animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Selasa, 31 Januari 2017

PROTES RESOLUSI DK PBB, NETANYAHU PANGGIL DUBES AS UNTUK ISRAEL, NETANYAHU SEBUT KEPUTUSAN PILIH ABSTEIN AS MEMALUKAN,NETANYAHU MERASA AS DAN DUNIA BELUM BERHENTI SERANG ISRAEL, NETANYAHU AKAN COBA GAGALKAN RESOLUSI DK SELANJUTNYA, ISRAEL HENTIKAN HUBUNGAN KERJA DENGAN 12 NEGARA PENDUKUNG RESOLUSI PBB, INGGRIS MRAGUKAN DAN AUSTRALIA TAK SEPAKATI HASIL PERUNDINGAN DAMAI ISRAEL - PALESTINA




Netanyahu dilaporkan telah memanggil Duta Besar AS untuk Israel, Daniel Shapiro


YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampaknya masih sangat kesal dengan Amerika Serikat (AS) terkait dengan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB soal permukiman ilegal di tanah Palestina. AS mengambil sikap abstain yang membuat resolusi itu akhirnya disahkan DK PBB. 

Sebagai respon terbaru, Netanyahu dilaporkan telah memanggil Duta Besar AS untuk Israel, Daniel Shapiro. Melansir USA Today pada Senin (26/12), pemanggilan Shapiro ini untuk memprotes sikap AS di DK PBB.

Pemanggilan Shapiro ini dibenarkan oleh Kementerian Luar Negeri AS. "Dia (Shapiro) akan bertemu dengan Netanyahu pada sore nanti," kata Kemlu AS dalam sebuah pernyataan.

Selain Shapiro, Netanyahu juga memanggil 10 Duta Besar negara anggota DK PBB lainnya. Mereka adalah Inggris, China, Rusia, Prancis, Mesir, Jepang, Uruguay, Spanyol, Ukraina dan Selandia Baru.

Sementara itu, sebagai bentuk penolakan atas resolusi tersebut Komite Perencanaan dan Pembangunan Israel di Yerusalem dilaporkan akan segera menyetujui rencana pembangunan pemukiman baru di tanah Palestina.

Media Israel, Haaretz melaporkan 140 rumah rencananya akan didirikan di Pisgat Ze'ev, 262 di Ramat Shlomo dan 216 di Ramot. "Permintaan izin bahkan terus meningkat di Pisgat Ze'ev dan Ramot, dan komite kemungkinan akan menambah jumlah permukinan yang akan dibangun pada akhir pekan ini," bunyi laporan Haaretz. 


http://international.sindonews.com/read/1165861/43/protes-resolusi-dk-pbb-netanyahu-panggil-dubes-as-untuk-israel-1482739621


****************



 NETANYAHU SEBUT KEPUTUSAN PILIH ABSTEIN AS MEMALUKAN


Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam keputusan AS untuk abstein dalam resolusi DK PBB untuk menghentikan pembangunan permukiman di wilayah pendudukan


YERUSALEM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan menuduhnya telah melakukan penyergapan memalukan di PBB atas resolusi pemukiman di Tepi Barat. Ia pun mengatakan memandang ke depan untuk bekerja sama dengan Presiden AS terpilih Donald Trump.

Netanyahu mengatakan bahwa pilihan abstain AS kontras dengan komitmennya untuk tidak memaksakan kondisi dalam mencapai kesepakatan akhir terhadap Israel di Dewan Keamanan (DK) PBB. "Pemerintah Obama melakukan penyergapan anti-Israel yang memalukan di PBB," kata Netanyahu seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Minggu (25/12/2016).

Netanyahu menyebut keputusan abstein AS telah menyimpang tetapi mengatakan Israel akan mengatasinya. Ia mengatakan telah berbicara dengan para pemimpin AS, baik Demokrat dan Republik, yang bersumpah untuk bergerak melawan termasuk teman Israel yang masuk dalam pemerintahan presiden terpilih.

"Keputusan yang diambil di PBB kemarin adalah bagian dari karya seni dari dunia lama yang bias terhadap Israel," kata Netanyahu.

"Kita sedang memasuki era baru dan sebagai Presiden terpilih Trump mengatakan kemarin, ini akan terjadi lebih cepat daripada orang berpikir. Dalam era baru ini ada harga yang tinggi bagi orang yang mencoba untuk menyakiti Israel," katanya. 


http://international.sindonews.com/read/1165649/43/pilih-abstein-netanyahu-sebut-keputusan-as-memalukan-1482640882


***********


NETANYAHU SEBUT PIDATO KERRY BIAS DAN MELAWAN ISRAEL



TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam pidato Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry soal solusi dua negara sebagai satu-satunya cara mendamaikan Israel dan Palestina. Pemimpin Israel itu menyebut pidato Kerry bias dan melawan Israel.

Netanyahu menilai pidato Kerry tak jauh beda dengan isi resolusi Dewan Keamanan PBB yang memerintahkan penghentian seluruh proyek permukiman di tanah Palestina yang diduduki Israel.

