Shalom,
Sudah bukan rahasia lagi kalau hari-hari ini dunia sedang mengalami hari pencobaan, resesi ekonomi, resesi keuangan sedang melanda dunia ini. Beberapa hari yang lalu sebuah surat kabar Kompas, menuliskan "IMF dan Worldbank memperingatkan bahwa krisis masih jauh dari usai." Hal itu memang benar, karena kita dapat melihat dari dampak yang terjadi kemana-mana, harga saham mulai merambah naik, tiba-tiba turun lagi, keadaan begitu terus. Apalagi sekarang ada fenomena baru lagi, flu babi yang menyerang manusia.
AKU DATANG SEGERA
Tetapi untuk menghadapi itu semua Tuhan berjanji, seperti apa yang tertulis dalam Why 3:10-11 "Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu." Kalau kita menuruti Firman Tuhan dan tekun menantikan kedatangan Tuhan, maka Tuhan berjanji akan melindungi dan meluputkan kita dari pencobaan yang akan datang atas dunia ini.
PENGANGKATAN / RAPTURE
Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua dibagi menjadi 2 tahap:
1. Tuhan Yesus datang di awan-awan, tidak menginjakkan kaki-Nya di bumi ini.
Apa yang akan terjadi di bumi? Orang yang mati di dalam Tuhan akan terlebih dulu dibangkitkan, kemudian kita yang masih hidup dengan tubuh jasmani diubah menjadi tubuh rohani, kita bersama-sama dengan mereka yang sudah meninggal di dalam Tuhan akan diangkat/ rapture dan bertemu dengan Dia Raja di atas segala raja di awan-awan. Selanjutnya kita akan bersama-sama dengan Tuhan Yesus selama-lamanya.
2. Setelah itu Tuhan Yesus bersama-sama dengan kita yang diangkat tadi akankembali lagi ke dalam dunia ini, Tuhan Yesus akan menginjakkan kaki-Nya di bumi dan akan memerintah di bumi selama 1.000 tahun, Dia akan memerintah sebagai Raja.
Kata 'nubuatan' ini merupakan perkataan yang selalu dekat dengan orang Kristen sepanjang masa, dari dahulu sampai sekarang. Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa pengangkatan/ rapture akan terjadi dengan tiba-tiba seperti pencuri, sehingga akan membuat banyak orang terkejut. Dan Tuhan Yesus sendiri berkata: "Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri." (Mat 24:36). Karena itu Tuhan Yesus berkata: "Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." (Mat 24:44).Waktunya sudah sangat singkat sekali. Alkitab sendiri mengatakan "...bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya..." (II Ptr 3:3). Jadi kalau Saudara mendengar ejekan ini berarti itu adalah akhir zaman. Hari-hari ini kita sering mendengar ejekan-ejekan seperti ini: "Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." (II Ptr 3:4)
Ketahuilah di akhir zaman ini Alkitab berkata: "...di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat." (II Ptr 3:8-9) Satu kerinduan Tuhan di akhir zaman ini adalah semua orang bertobat dan berbalik dari jalan-jalannya yang jahat.
MASA TRIBULATION
Tribulation, adalah 7 tahun masa sengsara/ aniaya. Ini sebenarnya adalah hari penghukuman Allah, selama 7 tahun tersebut akan:
1. Dilepaskan/ dibuka 7 materai, itu mengerikan.
2. Setelah itu ada 7 sangkakala ditiup, lebih mengerikan lagi.
3. Dan yang paling mengerikan disebut 7 cawan murka Allah dituangkan.
Hal ini yang terjadi pada masa aniaya/ sengsara.Di kalangan umat Kristiani ada 3 paham mengenai saatnya pengangkatan/ rapture, yaitu:
1. Pre-Tribulation
Kelompok orang Kristen yang percaya bahwa pengangkatan gereja akan terjadi sebelum masa sengsara.
2. Mid-Tribulation
Kelompok orang Kristen yang percaya bahwa pengangkatan akan terjadi di pertengahan masa sengsara.
3. Post-Tribulation
Kelompok orang Kristen yang percaya bahwa pengangkatan akan terjadi setelah masa sengsara.
