Setelah peristiwa “Pengangkatan” orang percaya ini terjadi, maka Murka Allah yang menyala-nyala, yaitu tujuh bencana dahsyat akan mulai terjadi di atas bumi. Semua bencana ini adalah akibat dari kedurhakaan manusia sendiri, dan Allah akan mengijinkan bencana-bencana itu terjadi agar manusia dapat melihat kebesaran Tuhan dan bertobat dari keangkuhan hidup mereka. Bencana demi bencana akan mulai terjadi sampai genaplah tujuh bencana Murka Allah itu tercurah ke atas bumi.
TUJUH BENCANA MURKA ALLAH
Tujuh Bencana Murka Allah akan terjadi di 3½ tahun yang kedua, dari Tujuh Tahun Terakhir sebelum kembali-Nya Yesus ke bumi. Di tengah Tujuh Tahun itu, setelah orang-orang percaya diangkat, ketujuh bencana global yang digambarkan sebagai peniupan tujuh sangkakala atau penuangan tujuh cawan penuh api murka, akan mulai terjadi di bumi (Wah 7, 1Tes 1:10).
1) Yang Pertama terjadi wabah demam (Api. Es dan darah =wabah/demam) yang menimbulkan bisul jahat pada semua orang yang menerima tanda Anti Kristus (Wah 8:7, 16:2).
Orang-orang yang menerima tanda dari sistem dagang Anti Kristus, pada tangan atau dahi mereka, akan terkena tulah penyakit yang jahat dan menimbulkan nyeri yang hebat.
Orang-orang yang menerima tanda dari sistem dagang Anti Kristus, pada tangan atau dahi mereka, akan terkena tulah penyakit yang jahat dan menimbulkan nyeri yang hebat.
2)Yang Kedua terjadi bencana alam dari laut. Gunung api yang besar di laut akan mengalami erupsi (Wah 8:8, 16:3).
Karena letusan gunung yang di laut itu, gelombang tsunami besar akan menghancurkan banyak kapal dan kota-kota pantai dunia (Wah 8:9). Tsunami-tsunami yang terjadi belakangan merupakan peringatan dini, yang akan terjadi kemudian akan jauh lebih besar dan dampaknya akan sangat luas, sampai dikatakan binasalah sepertiga dari semua kapal (Wah 8:9).
Karena letusan gunung yang di laut itu, gelombang tsunami besar akan menghancurkan banyak kapal dan kota-kota pantai dunia (Wah 8:9). Tsunami-tsunami yang terjadi belakangan merupakan peringatan dini, yang akan terjadi kemudian akan jauh lebih besar dan dampaknya akan sangat luas, sampai dikatakan binasalah sepertiga dari semua kapal (Wah 8:9).
3)Yang Ketiga akan jatuh sebuah bintang (asteroid) yang disebut “Apsintus”, yang akan mencemari sumber-sumber air di bumi (Wah 8:10-11, 16:4).
Para ahli telah lama mengamati bahwa benda-benda angkasa yang disebut NEO (Near Earth Object) memang mengancam keselamatan bumi. Alkitab mengatakan bahwa salah satu asteroid itu akan jatuh ke bumi dan akan mencemari sumber-sumber air tawar di bumi, sehingga orang-orang fasik akan mati karena air yang tercemar itu.
Para ahli telah lama mengamati bahwa benda-benda angkasa yang disebut NEO (Near Earth Object) memang mengancam keselamatan bumi. Alkitab mengatakan bahwa salah satu asteroid itu akan jatuh ke bumi dan akan mencemari sumber-sumber air tawar di bumi, sehingga orang-orang fasik akan mati karena air yang tercemar itu.
4)Yang Keempat akan terjadi bencana pada matahari dimana api dari matahari akan menghanguskan sebagian manusia di bumi (Wah 8:12, 16:8-9).
Para ahli antariksa termasuk ilmuwan dari NASA dan LAPAN (Badan Antariksa Indonesia) mengkonfirmasi bahwa aktivitas matahari belakangan semakin “liar” dan berkali-kali ancaman badai magnetis dikhawatirkan mengganggu sistem telekomunikasi di bumi. Namun Alkitab menyingkapkan bahwa akan terjadi ”mass ejection” yang besar yang menimbulkan api (“flare”) yang menghanguskan sebagian manusia di bumi.
Para ahli antariksa termasuk ilmuwan dari NASA dan LAPAN (Badan Antariksa Indonesia) mengkonfirmasi bahwa aktivitas matahari belakangan semakin “liar” dan berkali-kali ancaman badai magnetis dikhawatirkan mengganggu sistem telekomunikasi di bumi. Namun Alkitab menyingkapkan bahwa akan terjadi ”mass ejection” yang besar yang menimbulkan api (“flare”) yang menghanguskan sebagian manusia di bumi.