“Seperti resolusi Dewan Keamanan PBB, bahwa Menteri Kerry melangkah malam ini, pidatonya miring terhadap Israel,” kata Netanyahu dalam pernyataan berbahasa Inggris, seperti dikutip Reuters, Kamis (29/12/2016).

Netanyahu menuduh pidato Kerry “obsesif menangani permukiman” yang sangat ditentang AS. ”Kerry hampir menyentuh pada akar konflik, perlawanan Palestina kepada negara Yahudi dalam batas apapun,” lanjut pernyataan Netanyahu.

Sebelumnya, dalam pidatonya Kerry terang-terangan menyatakan sikap AS yang konsisten mewujudkan proposal perdamaian Israel dan Palestina, meski ada penentangan keras dari Israel.

”Solusi dua negara adalah satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi antara Israel dan Palestina,” kata Kerry. Cara itu, lanjut Kerry, juga untuk menjamin masa depan Israel sebagai negara Yahudi dan negara demokratis. 



http://international.sindonews.com/read/1166593/43/netanyahu-sebut-pidato-kerry-bias-dan-melawan-israel-1482953325


*********************


NETANYAHU MERASA AS DAN DUNIA BELUM BERHENTI SERANG ISRAEL



YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yakin Amerika Serikat (AS) dan dunia internasional belum berhenti menyerang Israel terkait dengan isu Palestina. Hal itu disampaikan saat Netanyahu berbicara di depan Menteri dari partai Likud. 

"Masalahnya adalah ini masih panas dan ini bukan akhir dari itu," ucap Netanyahu merujuk pada resolusi Dewan Keamanan (DK) soal permukiman Israel di tanah Palestina, seperti dilansir Haaretz pada Minggu (25/12).

Dalam pertemuan itu, Netanyahu juga mengatakan, menurut informasi yang mencapai Israel, tidak ada keraguan pemerintahan Barack Obama berada di belakang resolusi, dengan membantu membuat dokumen dan memastikan resolusi itu lolos. 

Netanyahu mengatakan, hal ini bertentangan dengan kebijakan tradisional AS, mengenai memaksa Israel melalui DK. Dia juga menyebut resolusi ini juga merupakan pelanggaran terhadap janji yang pernah disampaikan oleh Obama pada tahun 2011 dahulu.

Pemimpin Israel itu menambahkan, sebelum resolusi itu disahkan, dia sudah melakukan kontak dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry. "Seperti yang saya katakan kepada John Kerry pada hari Kamis, teman tidak akan menyeret teman-temannya ke DK PBB," ucap Netanyahu.

Resolusi ini sendiri diketahui sebagai resolusi pertama soal konflik Israel-Palestina, khususnya soal permukiman Israel dalam kurun waktu 35 tahun terakhir. Dimana, dalam setiap resolusi yang diajukan ke DK PBB sebelumnya selalu gugur karena selalu di veto oleh AS. 


http://international.sindonews.com/read/1165724/43/netanyahu-as-dan-dunia-belum-berhenti-serang-israel-1482669897


*****************


NETANYAHU AKAN COBA GAGALKAN RESOLUSI DK SELANJUTNYA


TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya akan berusaha untuk mengagalkan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB selanjutnya mengenai konflik Israel dan Palestina. Pernyataan itu disampaikan jelang adanya Konferensi Internasional di Paris, Prancis.

Netanyahu menuturkan, dia melihat adanya kemungkinan hasil pertemuan yang rencananya akan digelar pekan depan itu bisa menjadi resolusi DK PBB selanjutanya. Untuk mencegah itu, Netanyahu menyebut pihaknya akan mengambil semua cara yang memungkinkan.

"KTT mendatang di Paris tidak menarik tapi ada tanda-tanda mereka akan mencoba untuk mengubah keputusan yang dibuat menjadi resolusi lain di Dewan Keamanan," ucap Netanyahu, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (4/1).

" Upaya utama yang kita lakukan sekarang adalah untuk mencegah resolusi lain di DK PBB , dan juga untuk mencegah adanya keputusan yang diambil Kuartet (PBB, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Rusia)," sambungnya.

Dia menambahkan langkah tersebut mungkin akan diambil sebelum Presiden AS Barack Obama menanggalkan jabatannya pada 20 Januari mendatang.

Paris akan menjadi tuan rumah konferensi tentang penyelesaian konflik Israel-Palestina pada 15 Januari. Israel menolak untuk mengambil bagian dalam acara, dan mengatakan mereka lebih suka mengadakan pembicaraan bilateral langsung dengan pihak Palestina, dibandingkan terlibat dalam konferensi semacam ini. 


http://international.sindonews.com/read/1168013/43/netanyahu-akan-coba-gagalkan-resolusi-dk-selanjutnya-1483503247



**********************


ISRAEL HENTIKAN HUBUNGAN KERJA DENGAN 12 NEGARA PENDUKUNG RESOLUSI PBB


TEL AVIV - Kementerian Luar Negeri Israel dilaporkan menghentikan semua hubungan kerja dengan 12 negara anggota Dewan Keamanan (DK) PBB yang mendukung resolusi anti-Israel. Resolusi DK PBB itu memerintahkan Israel menghentikan seluruh pembangunan permukiman di tanah Palestina yang diduduki.