Masing-masing paham ini punya alasan sendiri-sendiri, tetapi saya percaya akan Pre-Tribulation. Kita percaya karena Alkitab mengatakan bahwa kita bukanlah orang-orang yang ditetapkan untuk mendapatkan cawan murka Allah, melainkan kita akan dilindungi/ dibebaskan oleh Tuhan.
Alkitab terdiri dari 66 buku, 39 Perjanjian Lama, 27 Perjanjian Baru. Isi dari Alkitab secara garis besarnya adalah:
- 50% tentang sejarah umat manusia,
- 22% tentang perintah untuk Hidup di masa kita. Artinya bagaimana cara kita mengikuti kehendak Tuhan pada zaman ini.
- 28% tentang nubuatan.
Jika ada orang Kristen yang tidak percaya, berarti dia tidak mempercayai 28% isi dari Alkitab, sebab hampir 28% berbicara tentang nubuatan.
Pada waktu Daniel mendapatkan nubuatan, Tuhan berkata: "Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah." Bukankah hari-hari ini sedang terjadi yang seperti itu? Berarti hari-hari ini adalah akhir zaman. "... tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya." (Dan 12:10). Di akhir zaman semuanya akan dibukakan.
Ada seorang hamba Tuhan yang bernama Tim LaHaye, dia adalah seorang ahli nubuatan yang telah mempelajari Alkitab selama 50 tahun tentang nubuatan. Dia berkata: "Hari-hari ini orang lebih berminat untuk mengetahui tentang masa depan, baik dalam kalangan sekuler maupun kalangan Kristen." Benarlah apa yang dikatakan Tuhan kepada Daniel "untuk menyembunyikan/ memeteraikan sampai kepada akhir zaman."Kalau hari-hari ini sudah terjadi orang-orang mau tahu, berarti hari-hari ini adalah akhir zaman.
Ada yang mencoba menghitung berapa banyak nubuatan-nubuatan dalam Alkitab yang sudah digenapi, dikatakan sudah lebih dari 80%. Ada yang berkata sekitar 84% berarti tinggal 16% yang belum digenapi. Percaya atau tidak bahwa yang 16% nubuatan itu pasti digenapi.
SYARAT-SYARAT PENGANGKATAN
Untuk ikut pengangkatan itu tidak mudah, ada beberapa persyaratan yang harus Saudara lakukan agar Saudara ikut dalam pengangkatan.
1. Roh yang Menyala-nyala
Melalui kisah 5 gadis bodoh dan 5 gadis bijaksana. Sepuluh gadis ini semuanya adalah gambaran dari orang Kristen yang sedang menunggu kedatangan Tuhan. Yang 5 gadis dibawa tetapi yang 5 gadis tidak di bawa, mengapa? karena 5 gadis bijaksana memiliki pelita yang tetap menyala, karena mereka memiliki persediaan minyak yang cukup.
Hari-hari ini kita harus cek diri kita masing-masing, apakah roh kita masih menyala-nyala kepada Tuhan? Kalau roh kita sudah mulai tidak menyala, kita harus melakukan intropeksi diri: "Mengapa ya?" Mungkin ada dosa atau sakit hati yang belum diselesaikan, Saudara harus cepat menyelesaikannya supaya Roh Saudara kembali menyala-nyala. Usahakanlah Saudara tidak dalam kondisi yang demikian, karena kalau Tuhan datang dan Saudara belum bangkit, maka Saudara akan seperti 5 gadis bodoh yang ditinggal karena sedang membeli minyak.
2. Melipatgandakan Talenta
Seperti seorang tuan yang memanggil 3 hambanya, ada yang diberi 5 talenta, 2 talenta dan 1 talenta. Talenta-talenta seperti itu juga yang Tuhan berikan kepada kita. Talenta berbicara tentang kemampuan, waktu, sumber daya, kesempatan untuk melayani Tuhan di bumi ini. Jadi bukan masalah dia seorang pendeta/ diaken, tetapi melayani Tuhan selama masih ada kesempatan - waktu - uang yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Masalahnya adalah talenta itu kita lipat gandakan atau hanya disimpan saja? Kalau hanya disimpan pasti dia tidak diangkat. Firman Tuhan katakan "Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi." (Mat 25:30)
3. Melakukan Kehendak Tuhan
Tuhan Yesus berkata: "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Mat 7:21-23).Marilah hari-hari ini kita melakukan kehendak Bapa di sorga. Kehendak yang mana? Kehendak Bapa untuk zaman ini. Bagaimana cara kita mengetahui kehendak Bapa pada zaman ini? Melalui Alkitab, karena 22% isi dari Alkitab berbicara tentang petunjuk untuk melakukan kehendak Tuhan pada zaman ini."Dia akan datang segera untuk kali yang kedua!" Tuhan mau kita melakukan bagian kita, yaitu pelipatgandakan Kerajaan Allah di bumi, yaitu dengan pergi dan jadikan semua bangsa murid Tuhan, tanam gereja, pergi dan penuhi marketplace dengan prinsip-prinsip Kerajaan Allah.
