Hosea 4:3 Oleh sebab itu, negeri (Ibrani: erets; negeri; seluruh bumi) ini akan berkabung dan setiap orang yang berdiam di dalamnya akan lemah tak berdaya, bersama binatang-binatang buas di padang dan burung-burung di langit, bahkan ikan-ikan di laut akan dilenyapkan. (ILT)
Mengapa jutaan demi jutaan binatang-binatang laut tiba-tiba mati dan terdampar di pantai-pantai di seluruh dunia? Tentu bukan hal yang tidak lazim bagi ikan-ikan dan binatang-binatang laut lainnya untuk mati. Itu terjadi sepanjang masa. Namun dalam bulan-bulan terakhir ini kita melihat serangkaian insiden kematian massal yang sangat mencemaskan di seluruh bumi.
Kebanyakan insiden kematian massal ini mencapai lebih dari 30 ton ikan. Di tempat-tempat seperti Chile dan Vietnam, itu sudah mencapai tingkat dimana telah menjadi krisis besar secara nasional. Orang-orang melihat pantai-pantai mereka sepenuhnya tertimbun makhluk-makhluk laut yang mati, dan mereka mulai sangat khawatir.
Dari artikel Smithsonian Magazine berjudul "Mengapa Pantai-pantai Chile Dipenuhi Binatang-binatang Mati?"
Dibandingkan negara-negara lain, Chile hampir seluruhnya berada di tepi pantai, dan keuntungan geografis ini membuat negara tersebut dikenal karena pantai-pantainya yang indah. Tapi reputasi itu kemungkinan akan memudar dikarenakan pemandangan baru di pantai-pantai Chile: binatang-binatang mati. Luar biasa banyak, bahkan bertumpuk-tumpuk. Seperti dilaporkan Giovanna Fleitas untuk Agence France-Presse, pantai-pantai negara Amerika Selatan ini ditutupi tumpukan-tumpukan makhluk-makhluk laut mati dan para ilmuwan sedang mencoba mencari penyebabnya.
Dongeng tentang binatang-binatang mati yang terdampar di pantai memang relatif umum. Lagi pula, lautan mempunyai cara yang aneh untuk membuang binatangnya yang mati di pantai. Namun masalah Chile sekarang sudah di luar kendali. Seperti ditulis Fleitas, bulan-bulan terakhir tidaklah baik bagi pantai Chile, yang menjadi tempat terdamparnya bangkai-bangkai lebih dari 300 ikan paus, 8.000 ton ikan sarden, dan hampir 12 persen tangkapan ikan salmon tahunan, itu hanya sebagian kecil saja.
Pihak otoritas di Chile bergegas mencari penyebab mengapa ini terjadi, tapi tidak ada seorang pun yang nampaknya yakin apa yang menyebabkan tsunami bangkai ini.
Di Vietnam, keadaannya jauh lebih buruk. Pada saat ini, begitu banyak ikan dan kerang mati telah terdampar di sepanjang pantai hingga tentara perlu diterjunkan untuk menguburkan itu...
Jutaan ikan telah terdampar mati sepanjang 125 kilometer bentangan pantai Vietnam, dalam bencana lingkungan paling buruk di negara komunis tersebut.
Para prajurit diterjunkan untuk menguburkan berton-ton ikan, kerang dan beberapa ikan paus yang mulai mati awal bulan April di sepanjang pantai tengah-utara, termasuk di beberapa pantai-pantai yang populer bagi turis.
Pejabat-pejabat Vietnam menghadapi kemarahan yang semakin memuncak atas bencana ini, yang belum diumumkan secara resmi penyebabnya, dan berdampak terhadap mata pencarian puluhan ribu keluarga.
Di bagian lain di Asia, peristiwa-peristiwa sejenis juga terjadi. CNN melaporkan salah satu danau di selatan China menderita karena kematian 35 ton ikan-ikan:
Setidaknya 35 ton ikan mati mengambang di sebuah danau di selatan China, membuat warga kebingungan.
Tumpukan ikan-ikan terdampar di sebuah danau di provinsi Hainan pada hari Rabu, media pemerintah China melaporkan.