Langkah kementerian itu atas permintaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Keputusan diambil satu hari Israel memanggil 10 duta besar negara-negara pendukung resolusi DK PBB. Pemerintah Israel menegur para diplomat itu karena negara mereka memberikan dukungan suara untuk resolusi.

Menteri luar negeri dan duta besar dari Inggris, Prancis, Rusia, China, Jepang, Ukraina, Angola, Mesir, Uruguay, Spanyol, Senegal dan Selandia Baru tidak akan diterima di Kementerian Luar Negeri Israel selama hubungan kerja dihenatikan. Menurut Times of Israel, Selasa (27/12/2016), para diplomat itu juga tidak akan diperkenankan melakukan pertemuan dengan PM Netanyahu.

Amerika Serikat (AS) yang abstain dan tidak memveto resolusi telah terlibat ketegangan dengan sekutu utamanya itu. Netanyahu mengecam pemerintah Barack Obama yang dia sebut “memalukan” dan ”curang” karena tidak membela Israel dengan hak vetonya.

Netanyahu bahkan menuduh Obama bersekongkol dengan Palestina untuk memuluskan resolusi tersebut di DK PBB. ”Menurut informasi kami, kami tidak ragu bahwa pemerintahan Obama memulai itu (resolusi), berdiri di belakangnya, mengkoordinasikan kata-kata dan menuntut itu diteruskan,” tuding Netanyahu.

Gedung Putih membantah tuduhan Netanyahu. Menurut Gedung Putih, AS khawatir pembangunan permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki mengancam solusi dua-negara.

Alasan itulah yang jadi pertimbangan AS memilih abstain dalam voting resolusi DK PBB. ”AS telah mengirimkan pesan bahwa pemukiman harus berhenti, secara pribadi dan publik, selama lima dekade,” kata Duta Besar AS untuk PBB, Samantha Power.

Samantha menegaskan bahwa AS masih berkomitmen untuk menjamin keamanan Israel dan bekerja mewujudkan solusi dua negara; Israel dengan Palestina. 


http://international.sindonews.com/read/1166021/43/israel-hentikan-hubungan-kerja-dengan-12-negara-pendukung-resolusi-pbb-1482794204


**********


Netanyahu Sebut Konferensi Paris Tak Berguna



Netanyahu menyebut konferensi yang bertujuan mencari soluasi damai atas konflik Israel-Palestina itu sebagai sesutau yang tidak berguna


TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali melemparkan serangan terhadap konferensi Paris. Netanyahu menyebut konferensi yang bertujuan mencari soluasi damai atas konflik Israel-Palestina itu sebagai sesutau yang tidak berguna. 

Netanyahu mengatakan konferensi yang diikuti oleh 70 negara itu tidak berisi sama sekali. Justru, lanjut Netanyahu, konferensi itu hanya akan membuat upaya damai antara Israel dan Palestina semakin sulit dilakukan.

"Konferensi di Paris adalah konferensi tidak berharga dan kosong. Itu hanya bertujuan untuk mencoba memaksa Israel untuk menyetujui kondisi yang tidak membantu kepentingan nasional Israel," kata Netanyahu, seperti dilansir Arutz Sheva pada Minggu (15/1).

"Konferensi ini juga menutup kesempatan untuk perdamaian, karena memperkuat penolakan Palestina untuk berunding dan memungkinkan mereka untuk mengabaikan kebutuhan untuk kompromi tanpa prasyarat. Saya harus mengatakan konferensi ini adalah nafas terakhir dari dunia masa lalu. Besok akan berbeda, dan besok sangat dekat," pungkasnya.

Konfrensi Paris sendiri digelar sejak kemarin, hingga hari ini. 70 negara yang hadir, termasuk Indonesia, akan menegaskan solusi dua negara adalah satu-satunya cara untuk bisa menyelesaikan masalah Israel-Palestina. 


http://international.sindonews.com/read/1171121/43/netanyahu-sebut-konferensi-paris-tak-berguna-1484481549


***********************


NETANYAHU PASTIKAN ABSEN DALAM KONFERENSI PARIS



Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memastikan diri tidak akan hadir dalam konferensi Paris


YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memastikan diri tidak akan hadir dalam konferensi Paris. Konferensi perdamaian Israel dan Palestina itu rencananya akan digelar pada akhir pekan ini.

Netanyahu menyatakan, salah satu alasan mengapa dia enggan hadir dalam konferensi itu adalah karena konferensi itu sedari awal ditujukan untuk mendukung Palestina dan menekan Israel.

"Ini sebuah konferensi yang dicurangi, dicurangi oleh Palestina dengan naungan Prancis untuk mengadopsi sikap anti-Israel," kata Netanyahu pasca melakukan pertemuan Menteri Luar Negeri Norwegia Borge Brende.

"Hal ini dapat membuat upaya damai semakin sulit dilakukan. Ini tidak akan mewajibkan kita untuk hadir atau mematuhi hasil pertemuan. Ini adalah peninggalan dari masa lalu. Ini adalah napas terakhir dari masa lalu," sambungnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Jumat (13/1).