4.Menjadi Calon Mempelai Wanita Kristus
Dia adalah mempelai Pria. Dia akan segera datang dan Dia minta kita untuk hidup intim dengan Dia. Kalau kita hidup intim dengan Dia, maka kita akan mempercayai apa yang dikatakan-Nya. Bagaimana kita bisa mempercayai akan janji Tuhan ini kalau kita tidak hidup intim dengan Tuhan. Realisasinya adalah kita hanya berharap dan hanya mengandalkan Tuhan saja.
5. Menjadi seperti Anak Kecil di Hadapan Tuhan
Mat 18:3-4 "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga." Tuhan meminta kita untuk menjadi seperti anak kecil.
Karakter anak kecil, adalah:
a. Suka Menangis
Kalau kita berada di dalam hadirat Tuhan maka kita akan sering menangis. Mzm 51:18-19 "Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah." Tuhan sangat menyenangi hati yang hancur, seperti Daud berkata: "Tuhan, ampuni aku." Itu yang paling Tuhan senangi. Ini adalah persiapan untuk kita masuk dalam pengangkatan.
b. Tidak Mendendam
Kalau Saudara melihat anak kecil yang sedang bermain kadang-kadang mereka berantem saling pukul dan menangis, tetapi tidak lama kemudian akan main dan akrab lagi. Tetapi kalau kita orang dewasa jangankan dipukul, mendengar satu kata yang tidak enak saja dia akan mendendam seumur hidup. Firman Tuhan berkata: "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."
c. Sangat Percaya kepada Orang tuanya
Gembala Pembina pernah melihat sebuah peristiwa kebakaran; banyak orang yang kebingungan pada saat kebakaran itu. Ada seorang bapak menggendong sesuatu yang ditutupi selimut, keluar dari rumah yang terbakar itu. Setelah keluar, ternyata yang digendong itu adalah seorang anak kecil, dan anaknya itu hanya tertawa-tawa di tengah-tengah kobaran api, padahal bapaknya sudah ngos-ngosan. Anak itu sangat percaya kepada bapaknya. Kita memiliki Bapa yang luar biasa, Dia pencipta langit dan bumi.
d. Taat kepada Orang tuanya
Tidak ada orang tua yang mengajarkan sesuatu kepada anaknya yang masih berumur 1 1/2 tahun dengan menjelaskan berbagai alasannya. Biasanya orang tua hanya menyuruh ini dan itu tanpa menjelaskan alasannya. Setelah anak itu dewasa baru dijelaskan alasannya. Bapa di sorga pun demikian, Dia banyak menyuruh kita tanpa menjelaskan alasannya. Bagian kita yang diperlukan adalah 'taat'. Pada saat kita taat maka Tuhan akan memberikan pengertiannya. Kalau Tuhan mengatakan sesuatu biasanya pikiran kita langsung mencerna "logis/tidak". Kita jangan mencerna pikiran Tuhan, otak kita hanya sebesar bakpao. Bayangkan otak kita yang hanya sebesar bakpao mau mencerna otak-Nya Pencipta langit dan bumi, yang berkata: "Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku.." (Yes 66:1). Tuhan itu besar pikiran-Nya luas - lebar - panjang tidak bisa dicerna. Bagaimana otak kita bisa mencoba mencerna pikiran Tuhan, tidak bisa. Apa yang harus kita lakukan? Hanya taat, karena percaya dan ‘jalan’. Tuhan tidak akan membawa kita masuk ‘jurang’. Biarlah hari-hari ini kita berkata ‘Tuhan aku mau taat, meskipun itu tidak masuk akal, tetapi aku mau taat karena aku percaya bahwa Engkau adalah Bapaku.’ Amin (Sh)
Kotbah Gembala, Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, Jakarta, 2 Mei 2009
Bahasa asli dari kata rapture (Ing.) diambil dari kata raptu (Latin) yang artinya “diangkat ke atas” atau “diangkat terbawa.” kata Latin ini adalah padanan kata Harpazo (Yunani) yang memiliki arti: Diambil, dirampas, melarikan, membawa atau atau diangkat; seperti yang kita kenal sebagai pengangkatan. Rapture adalah suatu proses pengangkatan yang akan dialami orang percaya dan akan dibawa ke awan-awan untuk menyongsong Tuhan Yesus (I Tes 4:17), lalu masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba sebagai mempelai wanita-Nya.