Warga mengungkapkan kekhawatiran terhadap adanya polusi, namun otoritas lokal mengatakan ikan-ikan mati sebagai akibat perubahan salinitas.
Di belahan dunia yang lain, peristiwa-peristiwa yang sama juga terjadi di danau-danau besar. Salah satunya di Bolivia:
Ribuan ikan mati terdampar di tepian sebuah danau di Bolivia.
Sebelum mati, sebagian ikan-ikan itu baru saja menetas dari telur-telur mereka di danau Alalay, di Bolivia tengah di kota Cochabamba.
Tidak ada yang mengetahui jumlah ikan yang mati, tapi mereka telah menumpuk 5 meter kubik sejauh ini, jadi kemungkinan ada lebih dari satu ton (177 kaki kubik) ikan mati di danau tersebut.
Berikut ini contoh dari Brazil:
Lebih dari 200 ton ikan mati disingkirkan dari Danau Furnas pada hari Minggu (pertama) di Alfenas. Menurut Polisi Militer untuk Lingkungan, baik ikan yang dibiakkan di kolam-kolam, jaringan-jaringan dan yang dilepas, semuanya dari spesies tilapia di danau itu terdampak. Kemusnahan terhadap psicultores diestimasi mencapai sekitar R$ 900 ribu.
Dalam bulan terakhir, 40 ton ikan mati di India, 65 ton ikan mati di Kamboja, 70 ton ikan mati di Colombia, dan jutaan ikan "tiba-tiba mati" diIndonesia.
Mungkinkah kematian massal ini berhubungan dengan perubahan Bumi yang terjadi di sekeliling kita?
Tentu saja manusia juga punya peranan untuk menghancurkan planet ini, dan kita masih berhadapan dengan penyebaran radiasi yang terus terjadi di Samudera Pasifik dari bencana nuklir Fukushima hingga tahun 2020, ditambah 50 tahun lagi untuk membersihkan dampak-dampak penyebaran radiasi. Sangat menarik untuk mencatat bahwa kematian massal ikan-ikan ini terjadi di negara-negara yang berbatasan dengan Samudera Pasifik.
Jutaan demi jutaan ikan terdampar di pantai-pantai di seluruh dunia, dan orang-orang mulai cemas akan hal ini.
Tanpa diragukan, ada peningkatan dramatis aktivitas gempa bumi dan gunung api pada paruh pertama tahun 2016. Ada serangkaian gempa bumi yang sangat merusak di seluruh dunia dalam bulan-bulan terakhir, dan gunung-gunung berapi tidur sekarang telah kembali aktif di seluruh dunia dengan tingkat yang mencemaskan, termasuk gunung berapi Saint Helena dan Yellowstone Supervolcano. Awal bulan Mei 2016 ini, ilmuwan memperingatkan bahwa sesar San Andreas sudah "terkunci, dimuati dan siap untuk dilepaskan," dan warga California supaya bersiap untuk gempa mematikan.
FEMA telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mempersiapkan respon pemerintah menghadapi gempa bumi dan tsunami di Barat Laut Pasifik. Skenario terbaik FEMA: 10.000 korban jiwa. Dengan asumsi tidak ada turis-turis di pantai, yang dapat membuat skenario menjadi sangat buruk.
Sebelumnya, ilmuwan Russia dan Amerika Serikat juga sepakat bahwa Lempeng Pasifik bersiap untuk melakukan "penyesuaian baru" yang akan menimbulkan malapetaka. Doktor-Ilmuwan Keshe mengeluarkan peringatan penting mengenai bahaya Lempeng Pasifik bahwa "guncangan raksasa yang mengubah peta dunia dengan kekuatan yang sanggup untuk membelah benua akan segera terjadi."
Dan jika gempa bumi raksasa yang dikhawatirkan ini benar-benar terealisasi, prakiraan Doktor-Ilmuwan Keshe ini mempunyai arti tidak lain dari malapetaka besar dimana Amerika Utara dan Selatan akan "terbelah" dan tsunami raksasa akan "menyapu Amerika dan Asia membunuh 40 juta orang."