Pemimpin Israel itu kembali menegaskan pihaknya hanya menerima upaya damai langsung, yakni melalui pertemuan bilateral antara Israel dan Palestina.

Terkait upaya damai langsung, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov sebelumnya menuturkan pihaknya siap untuk menengahi pembicaraan langsung antara Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Lavrov mengatakan saat ini pihaknya menunggu kesediaan keduanya untuk datang ke Moskow. 


http://international.sindonews.com/read/1170745/43/netanyahu-pastikan-absen-dalam-konferensi-paris-1484310379


*****************


LIEBERMAN: KONFERENSI PRANCIS DI TUJUKAN UNTUK MENGADILI ISRAEL


YERUSALEM - Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman mengecam konferensi perdamian yang akan digelar di Paris, Prancis pada pertengahan Januari mendatang. Konferensi yang diinisiasi Prancis itu dimaksudkan untuk mencari solusi damai Israel dan Palestina.

Lieberman mengatakan, konferensi yang rencananya akan dihadiri oleh 70 negara itu merupakan ajang untuk mengadili Israel, dan bukan untuk mencari solusi damai. Dia bahkan meminta warga Yahudi di Prancis untuk meninggalkan negara itu sebagai bentuk protes atas diselengarakannya konferensi tersebut.

"Ini benar-benar hanya pengadilan terhadap negara Israel. Ini adalah pertemuan puncak yang tujuannya adalah untuk merusak keamanan Israel dan menghancurkan nama baik Israel," kata Lieberman, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (27/12).

"Ini juga mungkin waktu untuk memberitahu kepada umat Yahudi di Prancis, itu buka nnegara Anda, itu bukan tanah Anda. Tinggalkan Prancis dan datang ke Israel. Itulah satu-satunya respon terhadap skema ini," sambungnya.

Dia menambahkan, orang-orang Yahudi Prancis harus membuat keputusan ini jika mereka ingin tetap diakui sebagai umat Yahudi, dan memastikan keturunan mereka tetap menjadi umat Yahudi.

Pernyataan Lieberman ini tidak terlepas dari pernyataan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault. Aryault menyatakan, apapun yang terjadi, Prancis tetap berkomitmen untuk menggelar konferensi damai Timur Tengah.

"Prancis masih bertekad untuk mengadakan konferensi di Paris untuk menegaskan kembali perlunya solusi dua-negara. Kami tidak akan menyerah sekarang," kata Ayrault 


http://international.sindonews.com/read/1166251/43/lieberman-konferensi-prancis-ditujukan-untuk-mengadili-israel-1482847518


********************************


AUSTRALIA TAK SEPAKATI HASIL PERUNDINGAN DAMAI ISRAEL - PALESTINA


Australia menarik diri dari pernyataan penutup konferensi Perdamaian Timur Tengah di Paris, di mana lebih dari 70 negara bertemu untuk mencoba menghidupkan kembali proses perdamaian yang tersendat antara Israel dan Palestina.

Komunike penutup pertemuan Paris, yang berlangsung (15/1) malam, menegaskan bahwa hanya solusi dua negara antara Israel dan Palestina yang bisa menyelesaikan konflik.

Pernyataan itu juga "menerima" adopsi resolusi Dewan Keamanan PBB yang, bulan lalu, mengutuk aktivitas permukiman Israel di Tepi Barat.

Seorang juru bicara untuk kantor Menteri Luar Negeri Julie Bishop mengatakan, "walau Pemerintah Australia memiliki perwakilan dalam konferensi Paris, ini tak berarti kami setuju dengan setiap elemen dari pernyataan akhir".

"Prioritas yang paling penting haruslah dimulainya kembali perundingan langsung antara Israel dan Palestina untuk solusi dua-negara sesegera mungkin."

Pada Minggu (15/1), Inggris juga mengatakan, pihaknya keberatan akan hasil dari konferensi di Paris, menyebut hal itu mempertaruhkan "posisi yang sudah sulit".

Inggris memiliki status pengamat di konferensi tersebut dan tidak mendukung komunike akhir.

Australia adalah satu-satunya negara yang berbicara secara terbuka terhadap resolusi dewan keamanan -yang didukung AS -tentang permukiman bulan lalu. Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, menyebut resolusi itu "berpihak" dan "sangat mengganggu perdamaian".

Pemerintah AS memuluskan jalan resolusi, yang menuntut diakhirinya pembangunan permukiman Israel, tersebut dan membuat para pejabat Israel mengarahkan serangan keras terhadap Presiden AS Barack Obama dan Menteri Luar Negeri John Kerry.

Pada waktu itu Menlu Bishop mencatat, Australia bukanlah anggota Dewan Keamanan dan tak memenuhi syarat untuk memberikan suara pada resolusi tersebut, tetapi mengindikasikan bahwa Pemerintah Federal tak mendukung langkah yang diperdebatkan itu.




Benjamin Netanyahu berpendapat bahwa sebuah negara Palestina akan menjadi ‘ancaman keamanan besar’, kata pengamat Israel.


