
Roma 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.
Tuhan Yesus menguatkan orang – orang, dan dia berkata orang yang memiliki iman yang kuat haruslah menguatkan sesama di dalam iman.
Kamu seharusnya menguatkan orang – orang disekitar kamu juga.
Dalam satu hal, kita semua perlu diyakinkan. Ketika kamu tahu seseorang mempercayaimu, itu akan membawamu dirimu kpd kondisi terbaikmu.
Tuhan Yesus melakukan ini dgn rasul Petrus . “Petros,” Nama Petrus itu berarti kerikil kecil, Tetapi Tuhan Yesus berkata, “Kerikil kecil, kamu akan menjadi sebuah batu karang. Aku memberikanmu nama baru.”
Ketika Tuhan Yesus berkata kepada Petrus, rasul itu adalah segala sesuatu tapi sebuah batu. Dia adalah Tuan yang bertindak dgn desakan hati, Tuan Foot-in-Mouth.
Tetapi Tuhan Yesus tidak mengatakannya siapa dirinya – Yesus mengatakan dimana Petrus akan menjadi seperti apa. Yesus memberikan kpd Petrus kepercayaan untuk hidup diatas potensinya.
Tetapi ketika kamu memberi penguatan, itu haruslah asli. Jadi berikanlah melalui hati dan dengan ketulusan. Penguatan haruslah biasa saja – janganlah asal dalam memberikan penguatan.
Dan Penguatan haruslah spesifik. Dari pada berkata, “saya menikmati makanan ini”, katakanlah, “Saya dapt memberitahu kamu dalam usahamu mempersiapkan makanan ini dan bumbu yang kamu pilih sungguh sempurna.”
Selamat menjadi berkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.