animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Selasa, 31 Januari 2017

NETANYAHU BERKOMENTAR: KEDUBES AS DAN SELURUH NEGARA HARUS DI PINDAHKAN KE YERUSALEM







Netanyahu mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera memindahkan Kedutaan Besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem untuk memperkuat hal ini




TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras Yerusalem adalah ibukota dari Israel. Dia mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera memindahkan Kedutaan Besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem untuk memperkuat hal ini.

"Posisi Israel tetap sama, yakni kedubes AS harus dipindahkah ke Yerusalem," kata Neyanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Harretz pada Minggu (29/1).

"Yerusalem adalah ibukota Israel, saya berharap Kedutaan Besar asing lainnya yang berada di Israel akan mengikuti langkah AS kelak. Saya percaya AS akan segera memindahkan kedutaan mereka," sambungnya.

Sebelumnya pada pekan lalu, Gedung Putih mengatakan rencana pemindahan Kedubes AS di Israel ke Yerusalem sudah dalam tahap awal pembicaraan. ”Kami berada di tahap yang sangat awal untuk membahas hal ini,” kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer.

Yerusalem sendiri sampai saat ini masih menjadi wilayah yang diperebutkan antara Israel dan Palestina. Palestina sudah menyiapkan Yerusalem timur sebagai ibu kota masa depan negara mereka. Tapi, Israel ingin Yerusalem sepenuhnya jadi ibu kota negara Yahudi itu.

AS sejatinya tidak mengakui wilayah Yerusalem sebagai wilayah Israel dan menyatakan wilayah itu status-quo. Namun, Donald Trump membuat perubahan yang pro-Israel dengan menjanjikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Ratusan warga Palestina di berbagai kota, termasuk di Yerusalem Timur memprotes rencana pemindahan Kedubes AS tersebut.


http://international.sindonews.com/read/1175245/43/netanyahu-as-harus-pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-1485691111



*******************



NETANYAHU BERKOMENTAR: SELURUH NEGARA HARUS PINDAHKAN KEDUBES KE YERUSALEM







Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, seluruh negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel harus memindahkan Kedutaan Besar mereka ke Yerusalem




TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, seluruh negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel harus memindahkan Kedutaan Besar mereka ke Yerusalem. Netanyahu berpadangan, Yerusalem adalah ibukota sebenarnya dari Israel.

Sejauh ini baru Amerika Serikat (AS) yang berencana untuk memindahkan kedubes mereka ke Yerusalem. Namun, Netanyahu yakin satu persatu negara akan memindahkan kedubes mereka ke Yerusalem.

"Hal ini yang tepat adalah, tidak hanya kedutaan Amerika berada di Yerusalem, tapi semua kedutaan harus dipindahkan ke Yerusalem. Dan, saya percaya dari waktu ke waktu sebagian besar dari mereka memang akan memindahkannya ke Yerusalem," ucap Netanyahu, seperti dilansir Thepeninsulaqatar pada Senin (30/1).

Yerusalem sendiri sampai saat ini masih menjadi wilayah yang diperebutkan antara Israel dan Palestina. Palestina sudah menyiapkan Yerusalem timur sebagai ibu kota masa depan negara mereka. Tapi, Israel ingin Yerusalem sepenuhnya jadi ibu kota negara Yahudi itu.

AS sejatinya tidak mengakui wilayah Yerusalem sebagai wilayah Israel dan menyatakan wilayah itu status-quo. Namun, Donald Trump membuat perubahan yang pro-Israel dengan menjanjikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. 


http://international.sindonews.com/read/1175519/43/netanyahu-seluruh-negara-harus-pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-1485777556



*****************


JIKA AS PINDAHLAN KEDUBES KE YERUSALEM, PALESTINA BATAL AKUI  ISRAEL



Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, pihaknya bisa saja membatalkan pengakuan atas Israel, jika AS memindahkan Kedutaan Besarnya di Israel ke Yerusalem


RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, pihaknya bisa saja membatalkan pengakuan atas Israel, jika Amerika Serikat (AS) memindahkan Kedutaan Besarnya di Israel ke Yerusalem.

Abbas menuturkan melalui sebuah surat yang disampaikan kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Surat itu dikirimkan Abbas kepada Trump pada pekan lalu.