Konferensi paris sebuah peluang penting

Komentator Palestina, Salem Barahmeh, yang berbasis di Tepi Barat, mengatakan, Palestina kecewa Perancis tidak menggunakan konferensi tersebut sebagai kesempatan untuk mengakui secara resmi negara Palestina, namun mengatakan, secara keseluruhan mereka berbesar hati dengan inisiatif tersebut.

"Ada pergeseran untuk menginternasionalisasi konflik ini," kata Salem.

"Secara historis, saya pikir sudah sangat jelas bahwa negosiasi bilateral yang dimediasi oleh AS tak berjalan," sambungnya.

Salem mengatakan, pertemuan Paris sangat signifikan, digelar setelah munculnya resolusi Dewan Keamanan PBB bulan lalu.

"Saya pikir itu adalah kesempatan yang sangat penting. Mengungkap kebutuhan untuk mengatasi solusi dua negara sebelum hal itu tidak mungkin lagi," ujar Salem.

"Saya pikir masyarakat internasional menegaskan kembali solusi dua negara karena itu akan lebih terancam di bawah pemerintahan Amerika yang akan datang. Jadi ini hanyalah sebuah pengakuan bahwa masyarakat internasional tak akan menerima hal lain selain hal-hal yang didasarkan pada perbatasan tahun 1967," jelasnya.


Informasi kunci

• Pernyataan penutup dalam pembicaraan resolusi Israel-Palestina menegaskan kembali kecaman terhadap permukiman Israel di Tepi

• Australia memiliki perwakilan di konferensi Paris tapi menolak untuk menandatangani seluruh pernyataan akhir

• Bulan lalu, Australia menarik diri dari gerakan AS untuk mengakhiri pembangunan permukiman Israel


Israel menentang inisiatif Paris

Menurut analis Israel, Ofer Salzburg, yang bekerja dengan International Crisis Group di Yerusalem, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah menentang inisiatif Paris sejak awal.

"Ia merasa bahwa Abbas telah mampu melakukan ini kepadanya -untuk mengakalinya dan membuat komunitas internasional mendukung pandangan Palestina," utara Ofer.

Ia mengatakan, skenario optimal Perdana Menteri Israel adalah untuk mencoba untuk menunda status akhir dari pembicaraan damai tersebut.

"Netanyahu berpikir bahwa sebuah negara Palestina adalah masalah keamanan besar, ancaman strategis bagi Israel. Ia juga berpikir bahwa mencaplok Tepi Barat dan memberikan kewarganegaraan Israel kepada semua warga Palestina di Tepi Barat adalah skenario mimpi buruk bagi Israel," sebutnya.

Ofer mengatakan, Perdana Menteri Netanyahu berusaha untuk menghindari kedua skenario itu untuk saat ini, tetapi Pemerintahan Trump mungkin memojokkan PM Israel.

"Ada beberapa orang di kanan dan kirinya yang ingin melihat momen pengambilan keputusan. Kami perlu melihat apakah Netanyahu mampu menangkis tekanan ini. Pilihan yang tampaknya didapat Netanyahu, didapat Israel dari Presiden Trump adalah semakin lebih sulit untuk menolak tekanan dari sayap kanan," terangnya.





http://www.tribunnews.com/australia-plus/2017/01/17/australia-tak-sepakati-hasil-perundingan-damai-israel-palestina?page=3


*********************


INGGRIS RAGUKAN PERUNDINGAN PERDAMAIAN TIMUR TENGAH DI PARIS




Seorang pejalan kaki menggunakan payung bergambar bendera Inggris di London, 25 Juni 2016


Metrotvnews.com, Paris: Inggris mengungkapkan keraguannya atas hasil konferensi perdamaian Timur Tengah di Paris. Bahkan Inggris menyebut jika konferensi itu justru mengancam akan mempersulit keadaan.

Kantor Luar Negeri Inggris mengemukakan jika keraguan ini disebabkan konferensi internasional itu tidak melibatkan mereka yang bersengketa. Apalagi ini dilakukan hanya beberapa hari jelang peralihan kepemimpinan Amerika Serikat (AS).

"Ada bahaya, karena itu, jika konferensi tersebut justru akan memperkuat sikap pihak tertentu pada saat kita perlu keadaan mendorong pada perdamaian," dikutip dari Reuters, Selasa (17/1/2017).

Inggris menjadi pengamat di konferensi itu. Negara tersebut tidak mendukung komunike akhir, yang disepakati 70 negara, yang menegaskan kembali bahwa hanya solusi dua negara yang bisa menyelesaikan sengketa Israel-Palestina.

Konferesi itu juga memperingatkan bahwa mereka tidak akan mengakui langkah sepihak dari kedua sisi, yang bisa menghambat perundingan.

Inggris pada bulan lalu mengkritik Menteri Luar Negeri AS John Kerry karena menggambarkan pemerintah Israel sebagai pemerintahan paling sayap kanan di sepanjang sejarah Israel, yang membuat Perdana Menteri Theresa May lebih sepakat dengan presiden terpilih Donald Trump.

Sementara itu, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menyambut baik pernyataan akhir Konferensi Perdamaian Internasional di Paris sedangkan Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) mengatakan pembicaraan dengan Israel cuma buang-buang waktu.

