan streaming, Tuhan berkata jelas mulai hari ini, mulai saat ini, Tuhan Yesus Kristus akan menggenapi FirmanNya, akan berjalan bersamaMu, dan akan memperlipatkan sesuatu yang tudak ada menjadi ada, hidup dalam kemujizatan dan penggenapan-penggenapan akan jadi. Siapkan dirimu, tetap tinggal di dalam Tuhan, dan Tuhan (Firman) di dalam engkau. Maka TOV itu akan terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.