"Saya menulis surat kepada Presiden (terpilih) Trump untuk meminta dia untuk tidak melakukannya. Tidak hanya langkah ini mencabut AS dari semua legitimasi dalam memainkan peran dalam resolusi konflik, juga akan menghancurkan solusi dua negara," ucap Abbas.

"Jika pemindahan kedutaan berlangsung, akan ada beberapa pilihan untuk kami, dan kami akan mendiskusikannya dengan negara-negara Arab. Membatalkan pengakuan atas Israel adalah salah satu dari mereka. Tapi kami berharap tidak mencapai titik itu, dan sebaliknya, kita akan dapat bekerja dengan pemerintahan Amerika berikutnya," tambahnya.

Pernyataan Abbas ini merujuk pada perjanjian Oslo pada tahun 1993. Dimana Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengakui satu sama lain dalam perjanjian tersebut.

Wacana pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem sendiri semakin kencang terdengar jelang pelantikan Trump. Banyak pihak percaya pemindahan kedutaan ini akan membuat situasi di Timur Tengah "meledak". 


http://international.sindonews.com/read/1171093/43/jika-as-pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-palestina-batal-akui-israel-1484472419


******************

"KEDUBES AS PINDAH KE YERUSALEM, SERANGAN TERHADAP MUSLIM SEDUNIA"



Kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Palestina mengutuk janji Presiden terpilih Amerika Serikat Donal Trump untuk pindahkan Kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem


YERUSALEM - Grand Mufti Yerusalem Muhammad Hussein mengutuk rencana pemindahan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Rencana itu dijanjikan Presiden terpilih AS Donald Trump saat kampanye.

Jika Kedubes AS nekat dipndahkan, kata Hussein, itu akan menjadi “serangan terhadap umat Muslim di seluruh dunia”.

”Janji untuk memindahkan kedutaan bukan hanya serangan terhadap warga Palestina, tetapi serangan terhadap warga Arab dan Muslim, yang tidak akan tinggal diam,” kata Hussein selama khotbah di masjid Al-Aqsa, di Kota Yerusalem.

”Pemindahan kedutaan melanggar piagam dan norma-norma internasional yang mengakui Yerusalem sebagai kota yang diduduki (Israel)," kata Hussein, seperti dikutip Times of Israel, semalam (13/1/2017).

Palestina menganggap Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan. Sedangkan Israel menyatakan seluruh kota Yerusalem sebagai ibukotanya.

Pada Selasa lalu, para pemimpin Palestina telah menyerukan warga Muslim untuk salat Jumat di masjid Al-Aqsa untuk memprotes janji kampenye Trump.

Sementara itu, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas telah meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu menghentikan AS memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. Upaya Abbas itu diungkap seorang pejabat senior Palestina, Saeb Erekat.

Erekat mengatakan, dia telah meneruskan pesan dari Abbas untuk Putin selama kunjungan ke Moskow, di mana dia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

”Surat (Abbas) itu meminta Presiden Putin untuk melakukan apa yang dia bisa lakukan soal informasi yang kita miliki bahwa Presiden terpilih Donald Trump akan memindahkan kedutaan (AS) ke Yerusalem, yang bagi kami adalah garis merah dan berbahaya,” kata Erekat.

Erekat telah memperingatkan bahwa langkah Trump itu bisa menyiratkan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Hal itu, ujarnya, bisa mengobarkan ketegangan di Timur Tengah dan mengacaukan upaya perdamaian yang sedang dirintis.

Erekat melanjutkan, PLO akan mencabut pengakuannya atas negara Israel jika Trump nekat memindahkan kedutaan AS.


http://international.sindonews.com/read/1170859/43/kedubes-as-pindah-yerusalem-serangan-terhadap-muslim-sedunia-1484358678


*****************


ABAS PERINGATKAN TRUMP TIDAK PINDAHKAN KEDUBES AS KE YERUSALEM



Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk tidak memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem


RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk tidak memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem. Peringatan itu disampaikan Abbas melalui sebuah surat yang disampaikan langsung pada Trump.

"Langkah tersebut akan memiliki dampak buruk pada proses perdamaian, pada solusi dua negara dan pada stabilitas dan keamanan seluruh wilayah," tulis Abbas dalam surat kepada Trump, seperti dilansir Al Jazeera pada Selasa (10/1).