Konferensi satu hari di Paris tersebut, dihadiri oleh wakil dari sebanyak 70 negara serta Uni Eropa, PBB, Liga Arab, dan dua organisasi baik Afrika serta Islam yang menyerukan dilanjutkannya proses perdamaian, yang macet.



http://internasional.metrotvnews.com/dunia/4KZVJQJK-inggris-ragukan-perundingan-perdamaian-timur-tengah-di-paris




*******************************



PALESTINA: PROSES DAMAI LANJUT JIKA ISRAEL SETOP PEMBANGUNAN PEMUKIMAN



Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan siap melanjutkan upaya perdamaian jika Israel mau menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Palestina


Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan negaranya siap melanjutkan upaya perdamaian jika Israel mau menghentikan pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Palestina.

Pernyataan ini dilontarkan Abbas menyusul sikap keras Israel yang terus menolak resolusi PBB soal penghentian pembangungan permukiman Yahudi di Palestina.

"Begitu pemerintah Israel setuju menyetop seluruh permukiman dan setuju melaksanakan perjanjian yang ditandatangani, Palestina siap melanjutkan perundingan [damai] permanen di bawah legalitas internasional dalam jangka waktu tertentu," tutur Abbas melalui sebuah pernyataan seperti dikutip AFP, Rabu (28/12).

Keinginan Abbas senada dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry yang memperingatkan Israel bahwa pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah palestina dapat mengancam demokrasi negara itu.

Kerry berujar kebijakan pembangunan pemukiman Yahudi mengindikasikan Israel menduduki wilayah Palestina "secara abadi" dan menjadi satu negara utuh.

"Kini kaum Yahudi dan Palestina hidup di antara Sungai Jordan dan Laut Mediterania. Keduanya punya pilihan. Mereka bisa memilih untuk hidup berdampingan dalam satu negara atau dalam dua negara berbeda," kata Kerry.

"Jika pilihannya jatuh pada [pembentukan] satu negara, Israel harus memilih salah satu antara menjadi negara Yahudi atau demokrasi. Dan pilihan ini tidak akan mengantarkan pada perdamaian," lanjutnya.

Israel menduduki wilayah Yerusalem Timur dan Tepi Barat sejak 1967. Pencaplokan wilayah Yerusalem ini tidak pernah diakui masyarakat internasional. 

Sekitar 430 ribu pemukim Yahudi tinggal di Tepi Barat sementara 200 ribu warga Yahudi tinggal di Yerusalem Timur yang digadang Palestina untuk menjadi ibu kota masa depan negara itu. 

Meskipun masalah pendudukan bukan satu-satunya pemicu mandeknya perjanjian damai antara Israel dan Palestina, Kerry menyebut tindakan sepihak Israel ini tetap dapat mengganggu proses tersebut.

Akhir pekan lalu PBB mengesahkan resolusi yang mengecam permukiman Yahudi di wilayah Palestina. Resolusi itu menuntut Israel segera dan sepenuhnya menghentikan seluruh kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur. 

Dalam pemungutan suara ini resolusi PBB tersebut, AS sebagai sekutu terdekat Israel memilih abstain dan tidak menggunakan hak vetonya untuk menggagalkan resolusi itu. 

Keputusan AS ini membuat geram Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam Obama dan bersumpah tidak akan mematuhi resolusi PBB tersebut.

Netanyahu juga memerintahkan pembatasan hubungan sementara dengan 12 negara anggota Dewan Keamanan PBB yang menyetujui resolusi tersebut. Langkah ini telah dikonfirmasi oleh dua pejabat senior Israel. 




http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161229111222-120-182847/palestina-proses-damai-lanjut-jika-israel-setop-permukiman/


********************************



PALESTINA DESAK INGGRIS MINTA MAAF TERKAIT PEMUKIMAN YAHUDI


Presiden Palestina Mahmoud Abbas menilai Inggris harus meminta maaf karena telah mendeklarasikan dukungan atas berdirinya permukiman Yahudi di Palestina pada 1917 silam


Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Palestina Mahmoud Abbas menilai Inggris harus meminta maaf karena telah mendeklarasikan dukungan atas berdirinya permukiman Yahudi di Palestina pada 1917 silam. Abbas juga meminta pemerintah Inggris mengakui kedaulatan Palestina sebagai sebuah negara. 

Berbicara di Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (22/9), Abbas menyatakan bahwa rakyat Palestina telah sangat menderita karena Deklarasi Balfour yang didukung oleh Inggris. Dalam deklarasi itu, disebutkan bahwa Inggris mendukung pembentukan pembangunan permukiman nasional untuk kaum Yahudi di Palestina, namun seharusnya tak merusak hak hidup orang lain di sana. 

"Kami meminta Inggris Raya, menjelang peringatan 100 tahun sejak deklarasi ini, untuk menarik pelajaran dan bertanggung jawab secara sejarah, hukum, politik, material dan moral atas konsekuensi dari deklarasi ini, termasuk permintaan maaf kepada rakyat Palestina atas bencana, penderitaan dan ketidakadilan yang didukung oleh deklarasi ini, [dan agar Inggris] melakukan tindakan untuk memperbaiki bencana dan memperbaiki konsekuensinya, termasuk pengakuan negara Palestina," ujar Abbas. 