Pengangkatan yang dimaksud ialah bahwa tubuh jasmani kita ini akan diubahkan menjadi “tubuh kemuliaan” dalam waktu seketika. Sehingga kita akan memiliki tubuh kemuliaan yang sama dengan Kristus ketika Ia diangkat. “Dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir.Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.” (I Kor 15:52)Pengangkatan tidak untuk semua orang Kristen/ percaya, akan tetapi HANYA bagi mereka yang memenuhi kualifikasi standar Tuhan. Hanya mereka yang mengikut Tuhan secara sungguh-sungguh dan hidup kudus yang akan diangkat.
Tuhan Yesus Berjanji akan datang kembali
Setiap peristiwa yang sudah, sedang dan yang akan terjadi di dunia ini telah dinyatakan oleh Allah melalui firman-Nya, seperti kemunculan pemimpin-pemimpin besar, kemunculan kerajaan-kerajaan, nabi-nabi, kelahiran Mesias termasuk kedatangan Tuhan yang kedua kali. Berikut ini janji Tuhan mengenai kedatangan-Nya kelak:
Yoh 14:2-3 “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.”
Yoh 14:28-29 “Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.” Tuhan Yesus akan kembali lagi! Ia akan menjemput umat-Nya yang kudus.
Mengapa Gereja-Nya diangkat?
Tujuan dari pengangkatan adalah untuk :
1. Tuhan Yesus menjemput Gereja-Nya.
Yoh 14:2 “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Kerinduan Tuhan Yesus adalah untuk sesegera mungkin bertemu dengan mempelai wanita-Nya yaitu Gereja Tuhan.
2. Menyelamatkan Gereja-Nya yang kudus dari masa kesukaran dan aniaya besar.
I Tes 5:1-10 “... Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, ...”
Why 3:10 “Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.” Sebab sebelum kedatangan Tuhan Yesus Kristus kedua kali di dunia ini (Second Coming, II Tes 2:3) akan terjadi dahulu masa kesusahan besar (Tribulation) yang dipimpin oleh Iblis sendiri melalui Antikris, ini merupakan masa penganiayaan yang sangat mengerikan terutama bagi orang Kristen atau para pengikut Kristus, sebab Antikris beserta segala kaki tangan-nya sangat membenci para pengikut Kristus.
Selain masa kesusahan besar adalah masa dimana Tuhan mencurahkan segala penghukuman terhadap orang-orang fasik di dunia ini, sebab inilah masa Tuhan membalaskan segala kejahatan yang dilakukan umat manusia sepanjang sejarah, ini adalah masa dimana Tuhan membalaskan segala aniaya yang dilakukan dunia ini terhadap anak-anak Tuhan. Tuhan beserta malaikat-Nya akan mencurahkan murka-Nya melalui dibukanya 7 materai, 7 sangkakala dan 7 cawan murka-Nya. Tidak henti-hentinya segala bencana, kesusahan, penyakit dan hukuman Tuhan akan terjadi selama 7 tahun masa kesusahan besar itu. Sehingga Firman Tuhan didalam II Pet 3:11-12 mengingatkan kita anak-anak-Nya untuk “... betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.” Tidak akan ada yang tahan menghadapi masa itu, dan tidak ada pilihan lain bagi kita untuk ikut di dalam pengangkatan Tuhan/ rapture.
3. Menyempurnakan orang kudus
Fil 3:21 “Yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.”
