animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Minggu, 10 Juli 2016

AKHIR DARI DUNIA



Penggambaran Sebuah Akhir 



Berapa lama dunia ini akan terus bertahan? Akankah dunia ini masih akan berlanjut selama ribuan tahun, ataukah kita hanya memiliki beberapa hari yang tersisa? Yang lain tidak berpikir bahwa dunia ini akan berakhir, bahwa ini akan tetap berjalan terus dan terus. 

Terdapat banyak ketakutan yang berbeda-beda yang muncul dalam beberapa tahun terakhir. Ada mata-mata dari komunis mengintai, dan ancaman bom. Adalah anggapan banyak orang sepanjang waktu bahwa dunia akan berakhir dalam bencana nuklir, bahwa Amerika Serikat dan Uni Soviet akan membom dunia hingga menjadi terlupakan. Lalu akan ada kelaparan. Dengan kelaparan yang mengerikan seperti mengamuk di seluruh dunia, sehingga terbayang bahwa dunia akan mati kelaparan.

Ada juga kecemasan terhadap bencana alam. Semua hutan mulai habis ditebang, paus, burung hantu, dan hewan lainnya akan terdesak punah; CFC yang akan merusak lapisan ozon; bencana itu akan merambat ke kota-kota; limbah nuklir akan mencemari semua air kita, dan pada dasarnya ulah kita sendiri yang akan menyebabkan dunia kita untuk berakhir.

Kemudian datang pemanasan global. Semua polusi menyebabkan suhu dunia kita meningkat. Iklim dunia akan menjadi lebih panas, es akan mencair, dunia akan tenggelam dalam keringatnya sendiri. Yang lainnya adalah serangan Y2K. Semua komputer akan kacau, perbankan akan ditutup, perdagangan dunia akan ditutup; penjarahan dan kerusuhan akan merajalela, pasar saham akan tumbang; pesawat tidak bisa terbang - dunia seperti yang kita lihat sekarang ini akan berakhir.

Berdasarkan hasil pengamatan kita sendiri terhadap peningkatan kepanikan yang melanda dunia kita dalam beberapa tahun terakhir, hal itu membawa kita ke pertanyaan, akankah dunia ini benar-benar akan berakhir? Jelas tidak ada bencana-bencana mengerikan diatas yang telah menyebabkan akhir yang mengerikan dari dunia ini.

Ribuan orang telah mempersiapkan tempat perlindungan mereka sendiri terhadap bom, menimbun pasokan makanan, amunisi dan apa pun yang mungkin diperlukan untuk bertahan hidup di dunia yang hampir hancur, tetapi, itu belum terjadi.

Apakah kehancuran hari kiamat akan terjadi? Apakah kita bisa memiliki prediksi yang lebih akurat dari semua kepanikan ini yang bisa diandalkan? Apakah ada cara dimana kita dapat mengetahui bagaimana dunia akan berakhir? Ada! Pada kenyataannya, sebuah buku telah menubuatkan bagaimana dunia ini akan berakhir. Kita bahkan diberi gambaran umum tentang akan seperti apa dunia ketika hari dahsyat itu terjadi. Buku ini tidak pernah meleset sekalipun, dan ini bukan suatu skema untuk mendapatkan uang Anda. Ini adalah sebuah buku yang hampir semua orang di dunia sudah memiliki atau paling tidak telah mendengarkan. Itu adalah Alkitab.

Alkitab, memang, berbicara banyak tentang akhir dunia, tapi bukan dalam cara yang sama seperti yang banyak digambarkan hari ini. Akhir dunia adalah sesuatu yang disebutkan Yesus sendiri lebih dari sekali, "sebagaimana ilalang dikumpulkan dan dibakar dalam api, maka demikian akan terjadi pada akhir dunia ini ... Matius 13:40 Jadi akan terjadi pada akhir dunia: para malaikat akan datang, dan memisahkan orang jahat dari orang benar. "Matius 13:49. "Ketika Dia duduk di atas Bukit Zaitun, para murid datang kepada-Nya secara pribadi, mengatakan," Beritahu kami, ketika hal-hal ini akan terjadi Dan apa yang akan menjadi tanda kedatangan-Mu, Dan akhir dunia? "Matius 24:3. "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu: dan, lihatlah, Aku menyertai kamu senantiasa, sampai akhir dunia." Matius 28:20. Dalam ajaran Yesus, berulang kali disebutkan "akhir dunia" atau seperti dalam versi New King James," akhir zaman." 