"Ini hal yang terkecil yang bisa Inggris lakukan," tuturnya, dikutip dari Reuters. 

Dalam pidatonya, Abbas menyinggung soal deklarasi Belfour tahun 1917, bersama dengan resolusi PBB yang bersejarah, yakni resolusi Majelis Umum PBB tahun 1948 yang membagi Palestina ke dalam dua negara. Abbas juga menyinggung soal perang tahun 1967 ketika Israel mengokupasi Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Terkait pernyataan Abbas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meluncurkan kritik bahwa Abbas hanya berfokus pada deklarasi.

"Presiden Abbas baru saja menyerang Deklarasi Balfour dari atas podium ini. Dia sedang mempersiapkan gugatan terhadap Inggris untuk deklarasi tahun 1917. [Deklarasi yang] hampir 100 tahun lalu. Ini soal terjebak di masa lalu," kata Netanyahu, yang berpidato di podium yang sama, tak lama setelah Abbas. 

Dalam sambutannya, Netanyahu juga mengkritik PBB karena kerap kali mengesahkan resolusi yang mengecam Israel. "PBB, yang dimulai sebagai kekuatan moral, kini telah berubah menjadi lelucon moral."

Netanyahu juga mengundang Abbas untuk berbicara di parlemen Israel, Knesset, dan menyatakan ia akan "dengan senang hati" datang ke Ramallah untuk berbicara di hadapan Dewan Legislatif Palestina.

Tidak jelas apakah tawaran yang dilontarkan Netanyahu serius. Pasalnya, Parlemen Palestina belum pernah bertemu sejak 2007 dan pemimpin Arab pertama yang berpidato di Knesset, Anwar Sadat dari Mesir pada 1977, tewas dibunuh pada 1981, setelah Mesir berdamai dengan Israel.

Desakan Palestina agar Inggris meminta maaf sudah terlihat sejak Juli lalu, ketika rekaman video yang beredar secara daring memperlihatkan Menteri Luar Negeri Palestina Riad al-Malki membaca pidato atas nama Abbas, meminta agar KTT Arab mendukung Palestina dalam penyusunan tuntutan hukum terhadap pemerintah Inggris atas deklarasi tersebut.

Pernyataan Abbas dan tanggapan dari Netanyahu menegaskan bahwa diskusi perdamaian antara Israel-Palestina nampaknya tidak akan berlanjut dalam waktu dekat. 

Sementara itu, satu-satunya pemimpin negara yang berbicara di jeda waktu antara pidato Abbas dan Netanyahu adalah Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg. Norwegia merupakan negara penengah ketika pembicaraan rahasia untuk mencapai perdamaian Israel-Palestina berlangsung pada 1993. Pembicaraan itu menghasilkan Perjanjian Oslo.

Hingga saat ini, utusan Inggris untuk PBB belum berkomentar terkait desakan dari Palestina untuk meminta maaf. 

Pembicaraan damai antara Israel-Palestina terhenti pada 2014 dan nampaknya tidak akan berlanjut dalam waktu dekat mengingat serangkaian serangan antara kedua negara beberapa bulan terakhir. Palestina juga terus mengecam pembangunan permukiman Israel di tanah Palestina yang diduduki. Menurut publik internasional, permukiman Israel itu ilegal. 

Deklarasi Balfour yang disinggung Abbas menyatakan bahwa, "Kerajaan [Inggris] yang Mulia mendukung pembentukan permukiman di Palestina, yakni pembagunan rumah nasional bagi kaum Yahudi, dan akan melakukan upaya terbaik demi tercapainya pembangunan itu. Agar dipahami dengan jelas bahwa [pembangunan ini] tidak boleh mengganggu hak sipil dan hak beragama masyarakat lain non-Yahudi di Palestina, begitu juga hak dan status politik Yahudi di negara lain."

Para pakar berpendapat bahwa saat itu mayoritas warga merupakan komunitas Arab, dan deklarasi ini tidak memperhitungkan hal tersebut. 

Isu sentral yang harus diselesaikan dalam konflik Israel-Palestina meliputi banyak hal, termasuk perbatasan, masa depan permukiman Yahudi di Tepi Barat, nasib pengungsi Palestina dan status kota Yerusalem. (ama/stu)


http://www.cnnindonesia.com/internasional/20160923091745-120-160503/palestina-desak-inggris-minta-maaf-terkait-permukiman-yahudi/


***************


INI SYARAT PALESTINA TERKAIT KELANJUTAN UPAYA DAMAI DENGAN ISRAEL


RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengaku siap untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan Israel. Namun, dia memberikan satu syarat jika ingin upaya damai itu kembali berlanjut.

Abbas mengatakan, syarat tersebut adalah Israel harus menghentikan pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina. Jika itu dilakukan, maka di detik keputusan itu dibuat, papar Abbbas, upaya damai akan kembali berlanjut.

"Begitu pemerintah Israel setuju untuk menghentikan semua kegiatan permukiman, dan setuju untuk melaksanakan perjanjian yang ditandatangani atas dasar saling timbal balik, kepemimpinan Palestina siap untuk melanjutkan perundingan status permanen atas dasar hukum internasional dan resolusi legalitas internasional yang relevan, di bawah jangka waktu tertentu," kata Abbas seperti dilansir Sputnik pada Kamis (29/12).

