animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Jumat, 27 Januari 2017

AFGANISTAN TUDING IRAN PASOK ROKET UNTUK TALIBAN



AFGANISTAN TUDING IRAN PASOK ROKET UNTUK TALIBAN



Iran dituding memasok rudal kepada kelompok Taliban



KABUL - Iran dituding terus memberikan Taliban roket untuk menyerang pasukan Afghanistan. Tudingan tersebut dilontarkan oleh gubernur provinsi Helmand kepada surat kabar harian Afghanistan, Hayat Allah Hayat.

Gubernur Helmand mengatakan bahwa sepuluh roket ditembakkan oleh Taliban ke markas pemerintah di Provinsi Helmand, yang berbatasan dengan Pakistan. Ia mengatakan bahwa serpihan rudal itu menunjukkan bahwa rudal-rudal tersebut dibuat di Iran seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (24/1/2017).

Para pejabat Afghanista menambahkan bahwa roket buatan Iran yang diluncurkan Taliban juga ditemukan dalam bentrokan yang terjadi di kota-kota Krmesar dan Sunken.

Gubernur Helmand percaya bahwa alasan di balik dukungan Teheran kepada Taliban adalah karena perselisihan kedua negara terkait Sungai Helman. Sungai tersebut mengalir ke danau Hamon di Baluchestan, Iran timur. Teheran percaya, Afghanistan telah mengubah jalur sungai sehingga menyebabkan danau mengering.

Selain itu, pada bulan Februari 2016, pihak berwenang Afghanistan menemukan ranjau buatan Iran dan cadangan senjata serta amunisi. Ranjau, senjata, serta amunisi itu ditemukan di gudang saat pasukan keamanan menyerbu salah satu markas besar Taliban di provinsi Bamiyan, bagian tengah negara itu. 




http://international.sindonews.com/read/1173769/40/afghanistan-tuding-iran-pasok-roket-untuk-taliban-1485250800



**************************


IRAN: JIKA TRUMP BATALKAN KESEPAKATAN, PROGRAM NUKLIR DI MULAI KEMBALI


Kepala badan Atom Iran, Ali Akbar Salehi menyatakan, pihaknya akan kembali menghidupkan program persenjataan nuklir, jika Trump membatalkan kesepakatan nuklir




TEHERAN - Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Ali Akbar Salehi menyatakan, pihaknya akan kembali menghidupkan program persenjataan nuklir, jika Presiden baru Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan kesepakatan nuklir.

"Iran siap untuk melanjutkan program nuklirnya jika pemerintahan Presiden Trump memutuskan untuk mempertimbangkan mencabut kesepakatan P5+1," ucap Salehi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (24/1).

Kesepakatan itu dicapai antara Iran dengan lima negara kekuatan dunia pada akhir tahun 2015 lalu. Kesepakatan bersejarah itu akhirnya tercapai setelah melalui negosiasi yang berjalan selama kurang lebih satu dekade.

Pekan lalu, dalam sebuah wawancara dengan media Inggris, Trump menegaskan akan membatalkan kesepakatan tersebut. Dia bahkan menyebut kesepakatan itu adalah kesepakatan terburuk yang pernah dia lihat.

"Saya tidak senang dengan kesepakatan nuklir Iran, saya pikir itu salah satu kesepakatan terburuk yang pernah dibuat," katanya dalam wawancara itu.

Iran sendiri telah berulangkali menyatakan akan memberikan respon keras jika Trump membatalkan kesepakatan itu. Teheran juga menyebut mereka tidak akan menegosiasikan ulang kesepakatan itu. 


http://international.sindonews.com/read/1173815/43/iran-jika-trump-batalkan-kesepakatan-program-nuklir-dimulai-kembali-1485257953




*********************


IRAN TOLAK KEHADIRAN AS DALAM PEMBICARAAN DAMAI SURIAH






Jakarta, Kabarna.ID — Iran menentang keikutsertaan Amerika Serikat dalam peIran Tolak Kehadiran AS dalam Pembicaraan Damai Suriah

Jakarta, Kabarna.ID — Iran menentang keikutsertaan Amerika Serikat dalam pembicaraan damai Suriah di ibu kota Kazakhstan, Astana pada 23 Januari mendatang.