Mengingat semua prediksi modern dari akhir dunia telah gagal, apakah tidak masuk akal untuk melihat dan memahami apa yang dijelaskan dari Satu yang tidak pernah keliru mengenai akan seperti apa akhir dunia itu? Apakah akhir dunia adalah suatu peristiwa dimana kita perlu mengadakan persiapan? Apakah hal itu adalah sesuatu yang menakutkan? Apa yang akan menyebabkan dunia berakhir? Seperti apa akhir dunia itu? Berapa lama lagi sampai itu akhirnya terjadi?


Deskripsi dari Akhir

Akhir dari dunia adalah peristiwa yang dilihat dan dijelaskan oleh sebagian besar nabi, meskipun mereka tidak menggunakan kata-kata "akhir dari dunia." Demikian juga Yesus memberitahu kita kapan tepatnya akhir dunia dan apa yang akan menandainya.

Para murid telah mendengar Yesus mengatakan tentang akhir dari dunia lebih dari sekali, dan sekarang rasa ingin tahu mereka telah cukup ditusuk sehingga mereka bertanya tentang hal itu. "lalu Yesus berkata kepada mereka, 'Tidakkah kamu melihat semua hal ini? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, tidak ada satu batupun di sini akan dibiarkan terletak diatas batu yang lain, yang tidak akan diruntuhkan.?" Matius 24:2. Tatkala murid menunjukkan Yesus batu-batu besar dan megah dari bait suci (lihat ayat 1,) Yesus meramalkan apa yang menjadi teka-teki dalam pikiran orang Yahudi. Bait Allah adalah kebanggaan dan sukacita setiap orang Yahudi yang setia dan, berpikir bahwa itu akan dirobohkan adalah sebuah pikiran yang mengerikan bagi para murid, tetapi kata-kata Yesus itu terlalu polos untuk disalahpahami. Tidak satu batu itu akan dibiarkan berdiri di atas yang lain.

Ketika para murid mencapai tempat yang lebih terpencil, mereka meminta informasi lebih lanjut seperti apa itu akan terjadi. “Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" Matius 24:3. Para murid mengaitkan kehancuran bait suci dengan akhir dunia, tetapi mereka juga menghubungkan akhir dunia dengan peristiwa lain—"tanda kedatangan-Mu dan akhir dunia." Para murid telah belajar bahwa akhir dunia berhubungan dengan kedatangan Yesus. Yesus sendiri berkata, "Ketika Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan-Nya, dan semua malaikat kudus dengan-Nya, maka Ia akan duduk di atas takhta kemuliaan-Nya: Dan di hadapan-Nya akan dikumpulkan semua bangsa: dan Dia akan memisahkan mereka satu dengan yang lain, seperti gembala memisahkan domba dari kambing... Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya." Matius 25 : 31, 32, 41.

Ketika Yesus datang dalam kemuliaan-Nya, orang jahat akan dipisahkan dari orang benar sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing. Pemisahan orang benar dari jahat, kata Yesus akan terjadi pada akhir dunia. “Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.” Matius 13:49, 50.

Jadi, apakah ini akan menjadi suatu hari yang menentukan? Dalam menjawab pertanyaan para murid, Yesus memberikan banyak simbol maupun penggambaran paling mulia dari apa yang akan terjadi pada akhir dunia: “Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.” Matius 24:30, 31.

Tentu saja, akan tidak ada suasana yang lebih mulia daripada Kedatangan Yesus yang Kedua ini. Ketika semua bangsa di bumi akan melihat Yesus datang diangkasa dari surga, mereka akan menangis dan meratap. Mereka melihat Dia yang telah mereka hina dan hindari datang dengan keagungan yang tak terbandingkan; dengan kemuliaan. Mereka tahu bahwa azab mereka dimetraikan. Matanya seperti "nyala api" (Wahyu 1:14) dan menembus jiwa serta membaca pikiran yang paling dalam dari hati. Yesus kembali sebagai Firman Allah (Yohanes 1:1, 14; Wahyu 19:13) “kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita”, Ibrani 4:12. Orang fasik berdukacita karena mereka tahu bahwa Yesus dapat melihat mereka jauh kepada yang terdalam sekalipun, melihat setiap kali mereka mengabaikan panggilan untuk keselamatan; dan mereka tahu bahwa mereka hilang.