Dalam pernyataannya, Abbas juga mengatakan siap untuk terus bekerja sama dengan Prancis, yang akan mengadakan konferensi perdamaian internasional bulan depan, dalam rangka memfasilitasi awal dari proses perdamaian yang kredibel.

Konferensi perdamaian internasional sendiri rencananya akan digelar pada pertengahan Januari. Dimana, sekitar 70 negara, termasuk di dalamnya Indonesia akan terlibat dalam kesepakatan itu.

Israel sendiri menegaskan menolak untuk hadir dalam konferensi itu. Menteri Pertahanan Israel, Avigdor mengatakan, konferensi itu merupakan ajang untuk mengadili Israel, dan bukan untuk mencari solusi damai 


http://international.sindonews.com/read/1166774/43/ini-syarat-palestina-terkait-kelanjutan-upaya-damai-dengan-israel-1483004407


*************


MENTERI PERTAHANAN ISRAEL DESAK ORANG YAHUDI TINGGALKAN PERANCIS


YERUSALEM - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel mendesak orang Yahudi yang tinggal di Prancis untuk meninggalkan negara itu dan pindah ke Israel. Hal itu diungkapkannya setelah mengkritik pertemuan puncak perdamaian Timur Tengah yang direncanakan dihelat di Prancis.

Avidor Lieberman menyebut KTT tersebut dirancang untuk membawa kembali Israel dan Palestina ke meja perundingan. Menurutnya itu tidak ubahnya sebuah pengadilan terhadap negara Israel.

"Hanya ada satu perbedaan saat ini, jika seorang Yahudi yang menjadi terdakwa, makan seluruh bangsa Israel dan negara Israel menjadi terdakwa," katanya dalam pertemuan partai yang dipimpinnya.

"Seluruh tujuan dari KTT ini adalah untuk melemahkan keamanan negara dan menodai nama baik Israel. Ini menambah iklim sulit yang ada di Perancis terhadap Yahudi," imbuhnya seperti dikutip dari Independent, Rabu (28/12/2016).

Ia pun mengatakan orang-orang Yahudi di Prancis harus hijrah jika ingin tetap menjadi Yahudi. "Mungkin sudah waktunya untuk memberitahu orang-orang Yahudi Perancis, ini bukan negara Anda, ini bukan negerimu," ujarnya.

"Tinggalkan Perancis dan datang ke Israel. Itulah satu-satunya respon terhadap rencana ini. Jika Anda ingin tetap Yahudi dan menjaga anak-anak dan cucu Anda Yahudi, tinggalkan Perancis dan pindah ke Israel," katanya lagi. 


http://international.sindonews.com/read/1166562/43/menteri-pertahanan-israel-desak-orang-yahudi-tinggalkan-prancis-1482936304


*******************


NETANYAHU KEPADA SELANDIA BARU: RESOLUSI PBB ADALAH DEKLARASI PERANG



YERUSALEM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tampaknya masih menyimpan kekesalan atas lahirnya resolusi PBB soal permukiman. Terbaru, ia mengatakan kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Selandia Baru bahwa resolusi anti pemukiman PBB adalah deklarasi perang.

Selandia Baru bersama Malaysia, Angola, dan Venezuela adalah negara yang mengajukan deklarasi anti permukiman di Dewan Keamanan (DK) PBB beberapa hari lalu. Resolusi ini diloloskan oleh DK PBB dengan dukungan 14 dan 1 abstein yaitu Amerika Serikat (AS).

"Ini adalah keputusan yang penuh skandal. Saya telah meminta Anda untuk tidak mendukung dan tidak mendorongnya," kata Netanyahu kepada Menlu Selandia Baru Murray McCully lewat sambungan telepon.

"Jika Anda terus mendorong resolusi ini, dari sudut pandang kami ini akan menjadi deklarasi perang. Ini akan memecah hubungan kedua negara dan akan ada konsekuensinya," sambungnya seperti dikutip dari Independent, Rabu (28/12/2016).

Menanggapi ancaman dari Netanyahu, McCully dilaporkan menolak untuk mundur dan mengatakan resolusi itu konsisten dengan kebijakan Selandia Baru.

Sebelumnya, McCully juga telah membela keputusan yang diambil oleh delegasi Selandia Baru di DK PBB.

"Kami telah sangat terbuka tentang pandangan kami bahwa DK PBB harus berbuat lebih banyak untuk mendukung proses perdamaian Timur Tengah dan posisi kami mengadopsi hari ini benar-benar sejalan dengan kebijakan kami yang sejak lama didirikan terkait pertanyaan soal Palestina," kata McCully.

"Pemungutan suara seharusnya tidak mengejutkan siapa pun dan kami berharap untuk terus terlibat secara konstruktif dengan semua pihak tentang masalah ini," tukasnya. 


http://international.sindonews.com/read/1166498/43/netanyahu-kepada-selandia-baru-resolusi-pbb-adalah-deklarasi-perang-1482920384

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?