President USA Baraq Obama dalam pernyataan resminya tentang konflik Timur Tengah dan pemecahannya pada kamis malam kemarin dianggap gagal total oleh Sami Abu-Zuhri, Jurubicara organisasi Hamas di Gaza.
Sami: “Negara (Arab) tidak perlu sebuah pelajaran tentang demokrasi dari Obama.” ia merefer pada perkataan President Obama: “Bagaimana dapat suatu (negara) bernegosiasi dengan sebuah partai [Hamas] yang telah menunjukkan dirinya sendiri tidak bersedia untuk menerima/ mengakui hak kalian untuk hadir.”
Sami menambahkan: “Kami menolak campur tangan (asing) di dalam masalah internal kami.” Para Pemimpin Hamas lainnya mengkomentari perkataan president USA ini sebagai “Arrogan Amerika-Israel.” dan ”penyesatan.” Hamas selalu menolak hadirnya negara Israel di dunia.
Hamas adalah satu-satunya organisasi Islam yang terang-terangan mengutuki USA atas kematian Osama bin Laden, pemimpin organisasi Islam terroris yang paling ditakuti Barat. Obama pada pernyataan resmi di hari Kamis dengan tegas mengatakan: ”Bin Laden bukanlah seorang martir. Dia adalah pembunuh besar yang menawarkan pesan kebencian – yang bersikeras bahwa orang-orang Islam harus mengangkat senjata melawan Barat …Ia menolak demokrasi dan hak-hak individu orang Islam …”
Nicolas Sarkozy, President Perancis adalah satu-satunya pemimpin Barat yang mengakui keberadaan organisasi Hamas di dalam politik Palestina. Hamas lebih dikenal sebagai organisasi Islam Terroris ketimbang organisasi politik di mata dunia Barat.
Referensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.