Yesus melanjutkan bahwa Dia akan datang dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Kemuliaan dan kekuasaan Tuhan memenuhi segenap langit dan "setiap mata akan melihat Dia." Wahyu 1:7. Kemudian, dengan tanda dari suara nyaring sangkakala Allah, semua orang benar berkumpul untuk bersama-sama dengan Tuhan. Ini adalah deskripsi Yesus mengenai kedatangan-Nya sekaligus tentang bagaimana akhir dari dunia berdosa ini.

Ada begitu banyak toko-tokoh saleh lainnya yang menjelaskan betapa mengagumkannya hari itu. Bahkan, Kedatangan Yesus yang Kedua dan akhir dari dunia adalah salah satu tema yang terus menerus diulang dalam Alkitab. Jauh kebelakang, pada awal perjalanan sejarah dunia ini, Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya [kata Yunaninya adalah hagios, harfiah "yang kudus"], hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan." Yudas 14 15. Ayub juga tahu tentang ini: “Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu.” Ayub 19:25-27.

Raja Daud melihat akhir dunia: Allah kita datang dan tidak akan berdiam diri, di hadapan-Nya api menjilat, sekeliling-Nya bertiup badai yang dahsyat. Ia berseru kepada langit di atas, dan kepada bumi untuk mengadili umat-Nya: "Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi, yang mengikat perjanjian dengan Aku berdasarkan korban sembelihan!". Mazmur 50:3-5. Yesaya juga melihat hari besar, "sebagai amarah Tuhan ada pada semua bangsa, ... Dan semua tentara langit akan hancur, dan langit akan digulung seperti gulungan: ... Sebab TUHAN mendatangkan hari pembalasan dan tahun pengganjaran karena perkara Sion." Yesaya 34:2,4,8.

Yeremia mengatakan apa yang ia lihat: “Dan engkau ini, nubuatkanlah segala firman ini kepada mereka. Katakanlah kepada mereka: TUHAN akan menengking dari tempat tinggi dan memperdengarkan suara-Nya dari tempat pernaungan-Nya yang kudus; Ia akan mengaum hebat terhadap tempat penggembalaan-Nya, suatu pekik, seperti yang dipekikkan pengirik-pengirik buah anggur, terhadap segenap penduduk bumi. Deru perang akan sampai ke ujung bumi, sebab TUHAN mempunyai pengaduan terhadap bangsa-bangsa; Ia akan berperkara dengan segala makhluk: Orang-orang fasik akan diserahkan-Nya kepada pedang, demikianlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, malapetaka akan menjalar dari bangsa ke bangsa, suatu badai besar akan berkecamuk dari ujung-ujung bumi. Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN dari ujung bumi sampai ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang.” Yeremia 25:30-33.

Yoel juga mencatatkan hari klimaks ini, “Di depannya bumi gemetar, langit bergoncang; matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya. Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya?” Joel 2:10, 11.

Paulus juga melihat hari ini, “dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.” II Tesalonika 1:7, 8.

Petrus memberikan gambaran yang paling jelas dari apa yang akan terjadi pada akhir dunia. Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. II Petrus 3:10-12. Para nabi, dari permulaan hingga akhir membicarakan hari besar ini. Tidak ada keraguan bahwa Alkitab berbicara tentang akhir dunia, tapi seperti apa tepatnya yang akan terjadi ketika hari itu tiba?





Orang-orang Terbagi dalam Dua Kelompok

Orang-orang Benar 


Sesungguhnya, akan ada banyak peristiwa yang beragam yang akan terjadi pada akhir dunia, tetapi hal yang paling penting dari kesemuanya adalah apa yang akan terjadi dengan orang-orang benar. Apakah yang akan terjadi kepada mereka yang telah membuat sebuah komitment untuk mengikuti Tuhan kemana saja Dia membawa mereka? 