5)Bencana Kelima berupa sebuah serangan atas “kota besar” dan tahta kerajaan Anti Hamashiah (Wah 16:10).
Sebuah kota di Eropa, pusat sebuah agama penyembah berhala, akan dihancurkan oleh kelompok yang disebut “belalang perusak” (Apolion=Destroyer – Wah 9:11). Orang-orang di kota itu akan mengalami sakit yang menyiksa selama lima bulan lamanya dan membuat mereka ingin mati, tetapi kematian menjauhi mereka.
Sebuah kota di Eropa, pusat sebuah agama penyembah berhala, akan dihancurkan oleh kelompok yang disebut “belalang perusak” (Apolion=Destroyer – Wah 9:11). Orang-orang di kota itu akan mengalami sakit yang menyiksa selama lima bulan lamanya dan membuat mereka ingin mati, tetapi kematian menjauhi mereka.
6)Bencana Keenam adalah perang besar di Armagedon, yaitu di Israel utara yang akan membunuh sepertiga umat manusia (Wah 9:18).
Perang akan terjadi setelah Anti Hamashiah menghasut bangsa-bangsa untuk saling memusnahkan. Anti Kristus dan para pengikutnya akan binasa dalam perang besar ini. Dan musuh-musuh mereka menjadi liar dan berusaha memunahkan sisa-sisa bangsa Israel di Yerusalem yang lemah.
Perang akan terjadi setelah Anti Hamashiah menghasut bangsa-bangsa untuk saling memusnahkan. Anti Kristus dan para pengikutnya akan binasa dalam perang besar ini. Dan musuh-musuh mereka menjadi liar dan berusaha memunahkan sisa-sisa bangsa Israel di Yerusalem yang lemah.
7)Bencana Ketujuh adalah memancarnya kilat besar dari sorga yang menyebabkan gempa bumi dahsyat (Wah 16:17-21).
Itulah murka Anak Domba Allah, yaitu Yesus raja segala raja, dalam geramnya yang dahsyat. Ia akan membinasakan bangsa-bangsa yang mengepung sisa-sisa penduduk Yerusalem, dan menghembuskan mereka seperti sekam ditiup angin badai. Mereka yang berusaha memunahkan sisa-sisa anak-anak Abraham akan busuk dagingnya sementara mereka masih berdiri.
Itulah murka Anak Domba Allah, yaitu Yesus raja segala raja, dalam geramnya yang dahsyat. Ia akan membinasakan bangsa-bangsa yang mengepung sisa-sisa penduduk Yerusalem, dan menghembuskan mereka seperti sekam ditiup angin badai. Mereka yang berusaha memunahkan sisa-sisa anak-anak Abraham akan busuk dagingnya sementara mereka masih berdiri.
“Inilah tulah yang akan ditimpakan TUHAN kepada segala bangsa yang memerangi Yerusalem: daging mereka akan menjadi busuk, sementara mereka masih berdiri, mata mereka akan menjadi busuk dalam lekuknya dan lidah mereka akan menjadi busuk dalam mulut mereka.” (Zak 14:12)
Yesus akan menampakkan diri sebagai penyelamat Israel, bersama orang-orang kudus-Nya, Ia akan turun kembali dan mengambil alih pemerintahan di bumi (Wah 11:15, 20:6). Oleh gempa dahsyat (mega-quake) yang terjadi, kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Tuhan akan runtuh. Gunung-gunung dan pulau-pulau berguguran lenyap dan tidak ditemukan lagi (Wah 16:19-20, Yes 23).
Dalam kitab Yesaya, yang menggambarkan bencana Murka Allah Ketujuh ini, dikatakan: penduduk bumi akan masuk pelubang dan jerat. Artinya orang yang lolos dari satu bencana akan terperangkap dalam bencana yang berikutnya. Dan hanya sedikit yang akan tinggal setelah tujuh bencana terjadi. Baca mengenai Bencana Ketujuh ini lebih jauh disini
“Hai penduduk bumi, kamu akan dikejutkan, akan masuk pelubang dan jerat! Maka yang lari karena bunyi yang mengejutkan akan jatuh ke dalam pelubang, dan yang naik dari dalam pelubang akan tertangkap dalam jerat. Sebab tingkap-tingkap di langit akan terbuka dan akan bergoncang dasar-dasar bumi. Bumi remuk redam, bumi hancur luluh bumi goncang- gancing. Bumi terhuyung-huyung sama sekali seperti orang mabuk dan goyang seperti gubuk yang ditiup angin; dosa pemberontakannya menimpa dia dengan sangat, ia rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi.”
(Yes 24:17-20)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.