“Kami menentang kehadiran mereka dan kami juga belum mengundang mereka,” ujar Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif kepada kantor berita Iran, Tasnim, seperti dikutip AFP, Rabu (18/1).

Penolakan ini bertentangan dengan dua negara penggagas perundingan, Rusia dan Turki, yang jusru mengharapkan pemerintahan baru AS di tangan Donald Trump ikut terlibat dalam perundingan ini.

Juru bicara Kemlu Iran, Bahram Ghasemi, mengatakan sejauh ini tidak ada penambahan negara peserta pembicaraan di Astana. Menurutnya, jumlah peserta yang terlalu banyak “dapat meningkatkan resiko gagalnya perundingan damai.”

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Shamkhani menuturkan Teheran tetap menolak mengundang Washington dalam perundingan damai ini. Ia berujar, tidak ada alasan bagi AS untuk ikut dalam penyelesaian perang sipil di Suriah.

“Di luar pertanyaan apakah mereka [AS] perlu berperan dalam negosiasi di Astana, tidak ada alasan bagi AS untuk ikut dalam inisiatif politik terkait krisis di Suriah ini,” ucap Ali yang turut memantau koordinasi internasional dalam Perang di Suriah.

Upaya pembicaraan perdamaian antara pemerintah Presiden Bashar Al-Assad dan pemberontak terjadi setelah kedua pihak sepakat melakukan gencatan senjata.

Gencatan senjata berhasil dicapai berkat bantuan Ankara dan Moskow. Iran dan dan Rusia merupakan sekutu utama Suriah dalam konflik ini, sementara Turki merupakan pendukung dari para pemberontak.

Hingga saat ini, baik Iran, Rusia, dan Turki masih membahas siapa pejabat yang akan mewakili negara mereka ke Astana.

Ghasemi menambahkan, masih ada kesempatan bagi negara lain untuk turut serta dalam pembicaraan damai ini jika “langkah pertama”, perundingan 23 Januari nanti, sukses berjalan.

“Pertemuan ini tidak akan dilakukan pada tingkat menteri, tapi mungkin berada pada tingkat wakil menteri,” katanyambicaraan damai Suriah di ibu kota Kazakhstan, Astana pada 23 Januari mendatang.

“Kami menentang kehadiran mereka dan kami juga belum mengundang mereka,” ujar Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif kepada kantor berita Iran, Tasnim, seperti dikutip AFP, Rabu (18/1).

Penolakan ini bertentangan dengan dua negara penggagas perundingan, Rusia dan Turki, yang jusru mengharapkan pemerintahan baru AS di tangan Donald Trump ikut terlibat dalam perundingan ini.

Juru bicara Kemlu Iran, Bahram Ghasemi, mengatakan sejauh ini tidak ada penambahan negara peserta pembicaraan di Astana. Menurutnya, jumlah peserta yang terlalu banyak “dapat meningkatkan resiko gagalnya perundingan damai.”

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Shamkhani menuturkan Teheran tetap menolak mengundang Washington dalam perundingan damai ini. Ia berujar, tidak ada alasan bagi AS untuk ikut dalam penyelesaian perang sipil di Suriah.

“Di luar pertanyaan apakah mereka [AS] perlu berperan dalam negosiasi di Astana, tidak ada alasan bagi AS untuk ikut dalam inisiatif politik terkait krisis di Suriah ini,” ucap Ali yang turut memantau koordinasi internasional dalam Perang di Suriah.

Upaya pembicaraan perdamaian antara pemerintah Presiden Bashar Al-Assad dan pemberontak terjadi setelah kedua pihak sepakat melakukan gencatan senjata.

Gencatan senjata berhasil dicapai berkat bantuan Ankara dan Moskow. Iran dan dan Rusia merupakan sekutu utama Suriah dalam konflik ini, sementara Turki merupakan pendukung dari para pemberontak.

Hingga saat ini, baik Iran, Rusia, dan Turki masih membahas siapa pejabat yang akan mewakili negara mereka ke Astana.

Ghasemi menambahkan, masih ada kesempatan bagi negara lain untuk turut serta dalam pembicaraan damai ini jika “langkah pertama”, perundingan 23 Januari nanti, sukses berjalan.

“Pertemuan ini tidak akan dilakukan pada tingkat menteri, tapi mungkin berada pada tingkat wakil menteri,” katanya




http://tz.ucweb.com/1_1Mr8e



****************

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?