Akhir dari dunia bukanlah sesuatu yang begitu mengerikan atau memuakkan bagi mereka yang telah setia menaati Tuhan dan Firman-Nya. Kenyataanya, akhir dari dunia adalah sesuatu yang paling indah dari apapun juga bagi orang-orang benar. Tidak akan ada yang lebih baik. Ini adalah perwujudan dari pengharapan mereka dan juga merupakan kelepasan untuk selama-lamanya dari dosa-dosa serta kutuk yang sangat mengerikan yang menyertainya.

Hanya beberapa jam sebelum Yesus di khianati, Dia memberikan sebuah janji terbesar yang pernah diberikan. “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” Yohanes 14:1-3. Yesus berjajanji pada murid-murid-Nya bahwa Dia akan datang kembali! Betapa itu seharusnya menggetarkan hati mereka dengan sukacita ketika mereka dicobai untuk menyerah pada dukacita karena Tuhan mereka diambil dari antara mereka. Meskipun Dia tidak lagi bersama-sama dengan mereka, mereka tahu bahwa Dia akan kembali, dan ketika Dia kembali mereka akan bersama selamanya dengan Tuhan mereka. (lihat 1 Tesalonika 4:17). Mungkin janji termanis dari semua janji bagi mereka adalah bahwa Yesus akan datang kembali. Paulus menyebutnya Pengharapan yang Penuh Bahagia. “Dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus;” Titus 2:13. Ini adalah KETIKA Yesus datang dalam kemuliaan-Nya maka orang-orang benar akan menerima upahnya. “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.” Matius 16:27. “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya... Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” Matius 25:31,34. Yesus berjanji bahwa ketika Dia akan datang kembali dengan kemuliaan, maka untuk seterusnya orang-orang benar akan menerima upah yang di janjikan kepada mereka.

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.” 1 Tesalonika 4:16-18. Tuhan akan turun dari sorga dengan sebuah seruan kemenangan yang dahsyat. Dia akan memanggil orang-orang kudus-Nya yang sedang tidur keluar dari kubur mereka sebagaimana Dia memanggil Lazarus dua ribu tahun yang lalu. Itu akan menjadi seruan paling mulia yang pernah diucapkan dan itu akan mengitari seluruh bulatan bumi. Suara itu akan menusuk masuk ke telinga dari semua orang yang telah mati di dalam Yesus. Kemudian terompet dari Allah yang Maha kuasa akan dibunyikan, “dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.” 1 Korintus 15: 52,53. Perubahan ini akan terjadi pada semua, baik yang telah lebih dahulu meninggal maupun yang masih tetap hidup, “dalam sekejap mata.” 1 Korintus 15: 52. Bukanlah kedatangan yang kedua itu yang akan terjadi dalam sekejap tetapi peristiwa diubahkanlah yang akan terjadi dalam sekejap. Para malaikat akan diutus ke semua empat penjuru dunia ini untuk mengumpulkan bersama-sama orang-orang terpilih Tuhan, yakni mereka yang masih tetap hidup hingga waktu itu dan mereka yang baru saja bangkit dari kuburnya untuk mengenakan kekekalan. (Lihat Markus 13:27.) dan semua akan menyongsong Juruselamat mereka di angkasa dan diangkat pergi ke “laut kaca bercampur api” (Wahyu 15:2).

Betapa mulia hari itu kelak bagi orang-orang benar! Tidak heran bahwa para nabi memandang kedepan dengan penuh penantian yang mendalam dan sungguh-sunguh. Tidak heran hari besar ini diulang berkali-kali pada seluruh Alkitab. Tidaklah juga mengherankan dimana umat-umat yang setia sekarang ini dapat melihat kedepan kepada akhir dari dunia, bukan dengan ketakutan, tetapi dengan sebuah kegairahan yang besar.