Abbas juga diketahui mengirimkan surat kepada kekuatan-kekuatan dunia lainnya, termasuk Rusia, China dan Uni Eropa. Dalam suratnya Abbas menyerukan kekuatan dunia untuk mencegah AS memindahkan kantor perwakilannya di Israel.

Sejumlah pihak sebelumnya telah mewanti-wanti Trump untuk tidak memindahkan kedutaan AS, yang saat ini berada di Tel Aviv tersebut. Salah satu pihak yang mewanti-wantu Trump adalah Yordania.

Menurut Yordania, jika Kedubes AS nekat dipindahkan akan jadi hadiah bagi ekstremis untuk mengobarkan kekerasan.

“Kedutaan Besar AS berpindah akan menjadi ‘garis merah’ bagi Yordania, dan akan mengobarkan (perlawanan) (faksi pro-) Islam dan Arab,” kata Menteri Informasi Yordania Mohammed Momani.

Dia menambahkan, pemindahan itu juga akan menjadi “hadiah bagi ekstremis”. “Rencana kontroversial akan memiliki implikasi bencana pada beberapa tingkatan, termasuk situasi regional,” ujarnya


http://international.sindonews.com/read/1169636/43/abbas-peringatkan-trump-tak-pindahkan-kedubes-as-ke-yerusalem-1484033549



***********************


TOLAK PEMINDAHAN KEDUBES AS, PEMIMPIN PALESTINA SERUKAN DOA BERSAMA



Palestina galang dukungan untuk menolak pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem


YERUSALEM - Pemimpin Palestina menyerukan berdoa bersama di seluruh masjid di Timur Tengah pada pekan ini. Hal itu sebagai protes rencana Presiden terpilih Donald Trump yang ingin memindahkan kedubes Amerika Serikat (AS) ke Yerusalem.

Pejabat senior Palestina dan anggota Komite Pusat kelompok Fatah, Mohammad Shtayyeh mengatakan pemindahan kedubes AS berarti mengakhiri solusi dua negara. Dia mengatakan pemimpin Palestina telah diberitahu oleh kontak diplomatik bahwa Trump bisa memerintahkan pemindahan kedubes AS pada saat pelantikannya pada 20 Januari nanti.

Shtayyeh mengatakan para pemimpin Palestina sedang mempertimbangkan untuk menarik pengakuan terhadap Israel jika pemindahan itu terlaksana. Ia juga menyerukan berdoa bersama di seluruh masjid di Timur Tengah pada Jumat pekan ini dan gereja-gereja untuk membunyikan lonceng mereka sebagai tanda protes pada hari Minggu.

"Saya berpikir dan kita semua berpikir bahwa memindahkan kedutaan ke Yerusalem adalah langkah berbahaya yang akan memiliki konsekuensi berbahaya bagi jalur politik untuk bangsa kita dan aspirasi masa depan kita dan untuk Muslim, Arab, negara-negara Kristen dan orang-orang di seluruh dunia," tutur Shtayyeh.

"Kami tidak menghasut kekerasan. Dering lonceng gereja bukanlah tindakan kekerasan. Menyerukan untuk doa bukanlah tindakan kekerasan," katanya seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (11/1/2017).

Sebelumnya Presiden Palestian Mahmoud Abbas telah menulis surat untuk Trump mendesak dia untuk tidak memindahkan kedutaan. Abbas menyebut bahwa pemindahan itu adalah gari merah yang bisa membahayakan prospek perdamaian. 


http://international.sindonews.com/read/1170111/43/tolak-pemindahan-kedubes-as-pemimpin-palestina-serukan-doa-bersama-1484138051


*************

PINDAHKAN KEDUBES KE YERUSALEM, TRUMP DEKLARASIKAN PERANG DENGAN UMAT ISLAM




Kedubes AS di Tel Aviv


YERUSALEM - Rencana Donald Trump untuk memindahkan kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Israel ke Yerusalem adalah deklarasi perang terhadap umat Islam. Begitu pernyataan seorang pembantu dekat Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump ingin membatalkan kebijakan pemerintah dan memindahkan kedutaan besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Penasihat Trump mengatakan langkah tersebut adalah prioritas untuk presiden terpilih setelah pelantikan pada akhir bulan ini.