Mempersiapkan orang-orang kudus memerintah bersama Kristus dalam kerajaan 1000 tahun.
Anak - anak Tuhan mendapat mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah.
Kronologi
Kejadian rapture terjadi menurut waktu Bapa di Surga, tidak ada seorangpun yang tahu kapan. Kejadiannya begitu singkat.
Berikut ini adalah kronologi kedatangan Tuhan di awan-awan:
I Tes 4:16a “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi...”
2. Tuhan Yesus turun dari sorga ke angkasa/ langit.
I Tes 4:16b “... , maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga ...”
3. Orang-orang kudus yang telah mati dibangkitkan dan dikumpulkan di awan-awan.
I Tes 4:16c “...dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit”
5. Orang-orang kudus yang masih hidup akan diubah dengan tubuh kemuliaan dan dikumpulkan di awan-awan.
I Tes 4:17 “sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.”
6. Mereka yang telah berkumpul di awan-awan bersama-sama menyongsong Tuhan Yesus Kristus di angkasa/ langit.
Mat 24:30-31 “... Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.”
Apa yang tejadi di angkasa/ langit?
Kejadian di angkasa ini adalah kejadian yang adikodrati, yaitu sesuatu yang di luar apa yang dapat difikirkan oleh manusia, kita tidak bisa menebak dimana tempat kejadiannya, segalanya bersifat roh.
1. Persekutuan
Inilah untuk pertama kalinya kita muka bertemu muka dengan Tuhan Yesus Kristus. Setiap orang yang diangkat akan bergabung bersama-sama dengan Tuhan Yesus. Betapa berbahagianya Gereja Tuhan pada hari itu, sebab mereka bertemu mempelai pria-Nya yang telah lama dinanti-nantikan.
2. Pujian dan Penyembahan
Sebagai ungkapan syukur sebagai umat yang telah diselamatkan dan dibebaskan dari masa aniaya. Maka ada nyanyian syukur yang besar pada waktu itu (Why 4). Puji-pujian yang mengagungkan Tuhan Yesus terus menerus dinyanyikan oleh Gereja-Nya
3. Takhta Pengadilan Kristus.
II Kor 5:10 “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.”
Salah satu yang akan terjadi terhadap kita Gerejanya-Nya pada waktu bersama-sama dengan Kristus di angkasa adalah orang percaya harus memberikan pertanggung-jawaban di hadapan “takhta pengadilan Kristus” (Bematos, Yun.), dimana Kristus akan menjadi hakimnya dan akan “mengadili” SEMUA orang percaya yang ikut dalam pengangkatan. Pengadilan ini merupakan pengadilan yang serius, karena hal itu akan meliputi kemungkinan seseorang “kehilangan”, “kerugian” atau akan mendapat malu dan adanya ujian dengan api atas pekerjaan seorang sepanjang hidupnya (I Kor 3:13-15). Akan tetapi, pengadilan orang percaya tidak akan meliputi suatu pernyataan hukuman dari Allah.
Segala sesuatu akan terungkap. Kata “menghadap” (phaneroo, Yun.) dalam I Kor 5:10 berarti: “disingkapkan secara terus terang atau di hadapan umum”. Allah akan menguji dan menyatakan secara terbuka, dalam kenyataan yang benar, apa yang tidak pernah terungkap di dunia ini Tuhan akan singkapkan semua, seperti: Tindakan kita yang tersembunyi (Mrk 4:22; Rom 2:16); Watak kita (Rom 2:5-11); Perkataan kita (Mat 12:36-37); Perbuatan baik kita (Ef 6:8); Sikap kita (Mat 5:22); Motivasi kita (I Kor 4:5); Kekurangan kasih kita (Kol 3:18-4:1); Pekerjaan dan pelayanan kita (I Kor 3:13).
Perbuatan jahat orang percaya yang telah diakui dalam pertobatan, akan diampuni dalam kaitan dengan hukuman kekal (Rom 8:1), tetapi perbuatan itu masih diperhitungkan apabila dihakimi untuk menerima ganjaran, pahala atau hadiah. “Barangsiapa berbuat kesalahan, dia akan menanggung kesalahannya itu” (Kol 3:25). Akan tetapi segala perbuatan baik dan kasih orang percaya pun akan diingat oleh Allah dan akan diberi pahala (Ibr 6:10), “setiap orang ... kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan” (Ef 6:8).