Orang-orang Jahat

Bagi orang-orang benar, akhir dari dunia akan menjadi suatu peristiwa terbesar dalam kehidupan mereka, namun tidaklah demikian bagi mereka yang memalingkan telinga mereka terhadap hukum. Itu akan menjadi hari yang paling mengerikan yang dapat dibayangkan oleh mereka. Amos mencatat pengalaman mereka yang penuh derita. “Celakalah mereka yang menginginkan hari TUHAN! Apakah gunanya hari TUHAN itu bagimu? Hari itu kegelapan, bukan terang! Seperti seseorang yang lari terhadap singa, seekor beruang mendatangi dia, dan ketika ia sampai ke rumah, bertopang dengan tangannya ke dinding, seekor ular memagut dia! Bukankah hari TUHAN itu kegelapan dan bukan terang, kelam kabut dan tidak bercahaya?”. Amos 5:18-20. Amos menggunakan penjelasan yang sangat jelas dari seorang manusia yang melarikan diri dari singa namun kemudian bertemu seekor beruang. Tidak ada keraguan, itu adalah benar-benar hari yang buruk. Segera setelah engkau lolos dari singa, engkau dihadang oleh seekor beruang! Kemudian, pada akhirnya ketika merasa telah berada di rumah dan berpikir bahwa semua telah baik-baik saja sekarang, seekor ular menggigit tangan anda. Demikianlah itu akan terjadi bagi mereka yang tidak mempersiapkan diri bagi akhir dari dunia.

Yohanes mencatat tangisan penuh ratapan dari mereka yang tidak setia dan taat pada Tuhan kita. “Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan? Wahyu 6:14-17. Gantinya bertemu Tuhan mereka dengan sukacita, sebagaimana yang orang-orang benar lakukan, para pemberontak lari untuk bersembunyi dari hadapan Tuhan. Mereka lari sebagaimana para imam dan ahli-ahli taurat melarikan diri dari Yesus ketika Dia membersihkan bait suci. (Lihat Yohanes 2:14,15). Tatkala langit dipenuhi dengan kemuliaan-Nya, mereka bersembunyi dari Pencipta sebagaimana Adam dan Hawa bersembunyi dari Tuhan di taman ketika mereka berdosa (Lihat Kejadian 3:8). Bagi mereka, adalah lebih baik untuk ditimpa oleh batu-batu daripada memandang mata dari Penebus mereka. Mereka mengetahui bahwa mereka telah menyia-nyiakan belas kasihannya dan mereka bersalah. Mereka dipenuhi hasrat untuk bersembunyi dari Dia yang datang untuk “membalas setiap orang menurut perbuatan mereka” Matius 16:27.

Yesus tidak datang sekarang sebagai Seorang yang lemah dan rendah dalam palungan, tetapi sekarang Dia berkendara sebagai Seorang Raja yang menang. “Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil... Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa. “ Wahyu 19:11,14, 15. Sekarang sebagia Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuan, Dia datang kembali, bukan hanya untuk menerima umat-umat-Nya yang setia namun juga menjatuhkan hukuman ke atas mereka yang telah menolak untuk menerima panggilan rahmat-Nya. “dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya, apabila Ia datang pada hari itu untuk dimuliakan di antara orang-orang kudus-Nya dan untuk dikagumi oleh semua orang yang percaya, sebab kesaksian yang kami bawa kepadamu telah kamu percayai.” II Tesalonika 1:7-10.