Namun yang sangat mengherankan adalah, begitu kuatnya usaha untuk menutupi informasi-informasi ini di media-media mainstream. Ada peristiwa-peristiwa bencana skala luas pada tingkat rendah sampai sedang, yang terjadi di seluruh dunia. Dan nampaknya, ada usaha besar dari media-media mainstrem untuk mencegah orang-orang menghubungkan titik-titik ini. Peristiwa-peristiwa semacam itu tidak dilaporkan atau disepelekan saja.
Lebih buruk lagi, beberapa kejadian memang dilaporkan dan diliput, namun dengan tujuan untuk mengisolasi kejadian-kejadian ini sebagaiinsiden-insiden lokal semata. Sekali lagi, untuk mencegah orang-orang menghubungkan titik-titik ini dan melihat gambaran besar sesungguhnya tentang apa yang sedang terjadi di seluruh dunia. Mungkin memang inilah waktu penggenapan dari apa yang ada tertulis di dalam Kitab Suci menjelang Kedatangan Hari Tuhan...
Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput. 1 Tesalonika 5:3 (TB)
Baca juga:
Lampiran:
Mass Animal Die List April - May 2016
11th May 2016 - Thousands of dead fish surface at a lake in Bengaluru, India. Link
10th May 2016 - Hundreds of snow geese found dead in Idaho, America. Link
9th May 2016 - 9,000 birds killed by huge hailstorm in Utah, America. Link
9th May 2016 - Masses of dead prawns wash up on the coast of Arica, Chile. Link
9th May 2016 - 100 dead sea birds found washed up on beaches in El Tabito and Matanzas,Chile. Link
9th May 2016 - 130,000 birds killed due to avian flu in Karnataka, India. Link
9th May 2016 - Thousands of dead fish found in the waters of Saint Petersburg, Russia. Link
8th May 2016 - 2,000 pigs die from disease in Aizawl, India. Link
8th May 2016 - 17,000 chickens killed due to avian flu in North East Italy. Link
6th May 2016 - Thousands of fish have died due to pollution in the San Juan River in Mexico. Link
5th May 2016 - UPDATE: 40,000 TONS of Salmon and 8,000 TONS of Sardines have washed up dead, due to red tide in Chile. Link
5th May 2016 - 30+ TONS of dead fish appear in a lake, 'people in shock' in Hainan, China. Link
4th May 2016 - 39,000 turkeys killed due to avian flu in Missouri, America. Link
4th May 2016 - Hundreds of cattle dead due to disease in Kampong Thom, Cambodia. Link
3rd May 2016 - 2,600 Turtles and thousands of sea birds found dead during past 6 months in southern Brazil. Link
3rd May 2016 - Massive fish kill in Lake Thunderbird in Oklahoma, America. Link
3rd May 2016 - Hundreds of TONS of fish suddenly die in Lake Toba, Indonesia. Link
2nd May 2016 - 200 TONS of fish found dead in a lake in Alfenas, Brazil. Link
2nd May 2016 - Thousands of dead jellyfish found washed ashore, 'a rare phenomenon' alongOdisha coast in India. Link
2nd May 2016 - Hundreds of dead fish found in a lake in Florida, America. Link
30th April 2016 - Millions of dead molluscs found washed up on beaches, 'a disaster' in Los Lagos, Chile. Link
30th April 2016 - 14 TONS of dead fish found in a lake in Xiamen, China. Link
29th April 2016 - 80,000 birds killed due to avian flu in Al Biqa, Lebanon. Link
28th April 2016 - 100+ TONS of clams have died in central Vietnam. Link
28th April 2016 - 80,000 Chickens killed from fire at a farm in Connecticut, America. Link
26th April 2016 - 720,000 birds killed due to avian flu in various parts of Iraq. Link
25th April 2016 - 65 TONS of fish have died in the waters of Kampong Thom, Cambodia. Link
25th April 2016 - 40 TONS of fish have died in a lake in Nalgonda district, India. Link
23rd April 2016 - Hundreds of dead fish wash up on a beach in Cattlewash, Barbados. Link
23rd April 2016 - 70+ TONS of dead fish found in a river in Magdalena Department, Colombia. Link