Pengadilan pun melingkupi pekerjaan/ pelayanan seseorang yang tidak sempurna (excellent). II Kor 5: 10 “...sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.” Kata “jahat” pada ayat tersebut tidak mungkin mengandung arti sesungguhnya, sebab jika orang tersebut benar-benar jahat pastilah ia tidak akan ikut dalam pengangkatan. Tetapi kata jahat tersebut adalah kakos (Yun.) yang juga berarti “buruk” atau “salah”. Jadi Pengadilan Kristus juga melingkupi mengadili bagi setiap orang yang melakukan pekerjaan/ pelayanan-nya dengan buruk atau salah (tidak excellent). Orang seperti ini akan mendapat malu dan kehilangan pahala akan segala pengorbanan dan pekerjaan karena mereka mengerjakan pekerjaannya secara asal-asalan dan tidak sempurna.
Jadi, jika saat ini Saudara sedang melayani pekerjaan Tuhan atau bekerja di dunia sekuler atau apapun panggilan Saudara, lakukanlah itu dengan sempurna, kerjakan sebaik mungkin apa yang Tuhan sudah percayakan kepada kita, jangan asal-asalan. Sehingga pada waktu di angkasa kelak kita akan menerpa segala pahala dan mahkota kita secara penuh, tanpa harus mengalami kerugian dan malu.
I Kor 3:13-15 “Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.”
4. Perjamuan Kawin Anak Domba.
Why 19:9 Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”
Apa yang terjadi dibumi...? Great Tribulation
Sementara pesta pernikahan Anak Domba sedang berlangsung bagi mereka yang terangkat namun bagi mereka yang tertinggal akan masuk ke dalam masa tribulasi/ aniaya dan mengalami siksa, kemungkinan besar mereka yang tetap setia mengikut Yesus akan mati syahid atau menjadi martir ketika mereka mempertahankan iman percaya kepada Yesus dan ketika menolak menerima tanda 666.
Tribulation adalah bahasa Inggris untuk kata yang berasal dari bahasa Yunani “thlipsis” yang berarti menekan, menghimpit atau memeras (anggur) yang digunakan untuk arti kiasan dari : Penderitaan (II Kor 1:6), kesusahan (Suffer tribulation, I Tes 3:4), penindasan (II Tes 1:6), penganiayaan (Kis 8:1), keadaan yang sulit/ sesak (II Kor 2:4), bala bencana dan kedukaan. Tapi yang terjadi adalah lebih dari itu semua, yaitu GREAT TRIBULATION (Why 7:14) yaitu kesusahan yang besar. Bukan kesusahan atau penganiayaan yang biasa seperti yang pernah terjadi, akan tetapi kesusahan dan masa penganiayaan yang hebat yang belum pernah dan tidak akan terjadi lagi di dunia ini.
Dalam Injil, masa aniaya atau tribulasi disebut juga dengan beberapa istilah berikut ini:
1. Hari Tuhan (Yes 2:12;13:6,9; Yoel 1:15;2:1, 11,31; Obj 1:15; Zef 1:7,14; Mal 4:5; Kis 2:20; 1Tes 5:2; 2Tes 2:2)
2. Satu kali tujuh masa (Dan 9:27)
3. Hari besar murka (Wah 6:17)
4. Saat penghakimanNya (Wah 14:7)
5. Masa siksaan (Mat 24:21,29)
6. Akhir zaman (Mat 13:40)
7. Waktu kesusahan bagi Yakub (Yer 30:7)
Waktu kesusahan yang besar (Dan 12:1)
Keadaan ini sangat berbeda dengan keadaan di langit dimana orang-orang kudus dan Tuhan Yesus berada tentunya. Di situ kita umatnya bersuka-cita dalam Perjamuan Kawin Anak Domba. Akan tetapi di dunia, semua orang akan mengalami penganiayaan besar dibawah kepemimpinan Antikris. “Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi” (Mrk 13:19). Sangat mengerikan membaca nubuatan Alkitab tetang akhir zaman melalui ayat tersebut bukan? Tapi itulah yang akan terjadi.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.