Ketika Yesus datang kembali untuk dimuliakan dalam umat-umat-Nya yang setia, ini juga akan menjadi sebuah hari yang penuh dengan tangisan dan ratapan yang besar bagi para pemberontak. Ia akan datang dengan api yang menghanguskan dan menghukum dengan kehancuran kekal semua mereka yang tidak memasrahkan kehidupan mereka kepada-Nya. Api yang menghanguskan sesungguhnya tidak lain daripada kemuliaan kehadiran-Nya. Tidak seorangpun yang pernah melihat kemuliaan Bapa. Hanya begitu sedikit yang telah melihat kemuliaan Yesus tanpa selubung. Tapi ketika Dia datang kembali, hal ini akan benar-benar berbeda. Setiap orang akan melihat kemuliaan-Nya karena “setiap mata akan melihat Dia.” Wahyu 1:7. Setiap orang akan memandang Dia, dan ini akan menjadi suatu peristiwa yang paling mulia yang pernah diketahui oleh dunia ini. Yesus akan datang “dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.” Lukas 9:26. Dunia ini tidak pernah melihat sebuah penyataan yang mulia semacam itu. seorang malaikat, pada kebangkitan Yesus, telah cukup untuk memukul sekelompok tentara Roma yang keras hari jatuh terjerembab ke tanah bagaikan orang mati. Bayangkan apa yang akan terjadi ketika seluruh langit dipenuhi dengan kemuliaan dari “berlaksa-laksa kali berlaksa-laksa dan beribu-ribu” malaikat (Wahyu 5:11). Tetapi sesungguhnya ada setidaknya tiga kemuliaan dan dua yang lainnya adalah kemuliaan Bapa dan kemuliaan dari Anak. Kemuliaan ini telah cukup menyebabkan wajah Musa bercahaya (lihat Keluaran 34:29-35) dan juga menyebabkan para murid dicekam ketakutan dan menundukkan wajah mereka (lihat Matius 17:6). Sekarang seluruh kemuliaan dikosongkan dari Sorga dan dituangkan ke atas dunia. Tidak heran para pemberontak menjerit ketakutan. Kenyataannya, kemuliaan ini sangatlah dahsyat sehingga menghanguskan mereka yang tidak belajar dari Yesus melalui mempelajari Alkitab dan berdoa. “Kemudian si pendurhaka akan dinyatakan, yakni dia yang akan dilenyapkan Tuhan dengan nafas mulut-Nya dan akan musnah dengan kemuliaan dari kedatangan-Nya kembali.” II Tesalonika 2:8, NKJV. Kemuliaan tersebut akan sangat hebat sehingga mereka yang tidak bersesuaian dengan kemuliaan Tuhan oleh menghidupkan hukum-Nya akan dihanguskan oleh terang dan kemuliaan pada hari itu.

Tidaklah heran orang-orang jahat takut akan akhir dari dunia. Mereka dipenuhi ketakutan dari dalam dunia dan dari luar dunia pada hari yang menentukan itu, karena itu sesungguhnya adalah “hari gelap gulita dan kelam kabut” bagi mereka (Yoel 2:2). Bagi orang-orang benar akhir dari dunia dapat di hadapi dengan pengharapan dan sukacita yang besar karena pada hari itu mereka akan dituntun untuk berseru, “"Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya!" Yesaya 25:9. Sebagaima berlawanan antara siang dan malam demikian akan menjadi nasib dari dua kelompok ini. Bagi yang satunya, itu adalah awal kekekalan yang penuh sukacita dan bagi yang lain, kegelapan dan keputusasaan dari malam yang kekal. Dimana engkau akan berada pada hari yang besar dan dahsyat itu? Tidak akan ada kelompok yang ditengah-tengah, engkau akan berada pada di sisi yang satu atau yang lainnya. Itulah mengapa akhir dari dunia merujuk kepada “masa penuaian.”

“Masa penuaian adalah akhir dari dunia.” Matius 13:39. Dalam masa penuaian ada pemisahan, dan ketika masa penuaian itu selesai, ada pemisahan kedalam dua kelompok—gandum dan lalang. Hasil panen itu akan ditampi dan disaring sampai hanya biji yang baik yang tetinggal, sementara sekam hanya baik untuk dibakar. “Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya. Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak." Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumipun dituailah... Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak.” Wahyu 14:14-16,18. Yohanes melihat dua tuaian—bukan tiga, empat, atau lima; hanya dua. Terdapat gandum yang kering sepenuhnya (dosa telah dilenyapkan dari kehidupan mereka), dan juga terdapat anggur yang sudah matang sepenuhnya (yaitu mereka yang penuh dalam dosa). Anda akan berada di dalam satu dari dua tuaian ini. Tidak ada jalan untuk melarikan diri. Berada di sisi yang satu atau yang lainnya.

Bagi kebanyakna orang, akhir dari dunia akan datang sebagai suatu kejutan yang paling besar dalam hidup mereka. Mereka makan, minum, membeli, menjual, menanam, membangun, tetapi akhir dari dunia datang dan mereka tidak siap. Mereka mengeluhkan kata-kata penuh ratapan, “Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!” Yeremia 8:20. Apakah anda siap bagi akhir dari dunia, atau itu siap untuk mengambil anda? Nasib anda bergantung atas keputusan yang anda buat hari ini. 


Sumber: stepstolife.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?