23rd April 2016 - Massive die off of fish in a river in Hulunbuir, China. Link
22nd April 2016 - 1 TON of shrimp and other fish have died in a pond in Phuket, Thailand. Link
22nd April 2016 - 200,000 fish have died in fish farms in Taiping, Malaysia. Link
21st April 2016 - 50 dolphins found stranded, 10 dead on a beach in Cambutal, Panama. Link
21st April 2016 - Hundreds of fish die in a lake, 'whole lake is dead' in Alberta, Canada. Link
21st April 2016 - Massive die off of fish, 'never seen this before' in Quang Tri Province, Vietnam.Link
21st April 2016 - Hundreds of fish die in a lake, 'never seen this before' in Princeton, New Jersey,America. Link
21st April 2016 - 190,000 birds killed, 62 farms closed, due to avian flu in Plateau, Nigeria. Link
21st April 2016 - Thousands of dead fish found in a lake in Yuriria, Mexico. Link
20th April 2016 - Hundreds of dead fish found washed up on a beach in Tenerife, Spain. Link
20th April 2016 - Hundreds of dead fish found in the Bobos river in Mexico. Link
20th April 2016 - Thousands of dead fish wash up on a beach in Cukurova, Turkey. Link
19th April 2016 - 23,000 chickens killed due to avian flu in Monywa, Myanmar. Link
19th April 2016 - 100 dead turtles found in Lam Luk Ka, Thailand. Link
18th April 2016 - 4,000 TONS of sardines wash up in Araucania Chile. Link
18th April 2016 - 48 dead turtles have washed up along the Gulf Coast this year, 'scientists puzzled' in Colombia. Link
15th April 2016 - Millions of fish 'suddenly die' in a river in Mimika Regency, Indonesia. Link
14th April 2016 - 1,000 cattle dead due to 'high nitrate grasslands' in Boyaca, Colombia. Link
12th April 2016 - 79 dead turtles found on beaches in Jalisco, Mexico. Link
12th April 2016 - Thousands of dead sword fish found on Lopes Mendes sands in Brazil. Link
11th April 2016 - Mass die off of fish in a reservoir in Omsk, Russia. Link
11th April 2016 - Thousands of fish are dead in a river 'due to drought' in Lampang, Thailand. Link
9th April 2016 - 1,000 pigs dead 'due to gas mining pollution' in Chinchilla, Australia. Link
9th April 2016 - Thousands of dead fish wash up on Amouli Beach in Samoa. Link
8th April 2016 - 100,000 lbs of dead fish found in a reservoir in Sifangtai District, China. Link
8th April 2016 - Dozens of dead birds found along a road in Fairfax County, Virginia, America. Link
8th April 2016 - Masses of dead fish appear in a pond in Fortaleza, Brazil. Link
7th April 2016 - 5,000 birds killed by storm in Jessore, Bangladesh. Link
6th April 2016 - 18,000 birds killed due to new outbreak of avian flu in Plateau province, Nigeria. Link
5th April 2016 - Thousands of fish killed due to sewage leek in a lake in Tennessee, America. Link
4th April 2016 - 700+ dead turtles have been found during the past 2 months along coast of Guerrero, Mexico. Link
4th April 2016 - Hundreds of thousands of dead fish found in a river in Kazuo, China. Link
4th April 2016 - 5 dolphins, plus other marine animals found dead on beaches in San Bernardo del Viento, Colombia. Link
4th April 2016 - 1,700 Geese killed due to avian flu in Taibao City, Taiwan. Link
4th April 2016 - Thousands of fish have died in a reservoir in Eskikadin, Turkey. Link
2nd April 2016 - 80 turtles found dead on a beach in Paradip, India. Link
2nd April 2016 - 11,000 birds killed due to avian flu in South Sulawesi, Indonesia. Link
Referensi:
Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga?
Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."
Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.
Ibrani 12:25-27 (TB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.