Tapi rencana ini menuai kritik dari salah satu ajudan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Mahmoud al-Habash mengatakan usulan untuk memindahkan kedutaan adalah deklarasi perang terhadap umat Islam.

"Semuanya bisa runtuh jika kedutaan akan dipindahkan ke Yerusalem. Hal ini dapat membuka lebar-lebar pintu kemungkinan yang tidak diinginkan oleh semua orang," katanya. Ia pun memperingatkan jika Palestina tidak akan berdiam diri dan hanya menonton jika langkah itu benar-benar terjadi seperti dikutip dari Express, Minggu (8/1/20167).

Presiden Abbas sendiri telah memperingatkan langkah itu akan menyebabkan kemunduran besar bagi proses perdamaian Israel-Palestina. "Kami mendengar banyak laporan yang berkaitan dengan memindahkan kedutaan besar AS, yang kami harap tidak benar dan tidak akan dilaksanakan," kata Abbas.

"Tetapi jika dilaksanakan maka proses perdamaian di Timur Tengah, dan bahkan perdamaian di dunia, akan dalam krisis yang mana kita tidak akan bisa keluar," imbuhnya. 


http://international.sindonews.com/read/1169059/43/pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-trump-deklarasikan-perang-dengan-umat-islam-1483861652


*******************


YORDANIA: KEDUBES AS DI ISRAEL PINDAH KE YERUSALEM HADIAH UNTUK EKSTRIMIS



Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Tel Aviv, Israel. Presiden terpilih AS Donald Trump ingin pindahkan Kedubes itu ke Yerusalem


AMMAN - Pemerintah Yordania memperingatkan bahaya dari rencana presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang ingin memindahkan Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Menurut Yordania, jika Kedubes AS nekat dipindahkan akan jadi hadiah bagi ekstremis untuk mengobarkan kekerasan.

Yordania hingga kini masih tercatat sebagai salah satu sekutu dekat AS di Timur Tengah. Peringatan dari Yordania muncul, karena wilayah Yerusalem masih diperebutkan oleh Palestina dan Israel, di mana berbagai faksi pro-Islam dan Arab sudah siap membela Palestina untuk mempertahankan Yerusalem.

Peringatan dari Yordania disampaikan oleh Menteri Informasi Mohammed Momani. Peringatan itu sebagai respons atas pernyataan Trump yang berencana memindahkan Kedubes AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Trump selama kampanye pemilu AS beberapa waktu lalu mendukung Israel untuk memindahkan ibu kotanya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Kedutaan Besar AS berpindah akan menjadi ‘garis merah’ bagi Yordania, dan akan mengobarkan (perlawanan) (faksi pro-) Islam dan Arab,” kata Momani. Dia menambahkan, pemindahan itu juga akan menjadi “hadiah bagi ekstremis”.

“Rencana kontroversial akan memiliki implikasi bencana pada beberapa tingkatan, termasuk situasi regional,” ujarnya, seperti dikutip AP, Sabtu (7/1/2017).

Meski demikian, ada sejumlah tanda selama beberapa minggu terakhir yang menunjukkan bahwa relokasi Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem mungkin benar-benar terjadi. Penasihat senior Trump, Kellyanne Conway, pada Desember 2016 mengatakan bahwa pemindahan Kedubes AS merupakan prioritas yang sangat besar bagi presiden terpilih AS.

Para pejabat Israel, termasuk Wali Kota Yerusalem Nir Barkat, mengaku sudah dihubungi tentang lokasi yang tepat untuk pemindahan Kedubes AS. Washington sudah memiliki bangunan di kawasan Arnona yang rencananya akan jadi lokasi pemindahan Kedubes AS.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, tidak percaya Trump akan memenuhi janji kampanyenya untuk memindahkan Kedubes AS tersebut. Dia memperingatkan konsekuensi jika Kedubes AS nekat dipindahkan.

Negosiator senior Palestina, Saeb Erekat, mengatakan jika Kedubes AS dipindahkan, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) akan menarik pengakuannya atas negara Israel. Penarikan pengakuan ini akan merusak harapan untuk rekonsiliasi Arab-Israel. 



http://international.sindonews.com/read/1168800/43/yordania-kedubes-as-di-israel-pindah-yerusalem-hadiah-untuk-ekstremis-1483726030

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?