Kesaksian oleh : Rika Feka
Saya pernah bermimpi tentang pengangkatan, ketika masih SMA. Saya bermimpi berada di sebuah kota. Tiba-tiba pakaian saya dan orang-orang yang berada di tempat itu berubah menjadi jubah putih. Lalu saya melihat beberapa orang terangkat. Saya juga terangkat tetapi dalam posisi terlentang. Jarak saya dan tanah hanya sekitar 10 cm. Tiba-tiba saya terjatuh ke tanah. Saya langsung terbangun dari tidur dengan ketakutan. Saya langsung menangis dan berdoa. Saya menyadari betapa saya sangat berdosa. Saya memohon pengampunan dari Tuhan Yesus. Puji Tuhan, Dia memulihkan hidup saya.
2017, Semalam sekitar jam setengah 11, saya siapkan diri untuk berdoa. Saya mengatur jadwal berdoa, biasanya senin doa untuk bangsa dan negara. Sebelum berdoa, saya menyanyikan lagu penyembahan dengan mata yang tertutup. Saya terus bernyanyi dan menyembah. Semakin saya bernyanyi dan menyembah saya merasakan ruang kamar saya menjadi terang, padahal lampu kamar dalam keadaan mati. Saya merasa tubuh saya sedikit merinding dan terasa ringan. Air mata saya terus mengalir.
Saya semakin bernyanyi dan menyembah Tuhan dan semakin saya merasakan terang di sekeliling saya lalu saya berdoa, tetapi bukan untuk bangsa dan negara. Mulut saya seperti bergerak sendiri dan saya tidak tahan dengan semua yang hendak saya utarakan dari hati saya memuliakan Tuhan dalam Doa saya. Saya merasakan hati saya semakin panas dan terasa memuji dan memuliakan Tuhan. Lalu tiba-tiba saya menjadi tenang, tetap air mata saya terus mengalir.
Lalu Tuhan berbicara :
"AKU SEGERA DATANG.!! AKU SEGERA DATANG.!! PERSIAPKAN JALAN BAGIKU.!! AKU MENGUTUS KALIAN HAMBA - HAMBAKU SEPERTI JOHANES PEMBAPTIS. PERSIAPKAN JALAN BAGIKU... AKU SEGERA DATANG.!! AKU, TUHAN YESUS YANG BERBICARA KEPADAMU, BUKAN SUARA HATIMU. UJILAH SUARAKU. AKU TUHAN YESUS YANG BERBICARA KEPADAMU.!!
Ketika saya mengetik kesaksian ini Tubuh saya gemetar. Saya terpanggil untuk melayani Tuhan 2 tahun yang lalu. Tetapi masih bekerja sebagai seorang karyawan swasta karena saya tulang punggung keluarga. Saya bekerja sambil melayani.
Beberapa kali, Tuhan terus menyatakan suara-Nya kepada saya dan terus memberi saya mimpi tentang kedatangan-Nya. Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati.
Berjaga-jagalah.!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.